Terbit: 3 Juni 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Siapa sih yang tidak tertarik untuk melakukan detoks alami pada tubuh? Ya, istilah detoks selalu menarik dan kian banyak digunakan untuk klaim kecantikan, diet dan kesehatan.

Mudah Diperoleh! Ini 4 Makanan yang Bantu Detoks Alami Tubuh

Detoks alami dalam tubuh

Detoks menjadi populer karena dinilai mampu membersihkan tubuh dengan mengeluarkan berbagai zat toksik dan racun dalam tubuh.

Hal ini dinilai bisa dilakukan dengan berbagai cara seperti melakukan perawatan atau melakukan diet detoks yang melakukan pemilihan bahan makanan dengan cukup ketat.

Akan tetapi sebenarnya detoks adalah suatu proses yang secara alami telah ada dalam tubuh. Tubuh telah melakukan detoksnya sendiri melalui pengeluaran zat sisa dari organ hati, melalui kulit dan keringat serta urin dan feses.

Untuk itu, salah satu cara yang tepat dalam melakukan detoks tubuh adalah dengan memilih bahan makanan yang mampu membantu tubuh dalam melakukan detoks alaminya.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Cetaphil Promo - Advertisement

Pilihan makanan untuk dukung detoks alami dalam tubuh

Pemilihan makanan yang tepat akan membantu proses detoks alami tubuh, mengapa?

Makanan menjadi salah satu sumber bahan baku untuk organ dan sistem tubuh dalam menjalankan fungsinya. Pemilihan bahan makan yang tepat berarti memilih bahan makanan yang mengandung zat dan gizi tertentu yang telah terbukti mampu mendukung kerja organ dalam detoks alami tubuh.

Untuk itu, yuk simak apa saja sih bahan makanan yang baiknya kita pilih untuk membantu detoks alami tubuh di bawah ini!

1. Nanas

Buah berwarna kuning yang super segar ini ternyata memiliki banyak kandungan gizi yang terbukti mampu mendukung fungsi detoks tubuh lebih maksimal, lho.

doktersehat-nanas-diabetes-batuk-tuberkulosis

Nanas kaya akan vitamin C dan memiliki zat enzim bromealin yang dinilai sangat baik untuk pencernaan.

Hal ini yang membuat fungsi detoks alami pada sistem pencernaan tubuh akan semakin baik karena membuat tubuh menjadi lebih mudah membuang sisa pencernaan yang membuat pencernaan menjadi lebih bersih.

2. Buah bit

Anda gemar mengonsumsi buah bit? Buah yang identik dengan warna merah keunguan dan memiliki berbagai khasiat ini ternyata juga mampu mendukung fungsi detoks alami tubuh.

bit-doktersehat

Hal ini disebabkan buah bit kaya akan kandungan vitamin E dan beta karoten yang mampu memberikan asupan antioksidan yang mampu meregenerasi sel tubuh. Selain itu, buah bit terbukti memiliki kandungan asam nitrat yang bisa melancarkan aliran darah dalam tubuh.

Jika kedua manfaat ini dikombinasikan maka konsumsi buah bit mampu memberikan suplai darah baru yang disebut membuat darah dalam tubuh menjadi lebih bersih.

3. Teh hijau

Siapa sih yang tidak suka teh hijau? Minuman teh hijau kini sudah sangat mudah diperoleh ya. Teh hijau juga sudah cukup banyak dikenal sebagai minuman yang sangat tinggi kandungan antioksidan.

doktersehat-teh-hijau-baik-kesehatan-green-tea

Hal inilah yang membuat teh hijau ampuh untuk membantu tubuh dalam membuang berbagai zat sisa.

Selain itu, teh hijau memiliki efek diuretik yang mampu mempercepat pembuangan zat sisa dalam tubuh tersebut melalui urin, sehingga konsumsi teh hijau akan membuat fungsi detoks tubuh Anda semakin super, bukan?

4. Sayuran berwarna hijau

Tahukah Anda bahwa kombinasi berbagai jenis rasa sayur dari sayuran berwarna hijau sangat efektif memberikan efek detoks dalam tubuh?

doktersehat-sayuran-hijau

Ya, kombinasi rasa manis, pahit, atau asam pada sayuran berwarna hijau, misalnya bayam, brokoli, selada, pare bisa memberikan keseimbangan asupan zat antioksidan yang sangat membantu proses detoks dalam tubuh.

Selain itu, kandungan serat yang tinggi pada sayuran akan membantu proses detoks alami pencernaan, yang dinilai lebih baik dari serat pada buah karena serat dari sayuran cenderung lebih rendah gula.

Nah, empat bahan makanan di atas tentu cukup mudah Anda peroleh dan kini Anda bisa mengonsumsi makanan yang ampuh membantu proses detoks alami tubuh, bukan?


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi