Terbit: 18 November 2019 | Diperbarui: 19 November 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Pernahkah Anda perhatikan label kemasan makanan yang mengunggulkan klaim rendah lemak (low-fat) atau bebas lemak (fat-free)? Keduanya tentu lebih unggul dari produk biasa, namun mana yang lebih baik?

Mana yang Lebih Sehat, Makanan “Rendah Lemak” atau “Bebas Lemak”?

Tentu penting bagi kita untuk memerhatikan apa saja kandungan gizi yang ada pada makanan yang kita konsumsi. Umumnya lemak menjadi salah satu kandungan gizi yang menjadi perhatian utama, apalagi jika Anda sedang menjalani diet penurunan berat badan.

Namun tentu, pembatasan asupan lemak hanya untuk orang yang sedang berdiet saja. Lazimnya semua orang memang dianjurkan untuk membatasi asupan lemaknya. Untuk itu, penting bagi kita untuk memahami mana label lemak yang lebih baik untuk tubuh kita.

Menurut Mayo Clinic, pada klaim label lemak rendah lemak atau bebas lemak memiliki arti, yaitu:

  • Rendah lemak: makanan yang rendah masih memiliki kandungan lemak minimal 3 gram atau kurang dalam setiap porsi sajinya.
  • Bebas lemak: makanan yang bebas lemak memiliki kandungan lemak minimal 0,5 gram atau kurang dalam setiap porsinya.

Dengan melihat penjelasan diatas, kandungan lemak yang lebih rendah lemak tentu saja makanan dengan klaim bebas lemak. Namun perlu diperhatikan bahwa klaim bebas lemak sudah bisa digunakan meskipun kandungan lemak dalam satu porsi masih ada 0,5 gram, sehingga klaim bebas lemak bukan berati kita tidak mendapat asupan lemak sama sekali.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku PTH - Advertisement

Selain itu kandungan lemak yang rendah tentu akan memengaruhi berbagai aspek mulai dari kandungan gizi hingga cita rasa. Makanan kemasan yang bebas atau rendah lemak, umumnya memiliki rasa yang hambar karena rasa gurih dari lemak, hilang.

Hal ini kemudian yang membuat produk makanan kemasan tersebut mendapatkan tambahan bahan lain misalnya perasa makanan, garam atau gula buatan. Kondisi ini tentu akan meningkatkan asupan kalori dari zat gizi selain lemak.

Untuk itu penting bagi kita memerhatikan kandungan lain pada makanan kemasan, misalnya sodium atau total gula, yang bisa jadi tinggi karena kandungan lemak yang tinggi.

Makanan yang baik tentu yang memiliki kandungan lemak, gula dan garam rendah karena hal tersebut sesuai dengan prinsip pola makan sehat yaitu seimbang dan bervariasi.

Nah, jadi makanan bebas lemak memang baik, namun, perhatikan juga kandungan gizi yang lain, ya!


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi