Terbit: 16 Desember 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Manfaat antioksidan bagi kesehatan tubuh adalah mencegah kanker, meningkatkan sistem imun, bagus untuk kulit, dan sebagainya. Ketahui apa saja manfaat antioksidan untuk kulit dan sumber makanan tinggi antioksidan. 

11 Manfaat Antioksidan bagi Kesehatan Tubuh 

Apa Itu Antioksidan?

Antioksidan adalah zat untuk mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas. Radikal bebas berasal paparan bahan kimia dari lingkungan seperti asap rokok, polusi, radiasi, atau produk limbah metabolisme tubuh. Kadar radikal bebas menyerap dalam tubuh terlalu tinggi dapat merusak sel dan memicu berbagai penyakit kronis seperti kanker, penyakit jantung, sistem imun lemah, dan sebagainya.

Maka dari itu, antioksidan sangat penting untuk tubuh. Sebenarnya, tubuh sudah menghasilkan beberapa jenis antioksidan secara alami namun kemampuan produksi antioksidan akan berkurang seiring bertambahnya usia. Anda bisa memenuhi asupan antioksidan dari berbagai makanan termasuk yang mengandung vitamin A, C, E, selenium, karotenoid, likopen, lutein, dan quercetin.

Manfaat Antioksidan bagi Kesehatan Tubuh 

Kekurangan antioksidan akan membuat tubuh rentan terkena penyakit kronis. Selain untuk mencegah kanker, antioksidan juga berperan untuk kulit, mata, dan mental yang sehat. 

Ketahui apa saja manfaat antioksidan untuk wajah, kulit, dan seluruh tubuh, sebagai berikut: 

1. Mencegah Radikal Bebas

Fungsi antioksidan yang paling utama adalah mencegah radikal bebas. Radikal bebas adalah zat limbah tubuh dari hasil proses makanan dan bereaksi terhadap lingkungan (berasal dari asap rokok, polusi, dan radiasi). Jadi, tubuh membutuhkan antioksidan untuk mengeluarkan semua radikal bebas dalam tubuh. 

Bila tidak dikeluarkan, bahaya radikal bebas dapat menyebabkan perubahan sel-sel tubuh dan molekul tidak stabil serta berbahaya yang menyerang fungsi esensial tubuh. Radikal bebas juga dapat merusak sel-sel tubuh dan memicu risiko kanker, penyakit jantung, autoimun, Alzheimer, diabetes, dan penyakit kronis lainnya. 

2. Mencegah Stres Oksidatif 

Stres oksidatif adalah kondisi di mana tingkat radikal bebas (free radical) sudah melampaui kadar yang mampu ditolerir oleh tubuh. Radikal bebas dalam tubuh semakin tinggi dan sudah atau akan merubah dan merusak sel-sel yang sehat.

Berikut ini beberapa faktor yang menyebabkan stres oksidatif:

  • Kebiasaan merokok.
  • Polusi dan pencemaran lingkungan. 
  • Radiasi atau paparan sinar UV di siang hari. 
  • Paparan bahan kimia tertentu seperti obat, bahan pelarut industri, atau pestisida.
  • Kebiasaan makan makanan olahan, lemak trans, serta makanan dengan pengawet, pewarna, pemanis, atau zat aditif lain. 

Stres oksidatif mungkin terjadi akibat proses eksposur lain. Stres oksidatif dikaitkan dengan risiko masalah penglihatan, kanker, aterosklerosis, masalah jantung, dan kondisi lainnya. 

Baca Juga: Apa Itu Antioksidan? Ketahui Jenis, Sumber, Manfaatnya bagi Tubuh!

3. Mencegah Kanker 

Molekul yang sehat terdiri dari dua atom atau lebih, di mana setiap atom terdiri dari proton, elektron, dan neutron. Apabila satu atom tidak memuat jumlah elektron yang tepat, maka elektron tanpa pasangan akan menjadi radikal bebas. Radikal bebas dikaitkan sebagai penyebab utama kanker

Beberapa penelitian menunjukan bahwa manfaat antioksidan bagi kesehatan tubuh adalah mencegah kerusakan radikal bebas yang menyebabkan kanker atau sel-sel abnormal. Walaupun demikian, penelitian lebih lanjut tentang apakah antioksidan dari makanan dapat mencegah kanker masih dibutuhkan. 

4. Menjaga Kesehatan Jantung 

Jenis antioksidan polifenol dapat mencegah penyakit jantung. Polifenol akan mencegah oksidasi lemak dan peradangan internal jantung yang secara simultan dapat menjaga kesehatan jantung serta mencegah diabetes. 

Polifenol banyak ditemukan pada buah dan sayur, termasuk buah beri-berian, apel, plum, bawang merah, bayam, tempe, dan teh. Berdasarkan penelitian, konsumsi buah dan sayur yang kaya akan antioksidan bisa membantu menjaga kesehatan jantung secara signifikan.

5. Menjaga Kesehatan Mata 

Beberapa jenis antioksidan termasuk vitamin A, C, E, dan karotenoid dapat mencegah kerusakan mata. Antioksidan dapat mengurangi risiko degenerasi makula terkait usia yang umum terjadi pada lansia di atas usia 60 tahun. 

Antioksidan juga dapat melindungi mata dari risiko katarak dan kerusakan mata akibat paparan sinar matahari. Secara keseluruhan, antioksidan dapat mempertahankan kesehatan penglihatan Anda. 

6. Menjaga Kesehatan Kulit 

Ada banyak kandungan dari produk perawatan kulit yang bisa Anda gunakan, namun antioksidan adalah salah satu yang paling penting. Manfaat antioksidan untuk wajah dalam melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet tingkat tinggi.

Kandungan antioksidan juga dapat meningkatkan sirkulasi oksigen pada jaringan kulit sehingga akan membuat kulit menjadi lebih muda, lebih cerah, lebih sehat, dan mencegah kanker kulit. Anda dapat merawat kulit secara alami dengan konsumsi makanan atau minuman tinggi antioksidan. 

7. Meningkatkan Sistem Imun Tubuh 

Jenis antioksidan yang tergantung dalam vitamin C dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sistem kekebalan tubuh adalah pelindung alami tubuh dari serangan virus, bakteri, jamur, atau patogen penyebab penyakit lainnya. 

8. Melawan Gangguan Neurologis

Antioksidan juga berfungsi untuk mencegah dan mengatasi peradangan saraf akibat serangan radikal bebas. Peradangan saraf bisa memicu penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson. Selain itu, semakin banyak penelitian yang menghubungkan antioksidan sebagai pencegah berbagai penyakit neurodegeneratif. 

9. Mencegah Penuaan Dini

Adakah manfaat antioksidan untuk kulit? Radikal bebas dapat memicu penuaan dini pada kulit lebih cepat. Berdasarkan beberapa penelitian, antioksidan dapat mengurangi bahkan mencegah tanda-tanda penuaan dini seperti keriput, kulit kendur, dan garis-garis halus pada kulit. Jadi, sebaiknya gunakan produk perawatan kecantikan kulit yang juga mengandung antioksidan. 

Baca Juga: 6 Makanan Anti Penuaan Dini yang Bisa Dikonsumsi Wanita dan Pria

10. Menjaga Kesehatan Seluruh Tubuh 

Penting untuk memenuhi kebutuhan antioksidan dari luar tubuh melalui makanan. Pasalnya, antioksidan memiliki banyak peran untuk tubuh, termasuk mengeluarkan radikal bebas agar sel-sel tubuh tetap sehat dan berfungsi normal.

11. Menjaga Kesehatan Mental 

Serangan radikal bebas juga dapat menyebabkan gangguan suasana hati seperti depresi dan gangguan kecemasan. Antioksidan yang terkandung dalam vitamin C dan A juga dapat menjaga memori otak serta membantu meningkatkan fungsi otak yang mengatur komunikasi dan koneksi. Sehingga, konsumsi makanan tinggi antioksidan dikabarkan dapat memperbaiki saraf dan sel otak yang mengatur keseimbangan suasana hati dan fungsi otak. 

Sumber Makanan Kaya Antioksidan 

Berikut ini beberapa sumber makanan tinggi antioksidan:

  • Beri-berian.
  • Dark cokelat. 
  • Produk olahan susu. 
  • Kacang dan biji-bijian. 
  • Semua jenis sayuran, termasuk sayuran berdaun hijau atau sayuran berwarna cerah.
  • Pelajari semua sumber antioksidan di sini

Itulah manfaat antioksidan bagi kesehatan tubuh. Tubuh bisa memproduksi antioksidan secara alami namun akan lebih baik dengan asupan antioksidan dari luar tubuh atau berasal dari makanan. Semoga informasi ini bermanfaat! 

 

  1. Mental Floss. 2020. 8 Surprising Benefits of Antioxidants. https://www.mentalfloss.com/article/62402/8-surprising-benefits-antioxidants. 
  2. 2020. Benefits of Antioxidants. https://www.nutrex-hawaii.com/blogs/learn/benefits-of-antioxidants. 
  3. Ware, Megan, RDN, L.D. 2018. How can antioxidants benefit our health?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/301506#_noHeaderPrefixedContent.
  4. Web MD. 2020. Health Benefits of Antioxidants. https://www.webmd.com/diet/health-benefits-antioxidants#1. 


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi