Terbit: 5 Mei 2018 | Diperbarui: 7 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Tentu sering kita mendengar bahwa ada beberapa jenis makanan tertentu yang kerap disalahkan karena menyebabkan perut jadi buncit ya? Sebut saja gorengan, makanan manis dan beberapa jenis minuman berkalori. Padahal nyatanya hampir semua makanan juga bisa berpotensi menyebabkan perut buncit lho.

Makanan Seperti Apa Sih yang Menyebabkan Perut Buncit?

Ya, penyebab utama perut buncit adalah asupan makanan yang tidak sesuai, umumnya berlebihan, dengan porsi atau kebutuhan harian kita.

Hal ini berlaku untuk semua jenis golongan makanan bukan karena satu atau dua jenis makanan saja. Jadi, jika kita hanya menghindari beberapa jenis makanan tanpa mengatur porsi pembagian makan sesuai kebutuhan tubuh, maka risiko perut buncit juga akan tetap meningkat.

Konsumsi makanan sumber zat gizi makro berlebihan menyebabkan perut buncit

Kita tentu tahu bahwa tubuh membutuhkan berbagai jenis zat gizi, misalnya zat gizi makro dan mikro. Masing-masing jenis zat gizi memiliki fungsi dan harus dikonsumsi dalam porsi yang sesuai dengan kebutuhan.

Jika salah satu jenis zat gizi dikonsumsi berlebihan, maka tubuh tidak akan membuang zat gizi tersebut, melainkan menyimpannya dalam bentuk lemak.

Hal ini tidak hanya berlaku untuk makanan berlemak saja lho, namun juga pada makanan sumber zat gizi makro yang umumnya kita konsumsi dalam jumlah besar. Yaitu makanan berkarbohidrat, seperti nasi, mie, jajanan dari tepung terigu, makanan berprotein, seperti lauk hewani, nabati, atau kacang-kacangan, serta gula pada buah.

Kondisi di atas memang terjadi otomatis dalam tubuh, makanan yang dikonsumsi berlebihan akan disimpan dalam bentuk lemak sebagai cadangan energi dasar tubuh.

Perut menjadi sasaran empuk penyimpanan lemak karena lemak bisa dengan mudah mengisi bagian tubuh yang berongga dan tanpa rangka/tulang, yaitu perut, selain juga akan menumpuk pada bagian bawah kulit seperti paha atau lengan.

Wah, kalau semua makanan berpotensi menyebabkan perut buncit, lalu harus bagaimana?

Untuk itu penting bagi kita mengetahui seberapa besar sih kebutuhan tubuh akan masing-masing jenis zat gizi atau golongan makanan.

Secara umum kita bisa menggunakan panduan pola makan sehat seperti pedoman gizi seimbang atau piramida mediterania.

Singkatnya kita bisa dengan mudah membagi porsi makan melalui pembagian piring sehat.

Nah, jadi kini selain menghindari makanan yang terbukti menyebabkan perut buncit, perhatikan juga hal yang lebih vital yaitu kesesuaian porsi makanan dengan kebutuhan tubuh kita, ya.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi