Makanan Penyebab Diabetes Belum Tentu Manis

burger-cepat-saji-doktersehat

DokterSehat.Com– Tahukah Anda jika penderita diabetes di seluruh dunia sudah mencapai 245 juta orang? Angka ini hampir setara dengan jumlah penduduk se-Indonesia! Di Tanah Air sendiri, kasus diabetes juga cenderung terus meningkat. Penyebabnya biasanya adalah gaya hidup, tepatnya pola makan yang tidak sehat.

Biasanya, makanan yang bisa menyebabkan diabetes identik dengan makanan yang manis-manis dan kaya gula seperti donat dan kue manis. Padahal, ada banyak sekali jenis makanan lain yang belum tentu memiliki rasa manis yang ternyata juga bisa menyebabkan datangnya diabetes. Sebagai contoh, makanan cepat saji jika sering dikonsumsi juga bisa menyebabkan datangnya penyakit ini. Fakta ini terungkap dari sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam European Journal of Nutrition.

Makanan cepat saji termasuk dalam makanan yang kaya akan kandungan lemak trans dan lemak jenuh. Beberapa makanan lain yang juga kaya akan kandungan ini seperti daging merah, mentega, produk susu, dan keju jika dikonsumsi dengan berlebihan juga akan menyebabkan kenaikan risiko terkena diabetes tipe 2. Selain itu, daging olahan seperti sosis, burger, serta kornet juga bisa menjadi pemicu masalah kesehatan ini. Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam The American Journal of Clinical Nutrition. Disebutkan bahwa daging olahan bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2 hingga 19 persen.

Makanan yang memiliki kandungan karbohidrat olahan ternyata juga bisa menyebabkan kenaikan risiko diabetres tipe 2. Hal ini disebabkan oleh nutrisi di dalamnya yang cenderung sudah rusak. Beberapa jenis makanan yang memiliki kandungan karbohidrat olahan adalah roti, biskuit, pasta, atau mie instan. Makanan-makanan ini memiliki kandungan karbohidrat olahan yang berupa tepung.

Selain makanan-makanan tersebut, kita juga harus mewaspadai minuman manis atau minuman yang kaya akan kandungan gula. Sebagai contoh, kita harus menghentikan kebiasaan minum teh atau kopi yang diberi tambahan gula, tidak lagi mengonsumsi teh botolan atau minuman kemasan, minuman bersoda, dan minuman berenergi.

Cara lain yang bisa dilakukan demi menurunkan risiko diabetes adalah dengan rajin berolahraga dan tidur dengan cukup setiap malam sehingga bisa membuat berat badan tetap stabil dan keseimbangan hormon tubuh tidak akan terganggu.