6 Makanan Enak yang Sering Dimakan Buruh Namun Bisa Picu Penyakit

minyak-yang-diserap-oleh-gorengan-doktersehat
Photo Source: Twitter.com/infobdg

DokterSehat.Com– Hari Buruh yang diperingati setiap 1 Mei tidak hanya tentang perjuangan para pekerja untuk mendapatkan gaji atau kehidupan yang lebih layak. Di hari ini, kita juga sebaiknya mulai memperhatikan kesehatan para buruh. Tak hanya dengan memberikan asuransi atau layanan kesehatan, kita juga sebaiknya memperhatikan makanan-makanan yang dikonsumsi para buruh. Meski terlihat sepele, makanan bisa memberikan pengaruh besar bagi kesehatan, bukan?

Makanan yang sering dimakan para buruh namun bisa menyebabkan datangnya penyakit

Karena faktor kesibukan, banyak buruh yang memilih untuk mengonsumsi makanan dengan sembarangan. Mereka biasanya berpatokan bahwa asalkan bisa membuat kenyang, maka makanan ini aman untuk dikonsumsi. Padahal, makanan-makanan tersebut bisa jadi menyebabkan datangnya penyakit.

Berikut adalah beberapa makanan yang sebaiknya mulai dihindari demi mencegah datangnya penyakit.

  1. Gorengan

Gorengan tak hanya dijadikan camilan saat bekerja, banyak pekerja yang sengaja mampir membeli gorengan untuk dimakan setelah pulang kerja atau membelinya di pagi hari sebagai sarapan. Rasanya memang enak, harganya murah, dan bisa mengenyangkan perut. Masalahnya adalah, sudah menjadi rahasia umum jika gorengan termasuk dalam makanan yang paling tidak baik bagi kesehatan.

Gorengan tinggi kandungan lemak trans dan kolesterol yang bisa meningkatkan risiko terkena penyakit jantung dan stroke. Seain itu, kandungan lemak jenuhnya yang tinggi juga bisa memicu kerusakan hati. Jika dikonsumsi setiap hari, dikhawatirkan para buruh lebih rentan mengalami kematian dini.

  1. Jeroan

Jeroan seringkali dijadikan lauk favorit para buruh karena rasanya enak dan tersedia di warung-warung dekat dengan rumah atau tempat kerjanya. Sebagai contoh, angkringan, penjual sate, atau penjual soto biasanya menyediakan makanan ini. Selain tinggi kandungan kolesterol, gorengan biasanya tinggi kandungan purin. Hal ini berarti, sering mengonsumsi gorengan bisa berimbas pada meningkatnya risiko terkena penyakit jantung, stroke, dan asam urat.

  1. Camilan tinggi MSG

Camilan tinggi MSG seperti keripik memang sangat nikmat untuk dikonsumsi di sela-sela waktu bekerja. Hanya saja, pakar kesehatan menyebut camilan ini tinggi kandungan natrium yang bisa meningkatkan tekanan darah. Selain itu, camilan tinggi MSG biasanya juga kaya akan kandungan bahan kimia kurang sehat yang bisa membahayakan hati atau bahkan meningkatkan risiko terkena kanker.

  1. Mie instan

Tak hanya dibuat sendiri di rumah, mie instan juga sering dipesan di warung-warung. Rasa mie instan yang enak bisa membuat kita ketagihan dan sering-sering mengonsumsinya. Masalahnya adalah mie instan bisa menyebabkan datangnya berbagai macam penyakit berbahaya seperti obesitas, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, hingga stroke. Berbagai penyakit ini bisa menyebabkan datangnya kematian dini.

  1. Kopi instan

Sebenarnya, kopi termasuk dalam minuman yang tinggi manfaat kesehatan. Hanya saja, banyak orang yang justru memilih untuk mengonsumsi kopi instan sachetan karena praktis, nikmat, dan murah. Masalahnya adalah kopi instan ini biasanya tinggi kandungan gula yang bisa menyebabkan kenaikan berat badan atau risiko diabetes.

Selain itu, jika kita mengonsumsi kopi dengan berlebihan, dikhawatirkan akan membuat asupan kafein harian berlebihan. Dampak dari hal ini tidak main-main. Kita bisa saja mengalami jantung berdebar-debar, susah tidur, gemetaran, dan gejala lainnya.

  1. Minuman ringan

Minuman bersoda dan minuman energi sering dikonsumsi para buruh demi menambah kesegaran dan energi demi mendukung produktivitas. Masalahnya adalah minuman-minuman ini biasanya tinggi kandungan gula, yakni mencapai 30 gram. Sering mengonsumsinya bisa menyebabkan kenaikan risiko obesitas dan diabetes hingga 26 persen!