Penderita Diabetes, Ini 4 Makanan Pengganti yang Lebih Sehat dari Nasi & Kentang

Makanan-pengganti-nasi-kentang-doktersehat-1

DokterSehat.Com– Anda tentu sering mendengar bahwa kentang merupakan salah satu makanan pengganti nasi yang cukup baik, ya. Hal ini kerap menarik untuk banyak orang, utamanya penderita diabetes.

Kondisi ini juga penting karena dari sisi kesehatan, kandungan indeks glikemik pada bahan makanan pokok menjadi hal vital untuk diperhatikan.

Makanan pokok menjadi bahan makanan yang menyumbang energi terbesar, sehingga sangat wajar jika dikonsumsi dalam porsi yang cukup banyak.

Untuk itu, pemilihan jenis makanan pokok haruslah tepat. Makanan pokok yang dikonsumsi dalam jumlah sedikit namun indeks glikemiknya tinggi bisa saja tetap memengaruhi kadar gula darah dalam tubuh, utamanya untuk penderita diabetes.

doktersehat-kentang-rebusKentang dan nasi merupakan salah satu jenis bahan makanan pokok yang kandungan indeks glikemiknya atau IG cukup tinggi, yaitu diatas 70.

Hal ini membuat pemilihan nasi dan kentang sebagai bahan makanan pokok harus benar-benar dicermati porsinya.

Memilih alternatif makanan pokok yang lebih sehat

Untuk lebih mudahnya, mencari pengganti alternatif makanan pokok lain bisa Anda lakukan.

Alternatif makanan pokok yang sebaiknya dipilih adalah bahan makanan yang memiliki kandungan indeks glikemik rendah. Makanan yang memiliki kandungan IG rendah atau di bawah 70.

Lantas, apa saja bahan makanan sumber karbohidrat yang lebih sehat dari nasi sebagai alternatif makanan pokok? Yuk, sama-sama kita simak penjelasannya di bawah ini!

1. Jagung

Anda penggemar jagung? Jika biasanya Anda hanya mengolah jagung sebagai sayuran atau camilan saja, maka kini sebaiknya Anda mulai melirik manfaat jagung sebagai makanan pokok utama.

doktersehat-jagung

Jagung merupakan salah satu bahan makanan dengan kandungan IG paling rendah, yaitu 48, berdasarkan Harvard Medical School.

Hal ini tentu membuat jagung bisa menjadi pilihan makanan pengganti nasi yang super sehat. Jagung juga memiliki kandungan serat yang baik sehingga mampu meningkatkan rasa kenyang.

2. Ubi jalar

Ubi jalar menjadi makanan pokok yang cukup mudah diperoleh di pasaran ini, ternyata bukan hanya bermanfaat untuk camilan atau jajanan tradisional saja, ya.

doktersehat-ubi-ungu

Kandungan IG pada ubi jalar termasuk cukup rendah yaitu dibawah 70. Selain itu, ubi jalar memiliki kandungan vitamin, antioksidan, dan fitonutrien yang cukup baik, ditunujukkan dengan warna umbi dan kulitnya yang beragam.

Dibandingkan kentang, kandungan serat pada ubi jalar lebih lengkap dan banyak, sehingga mengganti kentang dengan ubi jalar adalah pilihan yang tepat.

3. Oatmeal

Oatmeal tidak hanya baik untuk jantung, namun juga bermanfaat untuk mengontrol kadar gula darah dalam tubuh.

doktersehat-sehat-oatmeal-diet-fruits-buah-apel-berry-sarapan

Hal ini sangat wajar mengingat oatmeal memiliki kandungan indeks glikemik yang rendah, yaitu 55. Anda bisa menyajikan oatmeal lebih lezat dengan menambahkan susu rendah lemak atau potongan buah segar yang tinggi serat, misalnya apel atau anggur.

4. Beras merah

Beras merah yang sudah cukup populer ini memiliki kandungan indeks glikemik yang cukup rendah, yaitu 50. Beras merah bisa jadi pilihan yang tepat jika Anda masih sulit meninggalkan kebiasaan makan nasi putih.

Photo Credit : www.pixabay.com

Beras merah memiliki banyak keunggulan, dari sisi kandungan serat, vitamin, mineral, dan antioksidan yang lebih tinggi dari beras biasa. Hal ini yang membuat beras merah jadi pilihan yang tepat untuk penderita diabetes.

Nah, itu dia empat pilihan makanan sumber karbohidrat yang akndungan IG, serat, dan vitamin mineralnya lebih baik dari beras dan kentang.

Keempatnya bisa Anda pilih secara bergantian setiap harinya sebagai bahan makanan alternatif yang super sehat, bukan?