Terbit: 13 November 2020
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Salah satu makanan untuk kesehatan hati yang sehari-hari kita konsumsi adalah sayuran seperti bayam. Namun, ada makanan lainnya yang mungkin bisa Anda tambahkan dalam menu harian untuk kesehatan hati. Apa saja? Yuk simak informasi selengkapnya!

12 Makanan untuk Kesehatan Hati yang Enak dan Bergizi

Daftar Makanan untuk Kesehatan Hati

Hati adalah salah satu organ tubuh yang memiliki berbagai fungsi penting untuk tubuh, termasuk melawan infeksi, memproduksi protein, kolesterol dan empedu hingga menyimpan vitamin, mineral, dan karbohidrat. Untuk itu, sangat penting dalam menjaga kesehatan hati dengan menerapkan pola makan sehat.

Berikut ini adalah sejumlah makanan untuk kesehatan hati:

1. Oatmeal

Oatmeal adalah makanan sehat dengan kandungan serat yang bagus untuk pencernaan dan hati. Ini berkat senyawa beta-glukan yang terdapat dalam oatmeal.

Menurut penelitian pada tahun 2017 dalam International Journal of Molecular Sciences melaporkan, beta-glukan sangat aktif secara biologis dalam tubuh. Senyawa ini membantu mengatur sistem kekebalan tubuh, melawan peradangan, dan mungkin sangat membantu mengatasi diabetes dan obesitas.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement

Penelitian tersebut juga mencatat bahwa beta-glukan dari gandum bisa membantu mengurangi jumlah lemak dalam hati tikus percobaan, yang juga membantu melindungi hati. Namun, masih memerlukan penelitian secara klinis lebih lanjut.

2. Anggur

Sebuah penelitian dalam World Journal of Gastroenterology melaporkan bahwa buah anggur, jus anggur, dan biji anggur mengandung banyak senyawa antioksidan yang bisa membantu hati dengan mengurangi peradangan dan mencegah kerusakan hati.

Makan makanan untuk kesehatan hati seperti anggur berbiji utuh adalah cara sederhana untuk mendapatkan antioksidan. Selain buahnya, Anda dapat mengonsumsi suplemen ekstrak biji anggur yang tentu dapat memberikan antioksidan.

3. Buah Berry

Selain terkandung dalam buah anggur, senyawa antioksidan juga bisa kita dapatkan dari beberapa jenis buah berry. Ada sejumlah buah berry hitam yang bisa menjadi pilihan, termasuk blueberry, raspberry, dan cranberry, yang mengandung antioksidan seperti polifenol. Senyawa alami ini dapat membantu mencegah kerusakan hati.

Masih berdasarkan penelitian dalam World Journal of Gastroenterology, makan buah berry secara teratur juga dapat membantu merangsang sistem kekebalan tubuh yang berfungsi mencegah berbagai penyakit, termasuk hati.

4. Grapefruit

Penelitian oleh World Journal of Gastroenterology juga menyebut bahwa grapefruit sebagai makanan untuk kesehatan hati. Grapefruit atau jeruk Bali ini adalah buah yang mengandung dua antioksidan utama, yakni naringin dan naringenin. Ini dapat membantu mencegah cedera pada hati dengan mengurangi peradangan dan melindungi sel-sel hati.

Senyawa tersebut juga dapat mengurangi penumpukan lemak pada hati dan meningkatkan enzim yang membakar lemak. Hal ini dapat membuat grapefruit menjadi makanan yang berguna dalam melawan NAFLD (nonalcoholic fatty liver disease) atau penyakit hati berlemak nonalkohol.

Baca Juga: Penyakit Hati: Pengertian, Jenis-Jenis, dan Cara Pencegahannya

5. Pir Berduri (Prickly Pear)

Buah dan jus dari pir berduri atau prickly pear juga bermanfaat untuk kesehatan hati. Masih menurut penelitian World Journal of Gastroenterology menunjukkan bahwa senyawa dalam buah ini dapat membantu melindungi organ dalam.

Namun, sebagian besar penelitian ini berfokus pada ekstrak dari buah pir berduri, jadi masih memerlukan penelitian yang berfokus pada buah atau jus buah ini.

6. Bawang Putih

Menggunakan bumbu dapur ini ke dalam berbagai masakan juga bisa membantu menstimulasi hati. Sebuah penelitian pada tahun 2016 dalam jurnal Advanced Biomedical Research mencatat bahwa makan bawang putih bisa mengurangi berat badan dan kandungan lemak pada penderita NAFLD, tidak perubahan massa tubuh tanpa lemak. Ini bermanfaat, obesitas adalah faktor penyebab NAFLD.

7. Kunyit

Ini merupakan bumbu dapur yang dapat membantu menjaga kesehatan hati dengan melindungi dari kerusakan hati dan meregenerasi sel hati yang sehat. Rempah ini juga bisa membantu meningkatkan produksi empedu dan meningkatkan fungsi kandung empedu secara keseluruhan, organ pemurni darah lainnya.

8. Bayam

Sayuran hijau seperti bayam memiliki antioksidan (glutathione), yang dapat membantu hati bekerja dengan baik. Sayur ini sangat mudah untuk Anda konsumsi dalam berbagai olahan, misalnya sebagai bahan dasar yang bagus untuk salad, atau tumisan yang bisa Anda campur dengan bawang putih dan minyak zaitun.

Baca Juga: Sirosis Hati: Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan Perbedaannya dengan Hepatitis

9. Brokoli

Menambahkan sayuran yang banyak ke dalam makanan bisa membantu menjaga kesehatan hati. Selain bayam, brokoli bisa menjadi salah satu makanan untuk kesehatan hati. Beberapa penelitian menunjukkan brokoli dapat membantu melindungi tubuh dari NAFLD.

10. Bit

Jus bit adalah sumber nitrat dan betalain (jenis antioksidan), yang bermanfaat bagi kesehatan jantung dan mengurangi kerusakan oksidatif dan pembengkakan.

Mengonsumsi bit utuh mungkin memiliki efek kesehatan yang serupa, tetapi kebanyakan penelitian menggunakan jus bit.

Efek kesehatan bermanfaat dari jus bit telah melalui penelitian pada hewan dan direplikasi dalam penelitian manusia. Namun, masih memerlukan lebih banyak penelitian untuk memastikan manfaat jus bit pada kesehatan hati manusia.

Baca Juga: Gagal Hati: Penyebab, Gejala, Tipe, Komplikasi, Pengobatan, dan Lainnya

11. Ikan Berlemak

Mengonsumsi ikan berlemak atau suplemen minyak ikan bisa membantu mengurangi dampak kondisi seperti NAFLD. Ini karena ikan berlemak kaya akan asam lemak omega-3, merupakan lemak baik yang membantu mengurangi peradangan.

Lemak ikan mungkin sangat membantu menjaga kesehatan hati karena mencegah penumpukan lemak berlebih dan menjaga tingkat enzim pada hati.

12. Kacang

Penelitian yang sama menurut World Journal of Gastroenterology, mengatakan bahwa makan kacang adalah cara lainnya untuk menjaga kesehatan hati dan mencegah NAFLD. Kacang-kacangan biasanya mengandung asam lemak tak jenuh, vitamin E, dan antioksidan. Senyawa ini membantu mencegah NAFLD, serta mengurangi peradangan dan stres oksidatif.

Cobalah makan segenggam kacang (misalnya kenari atau almond) setiap hari untuk membantu menjaga kesehatan hati. Jangan makan terlalu banyak, karena makanan untuk kesehatan hati ini mengandung kalori yang tinggi.

 

  1. Anonim. 2020. 14 Best and Worst Foods for Your Liver. https://www.webmd.com/hepatitis/ss/slideshow-best-and-worst-foods-for-your-liver. (Diakses pada 13 November 2020)
  2. Jones, Taylor. 2017. 11 Foods That Are Good for Your Liver. https://www.healthline.com/nutrition/11-foods-for-your-liver#TOC_TITLE_HDR_4. (Diakses pada 13 November 2020)
  3. Johnson, Jon. What foods protect the liver?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323915.(Diakses pada 13 November 2020)
  4. Rana, Sarika. 2018. Cleanse Your Liver Naturally: 7 Foods That You Should Include In Your Diet!. https://food.ndtv.com/health/cleanse-your-liver-naturally-7-foods-that-you-should-include-in-your-diet-1820379. (Diakses pada 13 November 2020)


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi