Terbit: 2 Maret 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Sudahkah Bunda memberi makanan sehat untuk anak? Sangat penting untuk memaksimalkan kebutuhan vitamin, mineral, serat, dan nutrisi lengkap lainnya untuk anak melalui menu makanan sehat demi mendukung tumbuh kembangnya di masa emas. Baca terus untuk tips dari para ahli tentang makanan bergizi untuk anak.

11 Makanan Sehat untuk Anak (Bergizi Tinggi)

Makanan Sehat untuk Anak

Apa yang anak makan sangat berpengaruh pada perkembangan otak dan tubuhnya, jadi Bunda harus benar-benar memerhatikan asupan nutrisinya. Makanan yang tidak sehat tentu akan mengganggu pertumbuhan anak dan memicu berbagai infeksi.

Penuhi kebutuhan gizi anak dalam rekomendasi makanan sehat untuk anak berikut ini:

1. Yogurt

Berdasarkan pakar nutrisi anak, yogurt adalah pilihan sehat sebagai menu sarapan, camilan, dan makanan penutup untuk anak.

Yogurt mengandung sumber protein, kalsium, dan vitamin D yang bermanfaat untuk mendukung kesehatan tulang dan gigi anak yang baru berkembang. Yogurt juga mengandung probiotik yaitu bakteri baik untuk memelihara kesehatan usus dan pencernaan.

Pilih jenis yogurt rendah lemak atau yogurt polos tanpa perisa buatan untuk memaksimalkan manfaat yogurt untuk kesehatan. Anda dapat menambahkan oatmeal, buah segar, atau sereal gandum sebagai menu sehat dan enak untuk anak. Anak juga mungkin menyukai yogurt beku pengganti camilan es krim.

2. Telur

Telur adalah pilihan makanan untuk anak susah makan yang mudah didapat, relatif terjangkau, serta dapat diolah dengan mudah. Anda dapat memberikan si kecil olahan telur yang mudah dan enak seperti telur dadar, orak-arik, kue, atau telur ceplok dengan tambahan sayur lainnya.

Satu butir telur mengandung 6 gram protein, vitamin D, vitamin B12, zat besi, zinc, selenium, folat, kolin, asam lemak omega-3, dan nutrisi lengkap untuk membantu perkembangan otak anak. Manfaat telur untuk kesehatan anak adalah menambah kekuatan otot, sistem imun, produksi energi, kesehatan mata, dan kulit.

Telur juga efektif untuk mengurangi risiko penyakit jantung dan menjaga kadar kolesterol. Sementara kuning telur mengandung lutein dan zeaxanthin yang berperan sebagai sumber antioksidan untuk memelihara kesehatan secara umum.

Baca Juga: 3 Jenis Makanan yang Ternyata Berbahaya Jika Dikonsumi oleh Anak-Anak

3. Alpukat

Alpukat memiliki tekstur creamy dan rasa yang enak. Anak Anda pasti suka makan buah alpukat baik secara langsung atau diolah menjadi tambahan yogurt, jus, es krim, oatmeal, telur dadar, smoothie, roti bakar, dll.

Alpukat mengandung vitamin K, C, B1, B2, B3, B5, B6, E, A, potasium, zat besi, zinc, fosfor, magnesium serat, karbohidrat, dan lemak sehat. Berbagai kandungan alpukat tersebut dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh anak untuk mencegah berbagai infeksi dan penyakit.

Manfaat alpukat untuk kesehatan anak adalah mendukung kesehatan mata, jantung, tulang, pencernaan, dan kulit. Alpukat juga mengandung lemak tak jenuh tunggal untuk membuat anak kenyang lebih lama dengan asupan nutrisi lengkap.

4. Salmon

Salmon juga termasuk dalam rekomendasi makanan bergizi untuk anak. Anda dapat mengolah salmon menjadi makanan sehat untuk anak seperti salmon kuah, salmon goreng tepung, sup salmon, abon salmon, pasta salmon, dll.

Salmon adalah sumber omega-3 yang penting untuk kesehatan anak. Manfaat omega-3 adalah membantu perkembangan otak, kesehatan mata, serta mengurangi risiko attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) pada anak atau gangguan mental dimana anak mengalami masalah pada pemusatan perhatian/hiperaktivitas.

Salmon juga mengandung sumber protein, potasium, selenium, antioksidan, serta vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B9, dan B12. Berbagai kandungan nutrisi ini memberi manfaat kesehatan bagi anak untuk memperkuat daya ingat, menurunkan risiko penyakit jantung, dan memelihara kesehatan secara keseluruhan.

Berdasarkan rekomendasi dari Environmental Protection Agency (EPA) dan Food and Drug Administration (FDA), anak-anak mulai usia 2 tahun dianjurkan untuk makan 1-2 porsi atau sekitar 4 ons salmon untuk mendapatkan manfaat kesehatan dan menghindari ikan bermerkuri dalam jumlah berlebihan.

5. Ubi Jalar

Siapa yang bilang ubi adalah makanan kampung? Faktanya, ubi mengandung nutrisi dan vitamin lengkap yang baik untuk kesehatan semua kalangan. Ubi jalar mengandung vitamin A, B, C, dan E serta kalsium, kalium, kalori, serat, mangan, potasium, niasin, copper, dan zat besi.

Manfaat ubi jalar adalah untuk meningkatkan kesehatan usus agar pencernaan anak tetap lancar, kesehatan mata, kesehatan otak, sistem kekebalan tubuh, dan mencegah berbagai risiko infeksi.

Anda dapat mengolah ubi menjadi makanan enak dan sehat seperti ubi goreng, ubi panggang, saus pasta ubi, kolak, bola-bola ubi, donat ubi, roti ubi, dll. Selain itu, ubi juga memiliki rasa manis alami yang pasti disukai si kecil.

6. Bayam

Bayam mengandung kalium, magnesium, zat besi, folat, kalsium, serat, beta karoten, mineral, protein, vitamin A, B6, B9, C, K1, dan E. Semua nutrisi dan vitamin tersebut berperan dalam meningkatkan kesehatan otak, tulang, mata, kulit, rambut, pencernaan, dan sistem kekebalan tubuh anak.

Secara lengkap, satu porsi bayam hampir memenuhi semua kebutuhan vitamin, mineral, dan nutrisi yang dibutuhkan untuk mendukung tumbuh kembang anak dengan sehat.

Selain itu, bayam adalah sayuran berdaun gelap yang mudah dimasak dengan berbagai rekomendasi menu seperti sayur bayam bening, saus pasta bayam, nugget bayam, tumis bayam, hingga campuran untuk berbagai makanan ringan.

Baca Juga: 10 Menu MPASI 8 Bulan dan Jadwal Makannya

7. Kacang dan Biji-bijian

Kacang dan biji-bijian mengandung protein, kalori, magnesium, folat, selenium, asam lemak esensial, vitamin, dan mineral lengkap yang berperan untuk menjaga kesehatan sistem saraf dan meningkatkan suasana hati si kecil. Kacang dan biji-bijian juga mengandung antioksidan untuk mengatasi kerusakan sel pemicu kanker dan penyakit kronis lainnya.

Contoh kacang dan biji-bijian adalah pistachio, kenari, almond, kacang mede, kacang tanah, biji labu, biji rami, biji chia, kacang brazil, biji bunga matahari, kacang hijau, dll. Anda dapat memberikannya dalam bentuk utuh, makanan ringan, atau tambahan sayur dan tumisan.

8. Oatmeal

Oatmeal adalah makanan gandum utuh yang kaya akan protein, mangan, fosfor, magnesium, tembaga, zat besi, zinc, folat, vitamin B1, B3, B5, B6 kalsium, kalium, serat, dan rendah kalori. Ini termasuk salah satu makanan sehat untuk anak.

Manfaat oatmeal untuk kesehatan anak adalah untuk meningkatkan kemampuan otak, daya ingat, dan kecerdasan agar anak dapat mengerjakan tugas-tugas sekolah dan pembelajaran umum lainnya dengan baik.

Oatmeal sangat cocok untuk menu sarapan si Kecil. Anda juga dapat menambahkan pelengkap lainnya seperti buah apel, blueberry, pisang, kismis, atau sayuran lainnya untuk sarapan sehat sempurna. Rekomendasi makanan bergizi untuk anak ini juga memiliki rasa enak yang pasti disukai.

9. Buah Berry

Terdapat beberapa rekomendasi makanan bergizi untuk anak, salah satunya adalah jenis buah berry. Beri-berian seperti stroberi, blueberry, raspberry, cranberries, anggur, blackcurrant, blackberry, dan acai berry adalah sumber vitamin, mineral, dan antioksidan tinggi yang baik untuk kesehatan anak.

Berbagai kombinasi nutrisi dan vitamin lengkap dalam berbagai jenis buah berry berfungsi untuk meningkatkan daya ingat, mendukung perkembangan otak dan tubuh, serta mencegah berbagai risiko infeksi.

Beri juga memiliki kombinasi asam, manis, dan segar yang cocok dijadikan olahan seperti tambahan es krim, yogurt, smoothie, jus, oatmeal, dll yang pasti disukai anak walaupun mereka tidak tertarik untuk makan buah.

Baca Juga: Kebutuhan Gizi Anak Sesuai Usia (Panduan Lengkap)

10. Whole Grain

Whole grain adalah makanan berbasis biji-bijian utuh seperti beras merah, oatmeal, roti gandum, pasta, biskuit gandum, barley, soba, tortilla gandum, quinoa, bulgur, millet, dll. Ini adalah rekomendasi tepat sebagai makanan untuk anak susah makan. Makanan ini mengandung serat, protein, antioksidan, mineral termasuk folat, zinc, zat besi, magnesium, dan mangan, serta vitamin B termasuk niasin, tiamin.

Manfaat whole grain adalah menjaga kesehatan tubuh secara umum, mengurangi risiko obesitas pada anak, memaksimalkan asupan gizi sekarang, kesehatan pencernaan, serta mengurangi risiko penyakit kronis di masa depan seperti kanker, diabetes, dan lainnya.

11. Sayuran dan Buah Berwarna Oranye

Sayuran dan buah berwarna oranye seperti ubi manis, labu, wortel, jeruk, mangga, kesemek, atau blewah mengandung sumber vitamin A, C, kalium, likopen, serta nutrisi lengkap lainnya. Sayur dan buah ini sangat baik untuk menjaga kesehatan anak.

Itulah beberapa rekomendasi makanan sehat untuk anak. Pastikan anak mendapat asupan nutrisi yang lengkap untuk mendukung perkembangannya agar tumbuh menjadi anak yang sehat, cerdas, dan sempurna. Semoga informasi ini bermanfaat!

 

  1. Dubinsky, Dana. 2020. 7 superfoods to boost any kid’s diet. https://www.babycenter.com/101_7-superfoods-to-boost-any-kids-diet_10392752.bc. (Diakses pada 3 Maret 2020).
  2. Krueger, Anne. 2015. 7 Brain Foods for Kids. https://www.webmd.com/add-adhd/childhood-adhd/features/brain-foods-kids#1. (Diakses pada 3 Maret 2020).
  3. Stasenko, Natalia, MS, RD. 2020. 10 Superfoods for Kids. https://www.parents.com/recipes/nutrition/kids/superfoods-for-kids/. (Diakses pada 3 Maret 2020).
  4. Younkin, Lainey, M.S., R.D. 2019. The Top 10 Healthiest Foods for Kids. http://www.eatingwell.com/article/291139/the-top-10-healthiest-foods-for-kids/. (Diakses pada 3 Maret 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi