5 Makanan Ini Bisa Menyebabkan Peradangan

makanan-peradangan-doktersehat
Photo Source: Flickr/bernardohenz

DokterSehat.Com– Apa yang kita makan bisa memberikan pengaruh besar bagi kesehatan tubuh. Masalahnya adalah terkadang makanan-makanan tersebut bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Sebagai contoh, ada beberapa jenis makanan yang sering kita konsumsi karena memiliki rasa enak yang bisa menyebabkan datangnya peradangan. Apa sajakah makanan-makanan tersebut?

Makanan yang Bisa Menyebabkan Peradangan

Meskipun tubuh memiliki mekanisme sendiri dalam melawan berbagai macam peradangan, peradangan bisa saja terus berlangsung dan menyebabkan datangnya berbagai macam penyakit. Karena alasan inilah sebaiknya kita memang lebih cermat dalam memilih makanan demi mencegah kedatangannya.

Berikut adalah beberapa makanan yang bisa menyebabkan datangnya peradangan.

  1. Makanan dengan Kandungan Sirup Jagung Fruktosa Tinggi

Gula meja atau sirup jagung tinggi fruktosa adalah salah satu bahan makanan yang cukup sering kita temukan dalam makanan atau camilan sehari-hari. Bahan makanan ini bisa memberikan sensasi nikmat pada makanan atau minuman. Masalahnya adalah kandungan gula ini jika dikonsumsi dengan berlebihan bisa menyebabkan datangnya peradangan.

Berdasarkan sebuah penelitian yang menggunakan tikus laboratorium, dihasilkan fakta bahwa tikus yang sering diberi asupan sirup jagung fruktosa tinggi cenderung rentan mengalami peradangan dan akhirnya mengembangkan sel-sel kanker payudara di tubuhnya.

Makanan-makanan tinggi kandungan sirup jagung fruktosa seperti minuman bersoda, soda diet, kue, biskuit, permen, sereal, donat dan minuman-minuman botolan lainnya bisa menyebabkan peradangan dan resistensi insulin. Hal ini bisa mengembangkan diabetes dan penyakit kardiovaskular. Selain itu, hal ini juga bisa menyebabkan perlemakan hati, kanker, dan penyakit ginjal kronik.

  1. Makanan dengan Kandungan Lemak Trans

Makanan dengan kandungan lemak trans biasanya memiliki rasa yang enak dan gurih. Masalahnya adalah makanan-makanan ini bisa menyebabkan penumpukan lemak di dalam tubuh dan peningkatan kadar kolesterol. Hal ini bisa saja menyebabkan datangnya obesitas, kolesterol tinggi, aterosklerosis, penyakit jantung, diabetes, dan lain-lain.

Makanan yang mengandung lemak trans dalam jumlah tinggi seperti makanan cepat saji, gorengan, margarin, popcorn yang diolah dengan microwave, biskuit, dan lain-lain sebaiknya mulai kita hindari atau kurangi konsumsinya demi mencegah datangnya masalah kesehatan.

  1. Minyak Sayur

Karena memiliki embel-embel sayur, kita biasanya menganggap minyak ini jauh lebih sehat dari minyak jenis lainnya. Sayangnya, hal ini tidak benar. Dalam realitanya, rutin mengonsumsi minyak sayur bisa meningkatkan risiko terkena peradangan mengingat adanya asam lemak omega 6 tinggi di dalamnya.

Masalahnya adalah minyak sayur bisa ditemukan di berbagai makanan yang sering kita konsumsi seperti mie instan atau di beberapa camilan lainnya. Pakar kesehatan menyarankan kita untuk mulai mengurangi konsumsinya dan menggantinya dengan makanan yang tinggi asam lemak omega 3 seperti daging ikan yang jauh lebih sehat.

  1. Makanan dengan Kandungan Karbohidrat Rafinasi

Makanan dengan karbohidrat rafinasi biasanya rendah kandungan serat. Masalahnya adalah hal ini bisa menyebabkan kenaikan kadar gula darah dengan cepat dan memicu datangnya diabetes jika terlalu sering dikonsumsi. Hal ini juga bisa mengganggu keseimbangan bakteri di dalam usus yang akhirnya berimbas pada obesitas atau penyakit radang usus.

Beberapa jenis makanan yang memiliki kandungan ini adalah roti putih, permen, pasta, kue, biskuit, sereal, minuman bersoda, dan sejenisnya.

  1. Daging Olahan

Daging olahan seperti sosis, nugget, dan lain-lainnya memang sangat mudah untuk diolah dan memiliki rasa yang nikmat. Masalahnya adalah makanan-makanan ini tinggi kandungan tidak sehat yang bisa menyebabkan peradangan dan risiko kanker usus naik jika terlalu sering dikonsumsi.

 

Sumber:

  1. Spritzler, Franziska. 2019. 6 Foods That Cause Inflammation. healthline.com/nutrition/6-foods-that-cause-inflammation#1. (Diakses pada 15 November 2019).