Mana yang Lebih Baik untuk Bayi: Prebiotik atau Probiotik?

menyuapi-bayi-doktersehat
Photo Credit: flickr/ Yoshihide Nomura

DokterSehat.Com– Pernahkah Anda mendengar istilah prebiotik dan probiotik? Meskipun keduanya mirip, namun sebenarnya keduanya adalah hal yang berbeda. Lalu manakah yang boleh dikonsumsi bayi, prebiotik atau probiotik?

Perbedaan Prebiotik dan Probiotik

Dilansir dari Live Strong, berikut ini perbedaan antara prebiotik dan probiotik yang perlu Anda ketahui:

Apa itu prebiotik?
Prebiotik adalah senyawa dalam makanan yang tidak dapat dicerna oleh usus dan berfungsi untuk meningkatkan pertumbuhan mikroorganisme baik dalam sistem pencernaan. Prebiotik umumnya dapat membantu mengatasi diare, menormalkan fungsi usus sehingga dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Selain itu prebiotik juga dapat meningkatkan penyerapan kalsium dalam tubuh bayi.

Apa itu probiotik?
Probiotik adalah bakteri baik yang hidup secara alami dalam usus. Keberadaan bakteri ini baik untuk membantu menyeimbangkan flora di dalam usus. Secara umum, probiotik baik untuk melancarkan pencernaan dan kekebalan tubuh.

Kondisi tubuh yang sedang stres, makan makanan yang terkontaminasi dapat mengganggu keseimbangan bakteri dalam usus sehingga mengganggu pencernaan. Pemberian probiotik pada bayi Anda dapat mengurangi diare karena antibiotik, membantu meredakan kembung dan meringankan dermatitis atopik atau eksim.

Prebiotik dan probiotik untuk bayi
Dalam sebuah penelitian disebutkan bahwa prebiotik dan probiotik sama-sama baik untuk bayi. Saat ini sudah banyak makanan untuk bayi yang diperkaya dengan kandungan prebiotik dan probiotik.

Memberikan prebiotik bertujuan untuk meningkatkan bakteri yang baik bagi kesehatan bayi seperti bifidibacteria dan lactobacilli, sedangkan probiotik dapat mendukung penggunaan mikroorganisme tersebut dalam makanan.

Prebiotik banyak ditemukan pada makanan berserat tinggi seperti biji-bijian dan pisang, sedangkan probiotik paling aman adalah yogurt dan buttermilk. Untuk menambahkan makanan ini pada menu makan bayi Anda sebaikya lakukan secara bertahap untuk memastikan anak Anda tidak alergi dengan bahan makanan tersebut.