Terbit: 17 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Olahraga angkat beban selalu diidentikkan dengan pria yang berotot dan binaragawan. Karena stigma ini, wanita jadi takut angkat beban karena khawatir akan berotot dan membuat mereka jadi tidak menarik. Padahal, angkat beban pada wanita tidak akan membuat mereka dipenuhi otot dan kekar karena struktur otot sudah berbeda.

Manfaat Angkat Beban untuk Wanita

Pada wanita angkat beban akan memberikan beberapa manfaat kesehatan seperti yang kita ulasan bersama di bawah ini.

1. Meningkatkan kekuatan otot
Pada dasarnya wanita memang tidak lebih kuat dari pria untuk urusan angkat-angkat. Meski demikian, dengan latihan beban yang tepat, wanita bisa meningkatkan kekuatan ototnya. Wanita bisa dengan mudah mengangkat apa saja dan tidak mudah lelah saat melakukan aktivitas rumah tangga karena otot terbiasanya untuk melakukan kerja keras.

2. Masa otot akan bertambah
Saat masa otot di dalam tubuh bertambah, masa lemak akan turun. Dampaknya, tubuh wanita akan terlihat lebih kencang dan padat. Lemak-lemak yang ada di kaki, tangan, dan perut akan perlahan-lahan hilang digantikan kulit yang kencang.

Melakukan olahraga jenis ini secara rutin akan membuat tubuh semakin terbentuk dan risiko alami obesitas semakin rendah.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Darlie - Advertisement

3. Meningkatkan kesehatan tulang
Setelah memasuki usia 40 tahun ke atas dan alami menopause, wanita akan alami pengeroposan tulang. Untuk mengurangi risiko pengeroposan dan alami osteoporosis, wanita disarankan melakukan angkat beban secara rutin. Angkat beban akan memicu tulang menjadi keras dan padat lagi.

Sekali lagi, angkat beban tidak akan membuat tubuh wanita jadi kekar dan berotot. Justru olahraga ini akan memberikan banyak manfaat khususnya untuk membentuk badan jadi ideal dan bebas dari obesitas.

Kalau wanita bebas dari obesitas, tubuhnya akan semakin kuat, risiko kemandulan rendah, dan peluang alami diabetes serta penyakit jantung juga bisa diturunkan.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi