Terbit: 16 Agustus 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Pengobatan ambeien biasanya dilakukan dengan tindakan medis, baik berupa pemberian obat via oral, pemberian obat medis via dubur, hingga tindakan operasi.

Mudah Diperoleh, Ini 4 Makanan Alami yang Jitu Atasi Ambeien

Untuk mendukung kesembuhan yang optimal, pemilihan beberapa bahan makanan yang tepat juga bisa membantu mempercepat proses penyembuhan ambeien.

Studi dan penelitian menunjukkan bahwa beberapa jenis makanan alami memiliki kandungan zat yang mampu mengurangi reaksi hingga mengobati ambeien dengan baik.

Beberapa bahan makanan alami tersebut diantaranya:

1. Bawang putih

doktersehat-bawang-putih-untuk-pertumbuhan-rambut

Photo Credit: Pexels.com/Isabella Mendes

Bawang putih merupakan bahan makanan alami yang memilih zat antibakteri cukup tinggi.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

Beberapa zat kimia khas yang ada pada bawang putih, yaitu asam amino, mineral dan enzim jenis allinase, peroksidase dan myrosinase, juga disebut ampuh mengurangi reaaksi hingga mengobati ambeien.

Cara menggunakan bawang putih untuk atasi ambeien:
Untuk memanfaatkan bawang putih dalam menyembuhkan ambeien, tingkatkan konsumsi bawang putih mentah.

Anda bisa mengonsumsinya secara langsung dalam bentuk mentah atau mencampurkannya dalam minuman. Selain itu, mengoleskan bawang putih halus disekitar area ambeien juga bisa dilakukan.

2. Lidah buaya

nutrisi-pada-lidah-buaya-doktersehat-1

Photo Credit: Flickr.com/Sudheesh S

Tanaman yang sudah cukup umum dikonsumsi ini memang sudah terkeal memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan.

Kandungan cairan alami, vitamin, mineral, dan serat yang tinggi pada lidah buaya bisa memberikan manfaat yang super untuk menangani ambeien.

Kombinasi kandungan zat yang ada di lidah buaya memiliki sifat antinflamasi yang mampu mengurangi reaksi ambeien. Hal ini disebabkan konsumsi lidah buaya mampu melemaskan pembuluh darah di sekitar usus besar bahkan bisa mengurangi ukuran ambeien.

Kandungan serat dan cairan yang tinggi pada lidah buaya juga mampu melacarakan pencernaan dengan melunakkan feses.

Cara menggunakan:
Anda bisa mengutamakan konsumsi olahan lidah buaya alami sebagai bahan baku makanan saat sedang mengalami ambeien.

3. Cuka apel

doktersehat-cuka-apel-1024Cuka apel cukup umum dipilih sebagai bahan makanan yang mampu mengobati tubuh. Hal ini tentu saja disebabkan kandungan zat dan antioksidan yang tinggi pada cuka apel.

Cara menggunakan :
Untuk ambeien, Anda bisa mengoleskan cuka apel pada area ambeien atau mengonsumsi cuka apel dengan menambahkan sedikit cuka apel pada minuman yang Anda konsumsi.

4. Ek putih

Meskipun belum banyak dikenal, namun kulit pohon ek putih bisa cukup mudah diperoleh di beberapa toko obat.

Kulit pohohn ek putih ini cukup terkenal manfaatnya dalam mengobati ambeien. Hal ini disebabkan kandungan zat yang ada pada ek putih memiliki sifat antiseptik yang cukup tinggi.

Selain itu, ek putih memiliki kandungan kalsium dan tannin yang kuat, sehingga mampu mendukung pengobatan ambeien dengan baik, yaitu dengan mengurangi terjadinya peradangan hingga rasa gatal pada area sekitar ambeien.

Cara menggunakan:
Untuk ek putih, Anda bisa merebusnya dalam air. Air rebusannya kemudian digunakan sebagai cairan untuk mencuci area sekitar ambeien atau menjadi bahan campuran dalam minuman.

Nah, itu dia 4 jenis bahan makanan alami yang bisa digunakan untuk membantu pengobatan ambeien.

Perlu diperhatikan, bahwa salah satu zat gizi yang juga berpengaruh dalam penyembuhan ambeien adalah serat. Cukupi kebutuhan serat harian akan membantu penyembuhan ambeien karena mampu melunakkan feses sehingga kerja pencernaan dan usus tidak berat.
Jangan lupa tetap penuhi kebutuhan cairan yang juga sangat membantu pencernaan dalam tubuh lebih optimal.

Kini dengan mengetahui pilihan bahan makanan alami yang mampu mendukung penyembuhan ambeien maka pengobatan ambeien akan semakin maksimal, tidak hanya dari pengobatan medis namun juga makanan-makanan harian, bukan?


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi