Terbit: 16 Maret 2021 | Diperbarui: 17 Maret 2021
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Makanan untuk kesehatan rambut memiliki banyak pilihan yang enak dan bergizi. Berbagai nutrisi penting untuk kesehatan, khususnya untuk rambut, terkandung dalam berbagai makanan tertentu. Apa saja? Yuk, selengkapnya simak penjelasannya di bawah ini!

15 Makanan untuk Kesehatan Rambut (Bikin Tebal dan Berkilau)

Daftar Makanan untuk Kesehatan Rambut

Rambut yang sehat, berkilau dan lebat, selain dengan perawatan di salon kecantikan, bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi makanan yang bagus untuk rambut. Mengonsumsi makanan yang seimbang dengan nutrisi yang tepat bisa membantu meningkatkan pertumbuhan rambut, terutama jika mengalami kerontokan rambut akibat nutrisi yang buruk.

Berikut ini pilihan makanan yang baik untuk rambut:

1. Telur

Telur adalah sumber protein dan biotin, dua nutrisi yang membantu meningkatkan pertumbuhan rambut. Mengonsumsi protein yang cukup baik untuk pertumbuhan rambut karena folikel rambut kebanyakan terbuat dari protein. Jika kekurangan protein dalam makanan yang Anda konsumsi, terbukti meningkatkan risiko kerontokan rambut.

Sementara biotin sangat penting untuk produksi protein rambut yang bernama keratin. Mengonsumsi biotin lebih banyak dapat membantu meningkatkan pertumbuhan rambut pada orang yang kekurangan biotin.

2. Bayam

Sayuran berdaun hijau seperti bayam menjadi makanan untuk kesehatan rambut. Ini karena bayam mengandung beberapa nutrisi bermanfaat, seperti folat, zat besi, dan vitamin A dan C. Vitamin A dapat membantu kelenjar kulit menghasilkan sebum, zat berminyak yang membantu melembapkan kulit kepala agar rambut tetap sehat.

Sayur bayam juga merupakan sumber zat besi nabati, yang penting untuk pertumbuhan rambut. Zat besi bekerja dengan cara membantu sel darah merah membawa oksigen ke seluruh tubuh untuk memetabolisme dan membantu pertumbuhan dan perbaikan.

3. Ubi Jalar

Ubi jalar adalah sumber beta-karoten yang ketika Anda makan, tubuh mengubahnya menjadi vitamin A. Vitamin ini dapat meningkatkan produksi sebum yang membantu menjaga kesehatan rambut. Inilah mengapa ubi sebagai salah satu makanan yang baik untuk rambut. Vitamin A juga dapat membantu mempercepat pertumbuhan rambut lebih tebal, sekaligus mencegah kerontokan rambut.

4. Alpukat

Selain enak, buah alpukat atau avokad adalah makanan bergizi yang  merupakan sumber lemak sehat yang baik. Buah ini juga merupakan sumber vitamin E, yang dapat meningkatkan pertumbuhan rambut.

Vitamin E juga melindungi kulit kepala dari stres oksidatif dan kerusakan. Kulit kepala yang rusak bisa menyebabkan kualitas rambut yang buruk dan kerontokan.

Terlebih lagi, alpukat merupakan sumber asam lemak esensial yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh. Kekurangan asam lemak esensial dapat memicu kerontokan rambut.

5. Buah Berry

Berry mengandung dengan senyawa dan vitamin yang bermanfaat untuk meningkatkan pertumbuhan rambut. Kandungan ini termasuk vitamin C yang memiliki sifat antioksidan kuat. Beberapa buah berry, seperti stroberi, blackberry, blueberry, dan raspberry.

Antioksidan membantu melindungi folikel rambut dari kerusakan molekul yang disebut radikal bebas. Molekul-molekul alami terdapat dalam tubuh dan lingkungan. Tubuh juga menggunakan vitamin C untuk menghasilkan kolagen, protein yang membantu memperkuat rambut agar tidak mudah patah dan rapuh.

Baca Juga: 17 Cara Menghaluskan Rambut yang Mudah dan Praktis

6. Ikan Berlemak

Beberapa ikan berlemak, termasuk salmon, herring, dan mackerel, merupakan sumber asam lemak omega-3 yang menjadi makanan untuk rambut. Ini karena omega-3 sangat baik dalam membantu pertumbuhan rambut, mengurangi kerontokan, dan membuat rambut lebih tebal. Ikan berlemak juga merupakan sumber protein, selenium, vitamin D3 dan vitamin B, nutrisi yang membantu meningkatkan kesehatan dan kekuatan rambut.

7. Kacang-kacangan

Beberapa jenis kacang-kacangan, seperti kacang almond, kacang mete, dan kenari, mengandung berbagai nutrisi yang dapat meningkatkan pertumbuhan rambut. Kandungan nutrisi dalam kacang, seperti vitamin E, vitamin B, zinc (seng), dan asam lemak esensial. Jika kekurangan salah satu nutrisi ini dapat meningkatkan risiko kerontokan rambut.

8. Biji-bijian

Makan biji-bijian bisa mendapatkan nutrisi dalam jumlah banyak dengan kalori yang relatif sedikit. Beberapa nutrisi dalam biji-bijian, seperti vitamin E, zinc, dan selenium, juga bisa meningkatkan pertumbuhan rambut.

Biji-bijian yang membantu kesehatan rambut, termasuk biji bunga matahari, biji rami, dan biji chia. Untuk mendapatkan semua nutrisi ini, yang terbaik adalah mengonsumsi campuran biji-bijian.

Baca Juga: 9 Cara Keramas yang Benar agar Rambut Indah dan Sehat

9. Udang

Udang adalah adalah makanan laut terkenal mengandung banyak nutrisi yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan rambut. Selain sebagai sumber protein, udang juga memiliki vitamin B, zinc, zat besi, dan vitamin D. Misalnya zinc, mineral yang membantu memperkuat akar rambut yang membuatnya tidak mudah patah atau mengalami kerontokan.

10. Tiram

Tiram adalah salah satu sumber zinc terbaik. Zinc adalah mineral yang membantu mendukung pertumbuhan rambut dan siklus perbaikan alami rambut. Kekurangan mineral ini dalam makanan bisa meningkatkan telogen effluvium, kerontokan rambut mendadak .

Mengonsumsi suplemen zinc bisa memulihkan kerontokan rambut akibat kekurangan zinc. Namun, mengonsumsinya terlalu banyak dapat meningkatkan kerontokan rambut.

Itulah mengapa mendapatkan zinc dari makanan seperti tiram mungkin lebih baik dari suplemen, karena makanan yang mengandung  zinc dalam sedikit kecil tapi tetap sehat.

11. Daging

Protein yang terkandung dalam daging dapat membantu pertumbuhan dan membantu memperbaiki serta memperkuat folikel rambut. Misalnya daging merah, kaya akan jenis zat besi yang mudah terserap tubuh. Mineral ini bisa membantu sel darah merah mengantarkan oksigen ke seluruh sel dalam tubuh, termasuk folikel rambut.

12. Yoghurt

Ini juga merupakan salah satu makanan untuk rambut. Terutama yoghurt Yunani yang memiliki bahan dalam membantu melancarkan aliran darah ke kulit kepala dan pertumbuhan rambut.

Yoghurt  mengandung vitamin B5 (atau asam pantotenat) yang bisa membantu mencegah penipisan dan kerontokan rambut. Inilah alasan mengapa asam pantotenat menjadi salah satu bahan pada produk perawatan rambut dan kulit.

13. Jambu Biji

Selain buah jeruk, jambu biji juga kaya akan vitamin C. Vitamin ini dapat mencegah rambut patah. Misalnya, satu cangkir jambu biji mengandung 377 miligram vitamin C. Itu artinya lebih dari empat kali lipat jumlah minimal asupan angka kecukupan gizi (AKG) harian yang direkomendasikan.

Baca Juga: 15 Penyebab Rambut Rontok Pada Anak yang Harus Diwaspadai

14. Paprika

Makanan untuk kesehatan rambut lainya yang mengandung banyak vitamin C adalah paprika. Faktanya, satu paprika kuning memiliki hampir 5,5 kali lebih banyak vitamin C daripada jeruk.

Vitamin C dapat membantu meningkatkan produksi kolagen, yang membantu memperkuat rambut. Vitamin ini juga merupakan antioksidan kuat yang bisa melindungi rambut dari stres oksidatif yang memicu rambut rontok dan beruban. Terlebih lagi, paprika juga merupakan sumber vitamin A, vitamin yang membantu mempercepat pertumbuhan rambut sekaligus merangsang produksi sebum untuk menjaga kesehatan rambut.

15. Wortel

Wortel menjadi salah satu sayur yang menjadi sumber vitamin A. Minum jus wortel setiap hari berkhasiat mempercepat pertumbuhan rambut. Vitamin A juga membantu kulit kepala dalam memproduksi minyak sebum alami. Ini menjaga kulit kepala dan akar rambut tetap sehat dan untuk untuk meningkatkan pertumbuhan rambut. 

 

  1. Anonim. 2021. Top 10 Foods for Healthy Hair. https://www.webmd.com/beauty/ss/slideshow-foods-healthy-hair  (Diakses pada 16 Maret 2021)
  2. Anonim. 2018. 7 Foods for Hair Growth You Should Be Eating Daily. https://food.ndtv.com/food-drinks/7-amazing-hair-growth-foods-you-should-be-eating-daily-1667364 (Diakses pada 16 Maret 2021)
  3. Raman,  Ryan. The 14 Best Foods for Hair Growth. https://www.healthline.com/nutrition/foods-for-hair-growth#TOC_TITLE_HDR_9  (Diakses pada 16 Maret 2021)


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi