DokterSehat.Com– Kebanyakan orang hanya akan berpikir tentang bagaimana perut bisa kenyang saat melakukan santap sahur. Padahal, perut yang kenyang belum tentu menjamin tubuh kita tetap bugar dan berenergi saat berpuasa seharian penuh. Pakar kesehatan pun menyarankan kita untuk tidak sembarangan mengonsumsi makanan saat sahur dan berbuka.



Dilansir dari Khaleej Times, pakar kesehatan dari Abu Dhabi, Uni Emirat Arab menyarankan kita untuk mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik yang rendah. Hal ini bisa membuat kadar gula darah naik dengan perlahan sehingga kita pun akan terus berenergi hingga waktu berbuka tiba. Tak hanya itu, pastikan untuk menjaga asupan nutrisi dengan seimbang dengan tidak melupakan asupan sayuran, buah, protein, dan lemak.

Hal lain yang harus kita perhatikan saat mengonsumsi makanan sahur adalah memastikan untuk membuat tubuh terhidrasi dengan baik dan menghindari kafein seperti dalam kopi atau teh yang justru bisa membuat risiko terkena dehidrasi meningkat.

Makanan yang sangat tidak disarankan untuk dikonsumsi saat sahur adalah makanan dengan karbohidrat sederhana seperti kue kering, donat, croissant dan makanan dari bahan tepung dan gula lainnya. Makanan ini hanya akan membuat kita berenergi selama 3-4 jam saja dan tidak memiliki nutrisi yang sehat.

Makanan lain yang sebaiknya tidak dikonsumsi saat sahur adalah makanan asin atau kaya akan natrium karena bisa membuat kita lebih mudah merasa haus saat berpuasa. Tak hanya itu, ada baiknya kita juga tidak mengonsumsi camilan seperti keripik, kerupuk, atau bahkan menambahkan kecap dan saus yang kaya akan kandungan natrium.

Ada baiknya kita juga tidak mengonsumsi mi instan yang tentu tidak akan memberikan energi dan nutrisi yang cukup bagi tubuh untuk berpuasa seharian.