Terbit: 27 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Telur adalah bahan makanan yang mudah diperoleh, mudah diolah dan kaya gizi. Berbagai olahan telur, baik yang masih mentah untuk dicampurkan dalam minuman, setengah matang, rebus, goreng, mata sapi, semua tentu sering kita nikmati. Seiring dengan seringnya kita mengonsumsi telur, banyak pula informasi yang menyebutkan bahwa ada bagian telur memiliki kandungan gizi yang dapat membahayakan tubuh, benarkah demikian?

Mana yang Lebih Bergizi Kuning Atau Putih Telur?

Bagian kuning telur disebut sebagai bagian dari telur yang berbahaya karena terdapat kandungan kolesterol yang tinggi. Padahal beberapa jenis zat gizi, vitamin dan mineral yang ada pada satu butir telur justru akan kita dapatkan di bagian kuning telur. Pada satu buah utuh bagian kuning telur (10-15 gram) kita memperoleh vitamin A yang tinggi, beberapa jenis vitamin B kompleks, vitamin E, vitamin D, dan zat besi serta zinc yang seluruhnya tidak terdapat pada bagian putih telur. Pada kuning telur terdapat kandungan kalsium yang lebih tinggi 14 mg lebih tinggi dibandingkan dengan putih telur dengan berat yang sama.

Sedangkan pada putih telur dengan berat 10-15 gram (setara ¼ bagian putih telur) kandungan energinya dan lemaknya lebih rendah daripada kuning telur. Serta pada bagian putih telur terdapat turunan protein yaitu albumin yang baik untuk perkembangan sel tubuh.

Kedua bagian dari telur tersebut sama-sama memiliki keunggulan kandungan gizi masing-masing. Namun perlu kita perhatikan bahwa pada satu butir telur 2/3 bagiannya adalah putih telur, sehingga komposisi zat gizi dari satu butir telur utuh sebenarnya cukup baik karena keunggulan kandungan gizi pada masing-masing bagian telur menjadi saling melengkapi.

Namun memang tidak dapat dipungkiri bahwa kandungan kolesterol pada kuning telur memang tinggi, dalam satu butir kuning telur terdapat lebih dari 190 mg kolesterol. Suatu studi yang dilakukan di University of Connecticut USA menunjukkan bahwa asupan kolestereol dari makanan ke dalam tubuh akan berbahaya jika komposisi kolesterol jahat (LDL) sangat tinggi. Pada kuning telur rasio antara LDL dan HDL (kolesterol baik) terbukti cukup baik dan tidak meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung.

Satu butir telur memiliki kandungan gizi yang cukup baik dari kombinasi gizi yang ada pada bagian kuning dan putih telur. Namun karena telur memiliki kandungan kolesterol yang cukup tinggi ada baiknya kita tetap membatasi asupan telur kita maksimal 1-2 butir saja ya perhari.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi