Ini Penyebab Makanan Cepat Saji Bikin Ketagihan

burger-cepat-saji-doktersehat

DokterSehat.Com– Makanan cepat saji memang memiliki rasa yang sangat nikmat. Hanya saja, sudah menjadi rahasia umum jika makanan ini sangat tidak sehat. Sayangnya, kenikmatan dari makanan cepat saji ini membuat kita ketagihan dan seperti ingin terus mengonsumsinya meskipun tahu jika terlalu sering memakannya bisa menyebabkan masalah kesehatan.

Makanan cepat saji memang bisa membuat kita kenyang, namun kita akan cepat merasa lapar kembali setelah mengonsumsinya. Hal ini disebabkan oleh rendahnya nutrisi sehat dan tingginya kalori di dalamnya. Keberadaan kalori memang bisa meningkatkan kadar gula darah yang bisa menjadi sumber energi, namun jika sampai yang masuk ke dalam tubuh berlebihan, maka kenaikan kadar gula darah dengan sangat cepat ini akan berimbas pada penurunan gula darah dengan sangat cepat juga. Hal inilah yang kemudian membuat kita mudah lapar dan ingin mengonsumsi makanan cepat saji lagi.

Makanan cepat saji juga dikenal luas sebagai makanan yang memiliki rasa yang gurih. Sensasi gurih ini disebabkan oleh tingginya kadar garam dan lemak di dalamnya. Masalahnya adalah semakin gurih makanan, semakin mudah kita ketagihan untuk mengonsumsinya terus-menerus. Keberadaan garam dan lemak juga akan membuat hormon dopamin dilepaskan otak dalam jumlah banyak dan membuat sensasi puas atau bahagia. Otak merasa efek bahagia ini sebagai sesuatu yang menyenangkan sehingga terus menagih kita untuk mendapatkan sumbernya, yakni makanan cepat saji.

Jika kita mengonsumsi garam dan lemak dari makanan cepat saji dengan berlebihan, dikhawatirkan hal ini akan merusak pembuluh darah dan meningkatkan berat badan dengan drastis. Garam misalnya, telah dikenal sebagai salah satu penyebab hipertensi atau tekanan darah tinggi. Sementara itu, lemak juga bisa memicu penumpukan plak kolesterol di dalam pembuluh darah. Kedua masalah kesehatan ini adalah penyebab utama serangan jantung dan stroke yang mematikan.

Kandungan lain di dalam makanan cepat saji yang bisa memicu ketagihan dan sangat berbahaya adalah gula fruktosa. Mengonsumsinya dalam jumlah yang berlebihan bisa memicu kenaikan berat badan atau risiko diabetes.