8 Makanan Pencegah Kehamilan, Benarkah Efektif?

makanan-pencegah-kehamilan-doktersehat

DokterSehat.Com – Kehamilan adalah momen yang membahagiakan dan penting bagi para pasangan. Maka dari itu, kehamilan juga harus dipersiapkan dengan baik. Beberapa kondisi mungkin membuat pasangan harus menunda kehamilan lebih dulu. Selain menggunakan alat kontrasepsi, masyarakat juga percaya kehamilan dapat dicegah dengan makanan pencegah kehamilan.

Makanan Pencegah Kehamilan yang Dipercaya Ampuh

Menyambut kehamilan membutuhkan banyak sekali persiapan, sehingga jika belum siap, maka lebih baik menunda kehamilan lebih dulu. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengonsumsi makanan pencegah kehamilan seperti berikut ini:

1. Jahe

Jahe adalah salah satu tanaman herbal yang dipercaya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Salah satu manfaat jahe adalah dapat melancarkan menstruasi. Hal ini lah yang membuat jahe dipercaya dapat menjadi makanan pencegah kehamilan. Air jahe dengan dengan campuran madu dapat dikonsumsi setiap hari untuk menjaga kesehatan.

2. Pepaya

Makanan pencegah kehamilan yang kedua adalah pepaya. Buah satu ini dipercaya memiliki kandungan enzim bernama papain yang dapat menekan progesteron sehingga dapat menurunkan peluang kehamilan setelah berhubungan intim. Pepaya yang dikonsumsi untuk mencegah kehamilan adalah buah pepaya yang belum masak.

3. Nanas

Nanas adalah salah satu buah atau makanan pencegah kehamilan yang banyak dipercaya oleh masyarakat. Nanas dipercaya sebagai agen pencegahan implatasi, abortifasien, dan bersifat embriotoksik. Sama seperti pepaya, nanas yang dipercaya dapat mencegah kehamilan adalah nanas muda.

4. Aprikot

Buah aprikot kering juga dipercaya sebagai makanan pencegah kehamilan. Aprikot dikonsumsi setelah melakukan hubungan intim untuk mencegah kehamilan. Namun aprikot tidak akan memberikan khasiat jika pembuahan sudah terlanjur terjadi.

5. Kayu manis

Kayu manis juga dapat dijadikan salah satu alernatif pencegah kehamilan. Kayu manis dipercaya dapat merangsang kontraksi rahim dan dapat memperlancar menstruasi, sehingga dipercaya ampuh untuk mencegah kehamilan.

6. Ubi liar

Makanan pencegah kehamilan selanjutnya adalah ubi liar. Tanaman yang satu ini dipercaya sebagai progesteron sintetik seperti yang digunakan dalam pil KB. Progesteron merupakan hormon yang sangat penting dalam masa kehamilan, namun dalam dosis yang tinggi progesteron dapat mencegah ovulasi.

7. Daun neem

Daun neem dipercaya sebagai ramuan antikesuburan. Ekstrak daun neem dipercaya daapt menghambat fungsi reproduksi, terutama pada pria. Daun neem dipercaya dapat mecegah pembentukan sperma sehingga efektif untuk mencegah kehamilan.

8. Daun peterseli

Konsumsi peterseli dalam jumlah banyak dipercaya dapat menebabkan kontraksi uterus. Petersel dianggap sebagai salah satu bahan alami yang untuk mencegah kehamilan. Hal yang penting untuk diketahui adalah bahwa peterseli dapat mencegah kehamilan tanpa menimbulkan efek samping.

Makanan Pencegah Kehamilan, Mitos atau Fakta?

Pada dasarnya, belum terdapat studi ilmiah yang dilakukan untuk membuktikan efektivitas dari makanan pencegah kehamilan ini. Umumnya makanan pencegah kehamilan yang disarankan adalah makanan yang dapat melancarkan menstruasi atau yang dapat memengaruhi jumlah hormon progesteron saja.

Kontraksi rahim maupun perubahan hormon ini tidak dapat menjadi patokan bahwa kehamilan tidak akan terjadi, karena masih banyak faktor lain yang berpengaruh pada proses pembuahan hingga kehamilan. Jadi makanan-makanan ini tidak dapat sepenuhnya mencegah kehamilan, melainkan hanya menurunkan potensi terjadinya kehamilan.

Selain itu, Anda juga sebaiknya dapat membedakan antara makanan pencegah kehamilan dengan makanan yang dapat berbahaya bagi kehamilan. Konsumsi makanan dan minuman yang berbahaya bagi kehamilan seperti alhokol atau minuman bersoda justru dapat berbahaya bagi kesehatan Anda.

Sebaiknya diskusikan dengan dokter jika ingin mengonsumsi makanan, minuman, suplemen, maupun obat untuk mencegah kehamilan, agar lebih terjamin keamanannya.

Tips Mencegah Kehamilan

Selain dengan konsumsi makanan pencegah kehamilan, terdapat juga beberapa langkah lain yang bisa dilakukan untuk mencegah kehamilan. Berikut adalah beberapa tips mencegah kehamilan yang aman untuk dilakukan:

1. Menghindari berhubungan seksual saat masa subur

Tips pertama menghindari kehamilan yang aman adalah dengan menghindari berhubungan seksual saat masa subur. Masa subur wanita dapat diketahui dengan cara menghitung siklus mensturasinya. Anda dapat menggunakan kalkulator masa subur untuk mengetahui masa subur Anda.

Jika wanita memiliki siklus menstruasi selama 28 hari, umumnya masa subur terjadi pada haru ke-10 hingga 17 siklus menstruasi. Namun perlu diketahui bahwa setiap wanita memiliki siklus menstruasi yang berbeda mulai dari 21 hingga 35 hari.

2. Ejakulasi di luar

Cara kedua untuk mencegah kehamilan adalah dengan ejakulasi di luar. Cara ini cukup efektif untuk mencegah kehamilan jika dilakukan di saat yang tepat. Namun jika tidak dilakukan di waktu yang tepat, maka kemungkinan terjadinya kehamilan akan tetap tinggi.

Anda dan pasangan juga sebaiknya memerhatikan posisi seks yang tepat untuk melakukan ejakulasi di luar. Beberapa posisi seks yang menyulitkan penis keluar dari vagina tidak dapat dilakukan jika ingin ejakulasi di luar.

3. Gunakan alat kontrasepsi

Cara paling efektif untuk mencegah kehamilan adalah dengan menggunakan alat kontrasepsi. Alat kontrasepsi seperti kondom tidak hanya dapat mencegah kehamilan, tapi juga dapat membuat seks lebih aman dan mencegah penularan penyakit menular seksual.

Selain menggunakan kondom, masih banyak jenis alat kontrasepsi lainnya yang bisa digunakan. Diskusikan dengan dokter alat kontrasepsi apa yang paling efektif digunakan oleh Anda dan pasangan.

Dalam beberapa kasus, hubungan seksual tetap dapat menyebabkan kehamilan meskipun alat kontrasepsi telah digunakan. Namun tentunya hal ini jarang terjadi dan alat kontrasepsi masih menjadi alat pencegah kehamilan yang efektif.

Menanti kehamilan harus dilakukan dengan persiapan yang matang, begitu juga dengan menunda kehamilan. Jadi, jangan melakukan hubungan seksual tanpa persiapan jika ingin menunda kehamilan. Semoga informasi ini bermanfaat!