Malas Sarapan Meningkatkan Risiko Diabetes

doktersehat makanan untuk gigi anak

DokterSehat.Com– Salah satu waktu makan paling penting bagi kesehatan tubuh adalah sarapan pagi. Tak hanya menyediakan energi, sarapan pagi juga bisa membantu tubuh menjaga sistem metabolisme tubuh dengan baik. Sayangnya, karena keterbatasan waktu atau bahkan karena belum merasa lapar, banyak orang yang masih menyepelekan sarapan dan memilih untuk tidak mengonsumsinya.

Pakar kesehatan Dr. Chen Zhen-Yu dari Graduate Division of School of Life Science dari The Chinese University of Hong Kong menyebutkan bahwa kebiasaan malas sarapan bisa memberikan dampak yang sangat buruk bagi kesehatan tubuh. Tak hanya memicu kenaikan berat badan, hal ini ternyata juga bisa meningkatkan risiko terkena diabetes.

Dengan tidak melakukan sarapan, maka metabolisme glukosa dan kesensitivitasan insulin pada tubuh akan terganggu. Sebagai informasi, selama kita tidur, maka tubuh sebenarnya berada dalam kondisi berpuasa. Hal ini akan membuat kadar glukosa dalam darah menurun drastis dan memicu tubuh mengeluarkan proses bernama gluconeogenesis yang membuat asam amino diubah menjadi glukosa.

Sayangnya, jika proses ini sering dibiarkan berlangsung dalam waktu yang lama karena kita malas sarapan, maka kemampuan tubuh dalam membakar glukosa darah akan menurun dan hal ini akan berimbas pada datangnya diabetes.

Dr. Chen juga menyebutkan bahwa jika kita malas mengonsumsi sarapan pagi, maka kadar insulin dalam tubuh akan jatuh ke titik yang sangat rendah di pagi hari. Jika kita kemudian mengonsumsi makan siang atau makan malam dalam jumlah yang sangat banyak, maka kadar glukosa akan melonjak dan hal ini juga bisa memicu kenaikan risiko terkena diabetes.

Melihat adanya fakta ini, ada baiknya memang kita mengonsumsi sarapan pagi secara teratur setiap hari. Pastikan pula untuk mengonsumsi makanan sehat seperti sayuran dan buah saat sarapan agar tubuh tetap sehat dan berenergi seharian.