Nasi, Kentang, atau Jagung yang Sebaiknya Dipilih Penderita Diabetes?

Kentang-untuk-diet-doktersehat-1

DokterSehat.Com– Penderita diabetes harus berhati-hati dalam memilih makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Sebagai contoh, mereka harus memperhatikan makanan berkarbohidrat karena jika sampai mengonsumsinya dengan jumlah yang tidak tepat, bisa jadi akan terjadi lonjakan kadar gula darah yang bisa berbahaya.

Terdapat beberapa sumber karbohidrat yang biasa kita konsumsi, yakni nasi, kentang, dan jagung. Sebenarnya, mana dari ketiga makanan ini yang paling aman bagi penderita diabetes?

Sebelumnya, kita harus membahas indeks glikemik dari makanan. Indeks glikemik adalah kemampuan makanan dalam memicu kenaikan kadar gula darah. Semakin tinggi indeks glikemik, semakin cepat pula kadar gula darah naik. Semakin rendah indeks glikemik, maka kenaikan kadar gula darah tidak akan begitu signifikan sehingga dianggap aman bagi kesehatan penderita diabetes. Selain kadar gula darah, indeks glikemik juga mempengaruhi tubuh dalam memproduksi hormon insulin, hormon yang mengolah gula darah menjadi sumber energi.

Harvard Medical School menyebut nilai indeks glikemik nasi putih dengan ukuran 150 gram madalah 72, kentang adalah 82, dan jagung adalah 48. Jika sampai indeks glikemik melebihi angka 70, maka hal ini menandakan bahwa makanan mampu meningkatkan gula darah dengan cepat. Hal ini berarti, jagung jauh lebih aman bagi penderita diabetes. Selain itu, hal ini juga membantah anggapan bahwa kentang lebih sehat bagi penderita diabetes daripada nasi.

Meskipun nilai indeks glikemiknya rendah, bukan berarti penderita diabetes bisa sembarangan makan jagung. Jika mereka makan jagung dalam porsi yang besar, maka kadar gula darah dalam tubuhnya tetap saja akan naik dengan pesat dan bisa membahayakan kesehatannya.

Lantas, apakah penderita diabetes tidak bisa makan nasi atau kentang sama sekali? Pakar kesehatan menyebutkan bahwa penderita diabetes masih bisa memakannya meskipun tentu saja porsinya harus benar-benar dibatasi. Selain itu, mereka juga bisa mengganti nasi putih dengan nasi merah yang indeks glikemiknya hanya 50 atau sedikit lebih tinggi dari jagung.

Nasi merah juga bisa dijadikan makanan yang cocok untuk mencegah datangnya diabetes. Selain itu, kita juga bisa mengonsumsi oatmeal yang juga memiliki nilai indeks glikemik yang rendah namun tinggi serat.