Terbit: 5 November 2020
Ditulis oleh: Rhandy Verizarie | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Ada sejumlah makanan penambah daya ingat yang bisa Anda konsumsi setiap hari agar fungsi otak yang satu ini tetap terjaga dengan baik. Apa saja itu? Simak informasinya selengkapnya berikut ini!

13 Makanan Penambah Daya Ingat (Enak & Bergizi)

Pilihan Makanan Penambah Daya Ingat

Sebagai organ vital, otak memiliki banyak fungsi. Salah satu dari fungsi otak tersebut adalah untuk mengingat. Ini termasuk ke dalam fungsi kognitif otak. Nah, beberapa orang—mungkin termasuk Adna salah satunya—memiliki daya ingat yang kurang baik.

Seiring bertambahnya usia, fungsi otak memang akan menurun, termasuk untuk urusan mengingat. Akan tetapi, faktanya ada saja yang sudah mengalami hal ini di usia yang terbilang produktif. Tentu mengganggu, bukan? Oleh karena itu, ada sejumlah cara yang dapat Anda lakukan guna mencegah atau mengatasi kondisi tersebut, salah satunya mengonsumsi makanan penambah daya ingat berikut.

1. Kunyit

Makanan—tepatnya bahan makanan—untuk menambah daya ingat yang pertama adalah kunyit. Rempah yang kerap berfungsi sebagai bumbu dapur ini mengandung senyawa bernama curcumin.

Menurut penelitian, senyawa tersebut bersifat antioksidan dan antiinflamasi yang dapat melindungi sel-sel otak. Alhasil, organ tubuh tersebut mengalami peningkatan fungsi, termasuk daya ingat. Hal ini terutama berlaku bagi penderita penyakit Alzheimer.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement

2. Cokelat Hitam

Cokelat hitam masuk ke dalam daftar makanan yang baik untuk meningkatkan daya ingat otak karena pada makanan tersebut terkandung sejumlah elemen penting seperti flavonoid dan kafein. Menurut penelitian, kedua zat tersebut efektif untuk mengoptimalkan fungsi otak, termasuk fungsi kognitif seperti mengingat ini.

Sementara pada penelitian lainnya yang melibatkan sekitar 900 orang responden, terungkap bahwa mereka yang rutin mengonsumsi cokelat hitam memiliki daya ingat yang lebih baik ketimbang mereka yang tidak.

3. Blueberry

Blueberry juga menjadi makanan yang patut Anda konsumsi jika ingin meningkatkan daya ingat otak. Pasalnya, buah ini mengandung anthocyanin. Menurut sejumlah penelitian, anthocyanin ini memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi.

Sebuah studi mengungkapkan jika konsumsi buah blueberry dapat meningkatkan kemampuan mengingat otak dan mencegahnya dari penurunan daya ingat jangka pendek (short-term memory loss). Akan tetapi, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai hal ini mengingat penelitian yang sudah dilakukan masih menggunakan hewan sebagai objek.

4. Telur

Makanan penambah daya ingat selanjutnya adalah telur. Seperti yang kita ketahui, telur adalah jenis makanan yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, dan meningkatkan memori otak ternyata juga menjadi salah satunya.

Alasan mengapa telur sangat bermanfaat bagi tubuh adalah adanya beragam jenis nutrisi yang terkandung. Pada konteks meningkatkan daya ingat, telur mengandung zat bernama kolin. Menurut sejumlah penelitian, kolin berperan penting dalam produksi asetilkolin, yakni neurotransmitter yang bertugas untuk mengendalikan fungsi memori dan suasana hati (mood).

5. Teh Hijau

Teh hijau adalah minuman yang dapat membantu meningkatkan daya ingat otak jika Anda mengonsumsinya secara rutin. Mengapa bisa demikian?

Jawabannya tidak lain karena pada teh hijau terkandung zat yang bernama kafein. Nah, menurut penelitian, kafein ini sangat baik untuk otak. Beberapa manfaat yang bisa kafein berikan untuk otak Anda adalah sebagai berikut:

  • Meningkatkan daya ingat
  • Mengoptimalkan fokus
  • Meningkatkan kewaspadaan diri

Selain itu, teh hijau juga mengandung komponen lainnya yang bermanfaat bagi otak. Adalah L-theanine yang mana komponen ini kabarnya dapat membantu mengatasi gangguan kecemasan dan  dan membuat Anda jadi lebih rileks.

6. Kopi

Jenis minuman lainnya yang bermanfaat untuk menambah daya ingat otak adalah kopi. Sama seperti teh hijau, alasan mengapa kopi dapat meningkatkan kemampuan mengingat otak Anda adalah adanya kandungan zat kafein.

Tidak hanya itu, minum kopi secara rutin—dan tidak berlebihan—dapat  meminimalisir risiko untuk terkena gangguan fungsi otak pada masa mendatang. Gangguan yang dimaksud adalah penyakit Parkinson dan Alzheimer.

Baca Juga: 11 Makanan untuk Otak yang Patut Dikonsumsi Setiap Hari

7. Ikan

Ikan sudah selayaknya ada di dalam daftar menu sehat Anda sehari-hari apabila ingin memiliki kemampuan mengingat yang baik. Ini karena pada ikan terkandung asam lemak omega-3. Berdasarkan penelitian, asam lemak omega-3 merupakan komponen penting dalam pertumbuhan dan perkembangan otak, termasuk dalam urusan pembentukan sel-sel dari organ tersebut.

Manfaat ikan yang satu ini utamanya bisa Anda dapatkan dari ikan-ikan seperti:

  • Salmon
  • Sarden
  • Tuna
  • Makarel
  • Trout

8. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan menjadi jenis makanan penambah daya ingat lainnya yang sebaiknya tidak Anda lewatkan. Sama seperti ikan, kacang juga mengandung asam lemak omega-3 yang berfungsi untuk menjaga kesehatan otak, termasuk kemampuan mengingat.

Selain itu, kacang berkhasiat untuk meningkatkan fungsi kognitif otak karena padanya juga terkandung vitamin E. Sebuah penelitian yang rilis pada tahun 2014 silam menyebutkan jika vitamin E dapat membantu mengoptimalkan kemampuan kognitif otak, pun mencegah organ ini dari penyakit Alzheimer.

9. Biji Labu

Anda suka menjadikan biji labu sebagai camilan? Jika ya, maka ini merupakan kebiasaan yang baik. Pasalnya, biji labu juga ternyata memiliki peran penting dalam merawat kesehatan otak, termasuk mengoptimalkan kemampuan mengingat organ tersebut.

Mengapa bisa demikian? Jawabannya tidak lain karena pada biji labu terkandung mineral bernama magnesium. Mineral ini menurut studi  terbukti dapat membantu memaksimalkan fungsi kognitif otak yang di dalamnya termasuk fungsi mengingat.

Tidak hanya itu, pada biji labu juga terkandung jenis mineral lainnya seperti zinc yang kabarnya dapat meminimalisir risiko penyakit Parkinson, Alzheimer, dan depresi. Sementara itu, kandungan zat besinya menjaga agar aliran darah menuju otak tetap terjaga sehingga otak dapat berfungsi dengan baik.

10. Brokoli

Brokoli adalah jenis sayuran yang punya segudang manfaat bagi tubuh. Ya, salah satu dari manfaat brokoli tersebut adalah untuk memaksimalkan kemampuan memori otak.

Ini karena pada brokoli terdapat kandungan vitamin K. Berdasarkan sejumlah studi, vitamin K dapat menghasilkan daya ingat yang lebih baik apabila asupannya ke dalam tubuh mencukupi.

11. Alpukat

Menurunnya daya ingat bisa karena sejumlah faktor, salah satunya tekanan darah tinggi alias hipertensi. Oleh karena itu, salah satu cara agar fungsi kognitif otak yang satu ini kembali membaik adalah dengan menurunkan tekanan darah tinggi tersebut.

Bagaimana caranya? Mengonsumsi buah alpukat bisa jadi solusinya. Buah ini mengandung asam lemak tidak jenuh yang berdasarkan penelitian terbukti dapat membantu menurunkan tekanan darah.

12. Kedelai

Jangan lupakan juga kacang kedelai—maupun produk olahannya seperti tempe dan susu kedelai—jika ingin daya ingat Anda bertambah. Kacang kedelai mengandung zat antioksidan bernama polifenol.

Sejumlah penelitian mengungkapkan jika polifenol dapat meminimalisir risiko demensia atau ‘pikun’ pada orang yang sudah berusia lanjut.

13. Sayuran Berdaun Hijau

Sayuran berdaun hijau menjadi makanan penambah daya ingat yang efektivitasnya juga tidak perlu Anda ragukan. Alasannya karena jenis makanan ini mengandung glukosinolat, vitamin, mineral, dan zat antioksidan lainnya yang bagus untuk menutrisi otak sehingga organ tersebut dapat menjalankan fungsinya secara maksimal.

Sayuran berdaun hijau yang dimaksud adalah:

  • Bayam
  • Kale

 

  1. Burgess, L. 2020. 12 Foods to boost brain function. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324044#kale (accessed on 5 November 2020)
  2. Jennings, K. 2017. 11 Best Foods to Boost Your Brain and Memory. https://www.healthline.com/nutrition/11-brain-foods (accessed on 5 November 2020)
  3. Lewin, J. 10 foods to boost your brainpower. https://www.bbcgoodfood.com/howto/guide/10-foods-boost-your-brainpower (accessed on 5 November 2020)


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi