Terbit: 27 April 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Ada cukup banyak jenis lemak yang bisa ditemukan di dalam tubuh. Salah satunya adalah trigliserida. Sebagaimana kolesterol, trigliserida juga bisa ditemukan di dalam aliran darah kita. Jika jumlahnya berlebihan, maka hal ini bisa menyebabkan datangnya gangguan kesehatan pada jantung dan pembuluh darah.

7 Makanan Ini Bisa Menurunkan Kadar Trigliserida

Beberapa jenis makanan yang bisa membantu menurunkan kadar trigliserida

Memang, trigliserida bisa membantu tubuh mendapatkan pasokan energi yang cukup, namun iika jumlahnya berlebihan, bisa menyebabkan kerusakan pada organ kardiovaskular dan sistem meabolisme tubuh. Karena alasan inilah kita sebaiknya mulai rutin mengonsumsi makanan yang bisa membantu menurunkan kadar trigliserida tubuh.

Berikut adalah beberapa jenis makanan yang bisa membantu menurunkan kadar trigliserida.

  1. Oatmeal

Oatmeal sudah dikenal luas sebagai makanan yang baik bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah. Rutin mengonsumsinya disebut-sebut bisa menurunkan kadar kolesterol dengan efektif. Selain itu, oatmeal ternyata juga bisa menurunkan trigliserida, lho. Hal ini berarti, rutin mengonsumsi oatmeal memang bisa membantu mencegah datangnya penyakit jantung dengan efektif.

Oatmeal mengandung serat larut yang sebenarnya sulit untuk dicerna oleh perut, namun keberadaan serat larut ini justru mampu menangkap kolesterol dan trigliserida dan kemudian meluruhkannya lewat buang air besar. Selain itu, mengonsumsi oatmeal yang tinggi kandungan serat akan membuat perut kenyang lebih lama. Hal ini bisa membantu perut kenyang dan membuat kita tidak mudah tertarik untuk ngemil.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku PTH - Advertisement

  1. Ikan

Daging ikan, khususnya ikan laut biasanya tinggi kandungan asam lemak omega 3. Kandungan inilah yang bisa menurunkan trigliserida dan kolesterol tubuh dengan efektif. Beberapa jenis ikan laut yang direkomendasikan untuk sering dikonsumsi demi mendapatkan manfaat kesehatan ini adalah ikan kembung, ikan salmon, dan ikan tuna.

  1. Seledri

Kita tentu sering melihat tips kesehatan yang menyebut jus seledri baik bagi kesehatan, bukan? Dalam realitanya, seledri memang bisa memberikan banyak manfaat. Hal ini disebabkan oleh tingginya kandungan antioksidan di dalamnya. Kandungan inilah yang bisa mencegah oksidasi dari kolesterol jahat.

Selain rutin minum jus seledri, kita juga bisa mengonsumsi seledri sebagai lauk saat makan demi mendapatkan manfaat kesehatan ini.

  1. Buah alpukat

Sudah menjadi rahasia umum jika alpukat termasuk dalam buah yang paling baik bagi kesehatan tubuh. Hal ini disebabkan oleh tingginya kandungan lemak baik di dalam buah yang mengenyangkan ini. Selain itu, di dalam alpukat juga tinggi kandungan vitamin E yang bisa mendukung kesehatan kulit dan organ kardiovaskular.

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk mengonsumsi alpukat tanpa diberi tambahan gula atau susu, khususnya susu kental manis. Adanya tambahan ini justru akan membuat alpukat menjadi tidak sehat.

  1. Bawang putih

Tak hanya akan membuat rasa dan aroma masakan menjadi lebih nikmat, bawang putih ternyata juga bisa memberikan manfaat kesehatan bagi organ kardiovaskular kita, lho. Berdasarkan sebuah penelitian, disebutkan bahwa bawang putih kaya akan kandungan senyawa allicin yang bisa membantu menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol tubuh hingga 12 persen lebih rendah.

  1. Minyak zaitun

Minyak zaitun tinggi kandungan antioksidan yang bisa membantu menurunkan kadar trigliserida atau kolesterol dengan efektif. Pakar kesehatan biasanya lebih menyarankan kita untuk memilih minyak zaitun berjenis extra-virgin yang nutrisinya paling tinggi dan terbaik bagi kesehatan tubuh.

  1. Kuaci dari biji bunga matahari

Kuaci yang terbuat dari biji bunga matahari ternyata juga tinggi manfaat kesehatan, lho. Tak hanya nikmat untuk dikonsumsi sebagai camilan, kuaci ternyata juga tinggi kandungan sterol yang bisa membantu menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol jahat di dalam tubuh.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi