Terbit: 20 April 2020
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Adrian Setiaji

Salah satu alasan mengapa udara di dalam rumah tidak sehat adalah karena tidak memiliki ventilasi yang baik. Kondisi tersebut membuat debu atau partikel berbahaya bertahan di dalam rumah lebih banyak. Guna mengatasi hal ini, salah satu cara yang bisa dilakukan—selain menambah ventilasi—adalah dengan menggunakan air purifier. Apa saja manfaat air purifier bagi kesehatan? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

9 Manfaat Air Purifier, Mengurangi Gejala Asma hingga Mengusir Nyamuk

Apa Itu Air Purifier?

Air purifier pada dasarnya adalah alat yang berfungsi untuk membersihkan udara. Alat ini memurnikan udara dengan menjebak kontaminan di udara. Debu, jamur, tungau, atau bau bahan kimia adalah beberapa kontaminan di udara yang dapat dijebak oleh alat ini, meski begitu semua tergantung pada teknologi spesifik pembersih udara yang Anda gunakan.

Terdapat banyak alasan kenapa seseorang mempertimbangkan untuk membeli air purifier, salah satu alasan paling umum adalah untuk mendapatkan udara yang bersih sekaligus kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Manfaat Air Purifier

Sebelum menjelaskan mengenai fungsi air purifier, perlu Anda ketahui bahwa alat ini tidak bisa digunakan untuk menyembuhkan penyakit. Bukti medis yang mendukung hal tersebut masih terbatas. Hal itu disebabkan karena sangat sulit untuk memisahkan efek udara yang baik di rumah dengan faktor lingkungan dan genetik.

Berikut ini adalah beberapa manfaat air purifier bagi kesehatan yang bisa Anda dapatkan, di antaranya:

1. Mengurangi Gejala Asma

Banyak orang tidak menyadari bahwa salah satu pemicu asma ternyata ada di dalam rumah. Pemicu tersebut adalah debu, karbon monoksida, pembersih rumah tangga, cat, kosmetik, parfum, hingga hairsprays. Jika tidak dikeluarkan dari rumah, partikel-partikel ini dapat dihirup dan menyebabkan mengi di antara gejala asma lainnya.

Partikel-partikel kecil di udara dapat menyebabkan kerusakan paling besar bagi mereka yang menderita asma. Oleh karena itu, pembersih udara yang secara khusus menghilangkan kotoran mikroskopis sangat ideal dalam mengobati asma.

Menggunakan filter udara HEPA juga akan mengurangi polusi udara dalam ruangan, sehingga mengurangi kemungkinan Anda terserang asma atau memicu serangan asma.

2. Menghilangkan Alergen

Ketika Anda menghirup debu, serbuk sari, atau bau dari hewan peliharaan, tubuh Anda bereaksi untuk menghasilkan IgE, antibodi yang dihasilkan sistem imun untuk melawan zat yang dianggap ancaman bagi tubuh. Manfaat air purifier adalah menghilangkan beberapa alergen tersebut.

3. Memerangkap Asap Rokok dan Mencegah Penyakit Paru-Paru

Menghirup asap tembakau dapat menyebabkan perkembangan penyakit paru obstruktif kronis dan juga penyakit jantung. Efek samping lain dari asap rokok termasuk infeksi telinga, asma, radang paru-paru, dan bronkitis.

Sementara itu, perokok pasif sama berbahayanya, khususnya bagi anak-anak karena kondisi organnya masih berkembang dan tingkat pernapasan yang lebih tinggi daripada orang dewasa. Sementara itu, orang lanjut usia berisiko lebih tinggi terkena demensia jika mereka terpapar asap rokok.

Guna mengatasi berbagai masalah tersebut, fungsi air purifier adalah menghilangkan asap tersebut dengan filter HEPA dan karbon aktif. Filter HEPA dapat menghilangkan partikel 0,3 mikron, sementara ukuran partikel asap rokok berkisar 4 hingga 0,01 mikron, yang berarti sebagian besar asap rokok dapat ditahan filter air purifier. 

Selain itu, karbon aktif juga dapat menyerap asap rokok dan polutan udara lainnya dengan permukaan berpori yang dimilikinya.

4. Menangkap Partikel Asbes dan Mengurangi Pengembangan Mesothelioma

Asbes adalah mineral yang sering digunakan pada produk sehari-hari, khususnya dalam bahan bangunan. Asbes dapat menyebabkan mesothelioma, kanker mematikan yang sangat memengaruhi paru-paru. Namun, produk asbes masih ada sampai sekarang karena alasan kepraktisan. Guna mencegah penyakit yang ditimbulkannya, Anda membutuhkan manfaat air purifier atau bantuan profesional untuk menggantinya dengan bahan yang lebih aman.

5. Menghilangkan Gas Radon

Menghirup gas radon dapat menyebabkan perkembangan kanker paru-paru. Gas ini dihasilkan dari kombinasi alami uranium di tanah, batu, dan air. Gas Radon dapat ditemukan di rumah melalui celah di lantai dan dinding, sambungan konstruksi atau celah di sekitar pipa, kabel listrik, dan saluran air.

Rekomendasi dalam mengurangi tingkat radon termasuk menyegel retakan di lantai dan dinding, meningkatkan ventilasi, atau dengan menggunakan air purifier. 

6. Mengurangi Alergi

Fungsi air purifier berikutnya adalah kemampuannya untuk mengurangi alergi. Perlu diketahui juga, tingkat alergi dan asma yang lebih tinggi terjadi di pemukiman yang dekat dengan jalan raya. Polutan di dekat lokasi-lokasi ini termasuk ozon, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan partikel diesel.

Rumah dengan ventilasi baik adalah cara terbaik untuk memerangi polusi di dalam dan di luar rumah. Ventilasi rumah yang baik, dapat dilakukan dengan menggunakan alat pembersih udara.

7. Mengurangi Kadar Karbon Dioksida

Menghirup oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida adalah siklus karbon alami tubuh. Akan tetapi, jika Anda terkurung dalam ruang tanpa adanya sirkulasi oksigen, hal itu bisa membahayakan tubuh. Menghirup karbon dioksida terlalu banyak dapat menyebabkan sesak napas, sakit kepala, pusing, menurunnya kesadaran, keringat berlebih, peningkatan denyut jantung dan tekanan darah, penyakit paru-paru, hingga kematian.

Manfaat air purifier yang bisa bisa didapatkan adalah mengurangi dan mencegah efek samping yang ditimbulkan dari menghirup karbon dioksida. Selain mengurangi karbon dioksida di dalam ruangan, alat ini juga dapat membantu mengedarkan udara.

8. Melindungi Anak, Lansia, dan Orang Sakit Kronis dari Penyakit Pernapasan

Kondisi paling terpengaruh oleh polutan dalam ruangan adalah mereka yang menghabiskan waktu paling banyak di dalam ruangan seperti anak-anak, orang lanjut usia, dan mereka dengan penyakit kronis, terutama mereka yang memiliki jenis penyakit pernapasan atau kardiovaskular.

Manfaat air purifier yang bisa didapatkan adalah menghilangkan sebagian besar partikel berbahaya yang ada di udara. Pada akhirnya, karena alat ini mampu menghilangkan sebagian besar partikel dari udara, anak-anak, orang tua, dan mereka yang menderita sakit kronis dapat menghirup udara yang lebih bersih, sehingga mencegah perkembangan atau memburuknya penyakit.

9. Menyingkirkan Nyamuk

Apakah Anda sering menggunakan semprotan khusus untuk mengusir serangga? Padahal, semprotan serangga dapat membawa racun ke udara. Oleh karena itu Anda harus beralih menggunakan air purifier yang memiliki kemampuan untuk mengusir serangga seperti nyamuk.

Fungsi air purifier lebih efektif dalam mengusir nyamuk daripada semprotan khusus serangga. Alat ini juga dapat mengurangi kemungkinan tertular infeksi malaria.

Nah, itulah berbagai manfaat air purifier bagi kesehatan yang bisa Anda dapatkan. Meski begitu, berbagai klaim bisa mengatasi masalah kesehatan tersebut masih membutuhkan penelitian lanjutan.

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli Air Purifier

Setelah Anda mengetahui berbagai fungsi air purifier seperti di atas, memilih spesifikasi yang sesuai adalah hal penting yang harus diperhatikan. Saat memilih pembersih udara, terdapat aspek teknis yang harus diperhatikan adalah CFM, tingkat kebisingan, dan CADR. Berikut penjelasan selengkapnya:

  • Cubic Feet per Minute (CFM)

CFM memberikan gambaran tentang aliran udara air purifier dalam satuan aliran volumetrik. Tingkat CFM memberikan gambaran tentang seberapa besar efisiensi alat ini dapat menghilangkan polutan di udara.

  • Tingkat Kebisingan

Tekanan udara yang dipancarkan oleh air purifier menjadi penting karena suara yang ditimbulkan bagi sebagian orang masih terbilang bising. Pilihlah alat dengan tingkat kebisingan yang paling rendah jika suasana tenang dibutuhkan agar Anda bisa tidur pulas.

  • Clean Air Delivery Rate (CADR)

CADR menunjukkan kemampuan filter udara untuk mengurangi partikel asap, debu, dan serbuk sari antara kisaran 0,10 hingga 11 mikron. Sebagai perbandingan, seutas rambut manusia berdiameter sekitar 100 mikron.

Kategori lain yang perlu dipertimbangkan adalah konsumsi energi, masa pakai filter, biaya penggantian filter, dan emisi ozon.

 

  1. Anonim. WHAT IS AN AIR PURIFIER?. https://www.rabbitair.com/pages/what-is-an-air-purifier. (Diakses pada 20 April 2020).
  2. Miller, Jen. 2020. 15 Health Benefits of Air Purifiers, According to Science (+8 Tips for Choosing the Right Air Purifier). https://www.jenreviews.com/air-purifier/. (Diakses pada 20 April 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi