7 Makanan yang Meningkatkan Kolesterol Baik (HDL) di Dalam Tubuh

mengatasi-kolesterol-tinggi-doktersehat

DokterSehat.Com – Sebagian besar orang akan menganggap kolesterol sebagai sesuatu yang buruk. Kita mengenal ada kolesterol baik atau HDL. Sebaliknya kolesterol buruk atau LDL yang sering menyebabkan plak di pembuluh darah. Terakhir masih ada trigliserida.

Jumlah dari tiga komponen di atas menentukan total kolesterol di dalam tubuh. Semakin banyak LDL, tubuh akan mengalami adalah. Oleh karena itu kita disarankan mengonsumsi makanan yang meningkatkan kadar HDL tinggi.

Makanan yang meningkatkan kolesterol baik (HDL)

Makanan yang mengandung kolesterol tinggi ada banyak. Namun, meningkatkan HDL hanya sedikit. Berikut beberapa rekomendasi yang bisa Anda konsumsi.

  1. Kacang polong dan sejenisnya

Kacang polong dan sejenisnya seperti kacang hijau dan merah memiliki banyak serat larut. Nah, serat larut ini dikenal sebagai musuh bebuyutan dadu LDL. Serat akan ikut mengikat LDL sehingga jumlahnya di dalam darah tidak terlalu banyak.

Anda bisa mengonsumsi kacang polong ini menjadi makanan dengan mencampurnya dengan salad. Selain itu, puree dari kacang juga bisa dikonsumsi dengan sayuran. Beberapa orang ada yang membuat kacang ini menjadi kudapan manis.

  1. Minyak zaitun

Minyak zaitun juga menjadi salah satu sumber dari penurun LDL dan meningkatkan HDL di dalam darah. Minyak ini juga mengandung lemak yang sangat sehat untuk jantung dan bisa membantu seseorang yang berjuang menurunkan berat badan.

Anda bisa mengonsumsi minyak zaitun secara langsung dengan membuatnya menjadi dressing salad buah atau sayur. Selanjutnya penggunaan minyak zaitun untuk komponen masakan juga diperbolehkan.

Oh ya, meski minyak zaitun dikenal sangat sehat, ada baiknya untuk tidak mengonsumsinya dalam jumlah banyak. Bagaimanapun minyak zaitun tetap lemak yang memiliki kalori tinggi.

  1. Biji-bijian utuh

Biji-bijian utuh seperti beras merah atau cokelat mengandung banyak serat yang baik untuk menurunkan kadar LDL dan meningkatkan kadar HDL di dalam tubuh menjadi lebih tinggi.

Selain beras, sereal dan oatmeal juga sangat disarankan untuk konsumsi harian. Anda bisa mencampurnya dengan susu atau langsung dengan air panas lalu dimakan dengan lauk sayuran.

Biji-bijian utuh yang disebut di atas mengandung serat terlarut yang banyak. Serat ini akan mengikat kolesterol LDL dengan cepat dan menghindari terbentuknya plak.

  1. Biji rami

Biji rami atau flaxseed banyak sekali mengandung omega-3 dan serat. Mengonsumsi biji ini bisa menurunkan LDL dan trigliserida dengan cepat dan membuat tubuh menjadi lebih sehat.

Biji rami bisa dikonsumsi kalau sudah disangrai. Jangan mengonsumsi dalam kondisi mentah. Setelah disangrai pun harus dihancurkan akan tumbuh bisa dengan mudah mengolahnya.

  1. Kacang-kacangan

Beberapa jenis kacang seperti almond dan pistachio mengandung cukup banyak serat yang baik untuk pencernaan. Selain itu ada juga sterol yang berguna menyerap kolesterol buruk berlebihan di dalam tubuh.

Meski kacang-kacang bisa dikonsumsi, ada baiknya untuk membatasi jumlah konsumsinya. Kalau sampai berlebihan kalorinya akan sangat tinggi. Batasi sekitar satu genggaman tangan saja setiap hari atau konsumsi dua hari sekali.

  1. Ikan berlemak

Ikan berlemak seperti salmon atau tuna sangat baik untuk kesehatan tubuh. Kandungan lemak baik seperti omega-3 diketahui bisa menurunkan LDL dengan cepat kalau dikonsumsi secara rutin.

Ikan berlemak boleh dikonsumsi sebanyak dua porsi setiap minggunya. Jangan mengonsumsi ikan terlalu banyak karena ada kemungkinan kelebihan omega-3 dan mendapat cemaran logam kalau ikan yang dikonsumsi hasil tangkapan liar.

  1. Buah dengan serat tinggi

Buah dengan kandungan serat terlarut tinggi seperti apel dan pir sangat baik untuk menurunkan LDL. Dengan pengonsumsian rutin, tubuh akan memiliki banyak HDL sehingga kemungkinan terkena stroke atau gangguan nyeri di persendian tidak akan terjadi.

Buah apel atau pir bisa dikonsumsi langsung setelah dikupas hingga bersih. Kalau Anda ingin mencampurnya dengan buah lain cukup disarankan. Oh ya, selalu ingat kalau ingin membuat jus atau smoothies, jangan gunakan gula terlalu banyak.

Efek kolesterol tinggi pada tubuh

Kolesterol tinggi yang akan kita bahas pada bagian ini adalah LDL dan trigliserida yang tinggi. Kalau dua hal itu mengalami gangguan, beberapa hal di bawah ini bisa terjadi.

  • Kalau kadar kolesterol buruk di dalam tubuh tinggi, peluang terjadi stroke akan besar. Hal ini terjadi karena kolesterol memblokade arteri di dalam otak.
  • Serangan jantung. Kalau di sekitar jantung mengalami plak atau pengendapan kolesterol, darah akan susah keluar dan masuk. Dampaknya otot mengalami gangguan saat bergerak dengan bebas.
  • Penurunan daya ingat. Kondisi seperti pikun, gampang lupa, dan tidak bisa melakukan konsentrasi dengan baik akan terjadi.
  • Nyeri dada. Akibat pemblokiran pembuluh darah, jantung tidak akan mendapatkan cukup oksigen. Kondisi ini menyebabkan angina atau nyeri di dada.
  • Nyeri di rahang. Kondisi ini muncul akibat arteri terkena banyak LDL. Nyeri di rahang biasanya juga tanda dari serangan jantung.
  • Membatasi peredaran darah. Darah yang memiliki banyak nutrisi akan dibatasi. Akibatnya beberapa organ di dalam tubuh tidak bisa berjalan dengan sempurna.
  • Nyeri di perut. Banyaknya kolesterol di dalam tubuh menyebar gallstone. Kondisi ditandai dengan nyeri perut yang cukup intens.
  • Nyeri yang cukup intens di kaki dan juga beberapa persendian. Nyeri yang muncul membuat seseorang sudah tidur dengan nyenyak dan beristirahat.

Berikut beberapa rekomendasi makanan yang bisa meningkatkan HDL. Nah, dari beberapa jenis makanan di atas, mana saja yang sering Anda konsumsi? Semoga informasi di atas bisa Anda gunakan sebagai rujukan.