Terbit: 18 Desember 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Ada banyak mitos terkait kebiasaan mandi malam. Salah satunya adalah jika kita sering melakukannya, maka risiko untuk terkena masalah paru-paru basah akan meningkat. Apakah mitos ini memang sesuai dengan fakta kesehatan?

Sering Mandi Malam Bisa Picu Paru-Paru Basah, Benarkah?

Kaitan Mandi Malam dengan Paru-Paru Basah

Anggapan ini muncul dari aktivitas mandi yang membuat badan dibasahi dengan air dan membuat tubuh mudah kedinginan. Hal ini dianggap bisa mempengaruhi kondisi paru-paru. Padahal, hingga saat ini tidak ada penelitian yang memastikan bahwa mandi malam terkait dengan muculnya paru-paru basah.

Suhu udara di malam hari cenderung lebih dingin jika dibandingkan dengan di siang hari, namun bukan berarti hal ini sudah cukup untuk memicu paru-paru basah. Dalam realitanya, penyakit ini lebih terkait dengan infeksi atau kondisi lain yang mempengaruhi paru-paru.

Meskipun begitu, jika kita memang sudah mengidap masalah kesehatan sebelumnya dan kemudian sering terpapar suhu udara yang dingin, risiko terkena infeksi paru akan semakin meningkat. Jika kondisi sistem kekebalan tubuh kita juga sedang tidak baik dan kita terkena infeksi pada paru, maka ada kemungkinan masalah paru-paru basah juga akan datang.

Melihat fakta ini, jika kita berada dalam kondisi fit dan terbiasa mandi di malam hari, tak perlu ragu untuk melakukannya. Hanya saja, jika suhu udara sangat dingin dan kita ingin melepas lelah, ada baiknya memakai air hangat saat mandi yang bisa memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Kids Baby - Advertisement

Mandi di malam hari juga terbukti bisa membuat sirkulasi darah meningkat dan mengatasi peradangan. Hal ini tentu akan membuat badan terasa jauh lebih bugar. Selain itu, dengan tubuh yang lebih bersih, kita akan merasa nyaman sehingga bisa segera tidur dengan nyenyak.

Penyebab Paru-Paru Basah

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa hal yang bisa menyebabkan datangnya paru-paru basah. Berikut ini beberapa penyebab paru-paru basah yang perlu diwaspadai:

1. Infeksi Bakteri

Penyebab paling sering dari masalah paru-paru basah adalah infeksi bakteri. Ada beberapa jenis bakteri yang bisa menyebabkan hal ini seperti streptococcus pneumonia, legionella pneumophila, myclopasma pneumonae, staphylococcus aureus, serta haemophilus influinzae. Penularan bakteri ini seringkali disebabkan oleh aktivitas sehari-hari yang kurang sehat.

2. Infeksi Virus

Virus tidak hanya menyebabkan datangnya flu atau gangguan pernapasan lain seperti bronchitis dan bronkiolitis. Dalam realitanya, virus juga bisa menyebabkan paru-paru basah. Balita jauh lebih rentan terkena infeksi akibat virus jika dibandingkan dengan orang dewasa.

3. Infeksi Jamur

Beberapa jenis jamur seperti Cryptococcus, histoplasmosis, serta pneumocystis jiroveci yang bisa ditemukan di kotoran burung atau berasal dari tanah yang kotor bisa saja menyebabkan paru-paru basah. Apalagi jika sistem kekebalan tubuh sedang tidak baik.

Cara Mencegah Paru-Paru Basah

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa cara yang bisa kita lakukan demi mencegah datangnya paru-paru basah.

Berikut adalah beberapa cara mencegah paru-paru basah:

  • Menghindari asap rokok. Jika kita adalah perokok, sebaiknya berhenti mengisapnya. Kita juga sebaiknya cermat agar tidak sampai menjadi perokok pasif.
  • Rutin mencuci tangan dengan sabun. Apalagi jika kita sering bersalaman atau menyentuh orang lain, memegang benda yang dipegang banyak orang, atau sebelum makan.
  • Memakai masker jika berada di tengah-tengah banyak orang, di luar rumah, atau di lingkungan yang kotor.
  • Menjaga kebersihan lingkungan, khususnya rumah atau tempat aktivitas sehari-hari.
  • Mendapatkan imunisasi influenza dan PCV yang bisa mencegah pneumonia.

 

Sumber:

  1. Anonim. 2019. What Is a Pleural Effusion?. www.webmd.com/lung/pleural-effusion-symptoms-causes-treatments#1 (Diakses pada 18 Desember 2019).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi