Terbit: 13 Agustus 2020 | Diperbarui: 24 Agustus 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Ada beberapa makanan penyebab nyeri sendi seperti beberapa produk susu, makanan tinggi gula, makanan olahan, dll. Ketahui apa saja makanan yang menyebabkan nyeri sendi yang harus dihindari dalam artikel kesehatan ini.

15 Makanan Penyebab Nyeri Sendi yang Harus Dihindari 

Makanan Penyebab Nyeri Sendi yang Harus Dihindari

Nyeri sendi adalah peradangan pada sendi yang menyebabkan rasa sakit dan tidak nyaman. Kondisi ini terjadi akibat inflamasi pada sendi, ligamen, tendon, atau jaringan di sekitar sendi.

Ada banyak jenis nyeri sendi dan pembengkakan yang mencakup istilah umum arthritis. Gejala nyeri sendi dapat diatasi dengan konsumsi obat pereda nyeri. Sebagian besar orang juga percaya mengatur pola makan sehat dapat mencegah kekambuhan nyeri sendi.

Berikut ini daftar makanan yang menyebabkan nyeri sendi yang sebaiknya dihindari:

1. Makanan Gluten

Gluten adalah salah satu jenis protein yang umumnya terdapat di biji-bijian seperti gandum, gandum hitam, barley, dll. Gluten yang dicampur air akan membentuk jaringan lengket yang membuat adonan menjadi elastis dan kenyal sehingga sangat cocok dijadikan bahan pembuat roti atau pasta.

Karakteristik gluten ini akan membuat makanan lebih sulit dicerna dan dikhawatirkan akan mengganggu kesehatan usus. Selain itu, partikel gluten mungkin dapat memicu gejala inflamasi dan pembengkakan, terutama pada penderita nyeri sendi dan otot.

2. Produk Susu

Produk susu atau produk olahan susu mengandung jenis protein kasein dan whey yang merupakan jenis gula susu. Kandungan tersebut diduga dapat memicu iritasi dan respon inflamasi umum pada jaringan lunak di sekitar persendian.

Maka dari itu, penderita nyeri sendi atau radang sendi disarankan untuk menghindari produk susu dan beralih pada pola makan vegan. Walaupun demikian, ada penelitian lain yang bertentangan bahwa susu sebenarnya memiliki efek antiinflamasi.

Belum ada penelitian resmi secara medis yang menyatakan produk susu dapat memicu nyeri atau peradangan sendi. Sebaiknya, Anda tetap dapat konsumsi protein selain dari susu, yaitu protein dari kacang, tahu, tempe, atau biji-bijian lainnya.

Baca Juga: Nyeri Sendi: Gejala, Penyebab, Pengobatan, Pencegahan, dll

3. Makanan Tinggi Gula

Makanan tinggi gula dapat meningkatkan respon inflamasi yang dikaitkan dengan risiko inflamasi sendi juga. Menurut American Journal of Clinical Nutrition, minuman manis seperti soda juga dapat meningkatkan inflamasi.

Terlebih lagi bila Anda memiliki kadar gula darah tinggi, sistem kekebalan tubuh akan melepaskan molekul peradangan yang disebut sitokin ke seluruh tubuh yang akan menyebabkan iritasi atau gangguan jaringan lunak di sekitar persendian.

Bila Anda memiliki riwayat nyeri sendi termasuk gejala artritis, artritis reumatoid, osteoartritis, dan artritis psoriatik, sebaiknya hindari konsumsi makanan tinggi gula, buah tinggi gula, buah kering, atau minuman tinggi gula serta pemanis buatan.

4. Sayuran Jenis Nightshades

Sayuran nightshade adalah famili tumbuhan dengan nama latin Solanaceae. Sayuran nightshade mengandung zat solanine yang dikonfirmasi dapat memicu inflamasi khususnya pada penderita nyeri sendi.

Contoh sayuran nightshade adalah tomat, kentang, terong, cabai, dan paprika. Berdasarkan laporan dari The Arthritis Foundation, sayuran nightshade ini diduga memperburuk gejala nyeri sendi sehingga sebaiknya penderita nyeri sendi harus mengontrol asupan makanan tersebut.

5. Makanan Olahan

Makanan olahan biasanya dibuat dari campuran lemak trans dan lemak jenuh dalam jumlah tinggi. Kandungan ini dapat meningkatkan respon inflamasi umum pada tubuh.

Maka dari itu, disarankan untuk membatasi jumlah asupan makanan olahan bagi Anda yang memiliki riwayat nyeri sendi atau radang sendi. Anda juga disarankan untuk konsumsi makanan sehat seimbang seperti sayur dan buah.

6. Makanan Tinggi Purin

Purin adalah zat makanan dalam makanan yang menyebabkan asam urat. Asam urat akan menumpuk di aliran darah dan memicu gejala nyeri sendi serta inflamasi pada jaringan persendian.

Bila Anda sedang mengalami nyeri sendi, sebaiknya batasi makanan tinggi purin. Berdasarkan catatan dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), makanan tinggi purin termasuk daging merah, jeroan, roti manis, daging babi, ham, bacon, kerang, dan alkohol.

7. Makanan Tinggi Garam dan Pengawet

Selain kandungan gula tinggi, ternyata makanan dengan jumlah garam tinggi juga termasuk dalam makanan penyebab nyeri sendi. Umumnya, makanan dengan bahan pengawet memiliki kandungan garam lebih tinggi agar makanan dapat disimpan lebih lama.

Maka dari itu, sebaiknya Anda mengecek jumlah kandungan garam (natrium klorida) atau zat aditif dalam makanan kemasan. Sebaiknya, batasi asupan garam untuk mengelola gejala radang sendi.

8. Minyak Jagung

Minyak jagung juga termasuk dalam daftar makanan yang menyebabkan nyeri sendi. Minyak jagung biasanya digunakan untuk makanan yang dipanggang atau untuk menggoreng apapun pengganti minyak sawit. Walaupun dianggap lebih sehat, minyak jagung memiliki kandungan asam lemak omega-6 tinggi yang dapat meningkatkan respon peradangan pada tubuh.

9. Gorengan

Makanan gorengan dikaitkan dengan berbagai risiko penyakit seperti peningkatan kadar kolesterol, lemak, obesitas, penyakit jantung, dan peradangan lainnya. Membatasi asupan makanan gorengan dapat mencegah risiko penyakit, termasuk mengelola gejala nyeri dan radang sendi.

10. Makanan Karbohidrat Olahan

Karbohidrat olahan adalah jenis karbohidrat yang sudah diolah serat atau nutrisi lainnya berkurang. Contoh karbohidrat olahan adalah roti putih, nasi putih, tepung putih, sereal, adonan pizza, biji-bijian olahan, popcorn, permen, dll.

Makanan dengan karbohidrat olahan juga meningkatkan respons peradangan dalam tubuh. Sebaiknya, batasi asupan karbohidrat olahan atau imbangi dengan konsumsi makanan seperti salad buah, sayur, dan menu sehat lainnya.

Baca Juga: Radang Sendi: Gejala, Penyebab, Diagnosis, dan Pengobatan

11. Advanced Glycation End Products (AGEs)

Advanced glycation end products (AGEs) atau produk akhir glikasi lanjutan adalah makanan yang melalui proses pengolahan sehingga membentuk suhu tinggi dalam makanan. Misalnya, makanan yang dipanggang, digoreng, dan dipasteurisasi.

Proses pengolahan makanan tersebut dapat membuat reaksi spontan antara gula dengan protein atau lemak, serta mungkin menyebabkan racun. Konsumsi jenis makanan ini dapat meningkatkan risiko radang sendi karena tubuh akan memproduksi hormon sitokin untuk mengaktifkan respon inflamasi tersebut dalam memecah makanan AGEs.

12. Makanan Pemicu Inflamasi

Berikut ini beberapa jenis lemak yang memicu inflamasi berdasarkan Arthritis Foundation:

  • Lemak jenuh, terkandung dalam keju, daging, dan mentega.
  • Lemak trans, terkandung dalam makanan cepat saji, makanan kaleng, olahan kue, dan keripik.

Anda dapat mengonsumsinya namun dalam jumlah yang terbatas. Kandungan lemak tersebut meningkatkan tingkat peradangan tubuh.

13. Makanan Tinggi Asam Lemak Omega 6

Asam lemak omega 6, terkandung dalam minyak jagung, minyak safflower, bunga matahari, dan minyak sayur. Konsumsi asam lemak omega 6 tidak berbahaya dalam jumlah sedang, namun dapat memicu peradangan sendi dalam jumlah tinggi.

14. Daging Merah

Berdasarkan Centers for Disease Control and Prevention (CDC), daging merah mengandung purin tinggi yang menyebabkan kenaikan asam urat dan dikaitkan dengan gejala nyeri atau radang sendi. Selain itu, daging merah mengandung asam lemak omega 6 (asam arakidonat) yang relatif tinggi.

15. Alkohol dan Tembakau

Ada banyak gangguan kesehatan akibat penggunaan alkohol dan tembakau, mulai dari risiko penyakit jantung, paru-paru, kanker, dan radang sendi. Perokok rentan terkena gangguan sendi rheumatoid arthritis akibat kondisi asam urat.

Itulah pembahasan tentang makanan penyebab nyeri sendi. Perubahan pola makan dapat membantu mengelola gejala nyeri sendi seperti membatasi asupan gula, makanan olahan, makanan tinggi purin, dll. Konsultasi lagi dengan dokter untuk mengatasi nyeri sendi dengan obat-obatan.

 

  1. Healthline Editorial Team. 2020. Foods to Avoid with Arthritis. https://www.healthline.com/health/foods-to-avoid-with-arthritis. (Diakses pada 13 Agustus 2020).
  2. Rapoport, Melissa. 2020. 4 Foods to Avoid Right Now if You Have Joint Pain. https://blumhealthmd.com/2020/01/09/4-foods-to-avoid-right-now-if-you-have-joint-pain/. (Diakses pada 13 Agustus 2020).
  3. Richards, Louisa. 2020. 5 foods to avoid for arthritis. https://www.medicalnewstoday.com/articles/foods-to-avoid-with-arthritis. (Diakses pada 13 Agustus 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi