3 Makanan yang Rasanya Tidak Manis Tapi Tinggi Gula

doktersehat_saus
Photo Source: Flickr.com/tasty_goldfish

DokterSehat.Com– Saat mendengar kata makanan tinggi gula, tentu rasa manis akan secara otomatis akan terbayangkan, ya.

Hal ini tentu wajar mengingat gula, baik gula alami, gula pasir, maupun gula buatan, pasti memiliki rasa yang sangat manis.

Akan tetapi, jangan salah sangka, ada lho bahan makanan yang tidak manis namun ternyata kandungan gulanya juga tinggi.

Bahan makanan tersebut termasuk mudah diperoleh di sekitar kita, kondisi ini tentu menyebabkan kita tidak menyadari bahwa telah mengonsumsi gula dalam kadar yang cukup tinggi.

doktersehat-diabetes-penyakit-berbahaya-bisul-hemofilia-A-tes-HbA1cJika terjadi terus menerus, maka hal ini tentu bisa menjadi salah satu penyebab kadar gula dalam tubuh tidak terkontrol, ya.

Lantas, apa saja bahan makanan yang rasanya tidak manis, namun kandungan gulanya tinggi? Yuk sama-sama kita simak di bawah ini!

1. Snack bar

Apakah Anda kerap mengonsumsi snack bar? Camilan berbentuk batangan ini belakangan kian hits dan popouler dengan klaim camilan sehat ini menyebutkan bahwa produknya memiliki kandungan serat tinggi dan lemak yang rendah, sehingga cocok untuk diet. Namun, bagaimana dengan kandungan gulanya?

Ya, ternyata kandungan gula yang ada pada snack bar termasuk cukup tinggi, lho. Healthline menyebutkan bahwa beberapa jenis snack bar rata-rata memiliki kandungan gula hampir 30 gram.

Snack bar memang memiliki kandungan serat hingga fitonutrien yang baik untuk pencernaan dan bisa meningkatkan rasa kenyang, namun Anda juga harus bisa memilih jenis yang tepat.

Anda sebaiknya cermat saat memilih snack bar dengan memerhatikan kandungan gula pada tabel informasi gizinya.

Pastikan dalam satu porsi saji snack bar tidak lebih dari 10 gram gula, jika ada, pilih snack bar dengan kandungan gula yang rendah, ya.

2. Yoghurt

Saat mendengar kata yoghurt, Anda tentu beranggapan bahwa yoghurt merupakan bahan makanan super sehat yang dapat mendukung fungsi pencernaan dengan optimal, ya.

Meskipun memang demikian, nyatanya kandungan gula dalam yoghurt, meskipun rendah lemak, termasuk cukup tinggi, lho. Dalam satu cangkir sedang yoghurt, terdapat kandungan gula lebih dari 40 gram.

Angka ini tentu cukup tinggi bahkan hampir memenuhi batas kebutuhan gula harian orang dewasa.

doktersehat-manfaat-yoghurt
Photo Credit: Flickr.com/Jaro Larnos

Lalu, apakah kita jadi tidak perlu mengonsumsi yoghurt? Anda masih bisa mengonsumsi yoghurt dalam versi yang lebih sehat.

Beberapa cara yang bisa Anda gunakan adalah dengan membandingkan kandungan gula antar produk yoghurt dan pilih yang kandungan gulanya paling rendah.

Hindari memilih yoghurt dengan tambahan rasa buah karena akan meningkatkan kandungan gulanya.

Selain itu, Anda juga bisa memilih yoghurt jenis greek yang kandungan gulanya lebih rendah.

Saat akan mengonsumsi yoghurt, hindari menambahkan bahan makanan yang banyak mengandung gula, misalnya jeli, permen manis, atau buah kering maupun kalengan yang rasanya sangat manis.

3. Saus atau sambal kemasan

Makanan yang satu ini tentu cukup sering dikonsumsi, ya. Meskipun rasanya cenderung gurih dan pedas, nyatanya saus dan sambal dalam kemasan memiliki kandungan gula yang cukup tinggi.

Sebanyak 3 sendok saus dan sambal kemasan memiliki kandungan gula diatas 15 gram yang berarti telah memenuhi ΒΌ kebutuhan gula harian orang dewasa.

Angka ini tentu cukup tinggi mengingat porsi saus atau sambal yang diperoleh cukup kecil. Angka ini juga hampir sama tingginya dengan saus kemasan untuk masakan, misalnya saus barbekyu.

Lalu, bagaimana baiknya jika Anda ingin mengonsumsi saus kemasan? Anda bisa mengonsumsi saus kemasan lebih sehat dengan membatasi porsinya.

Sebaiknya Anda batasi paling banyak 1-2 sendok makan saus kemasan dan usahakan memisahkan saus dari bahan makanan, atau mencocolkan saus, hal ini akan efektif untuk mengontrol porsi penggunaan saus kemasan.