Sering Makan Telur Bisa Picu Bisulan?

Metode-sehat-masak-telur-doktersehat-1
Photo Credit: Flickr.com/Trevor King

DokterSehat.Com– Telur termasuk dalam lauk yang tinggi nutrisi dan memiliki rasa yang enak. Pakar kesehatan pun menyarankan kita untuk sering mengonsumsinya demi memenuhi kebutuhan gizi harian. Hanya saja, banyak orang yang masih takut untuk mengonsumsinya setiap hari karena berpikir jika hal ini akan menyebabkan bisulan. Sebenarnya, apakah memang kebiasaan makan telur bisa menyebabkan dampak kesehatan ini?

Kandungan di dalam telur

Pakar kesehatan menyebut telur sebagai bahan makanan yang tinggi nutrisi. Sebagai contoh, jika kita mengonsumsi 100 gram telur ayam kita bisa mendapatkan 165 kalori, 12 gram protein, 2,7 mg zat besi, 11 gram lemak, vitamin B, dan berbagai nutrisi lainnya. Telur bahkan dianggap sangat cocok sebagai sumber nutrisi yang mendukung perkembangan anak-anak sehingga sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi.

Kaitan antara telur dengan risiko terkena bisulan

Pakar kesehatan menyebut telur sebagai salah satu makanan yang paling sering menyebabkan datangnya alergi. Makanan-makanan lain yang bisa menyebabkan masalah yang sama adalah susu sapi, susu kambing, makanan laut, kedelai, kacang-kacangan, gandum, dan kedelai. Gejala dari alergi yang bisa disebabkan oleh makanan-makanan ini bisa berupa pembengkakan atau gatal-gatal pada kulit atau bibir, mual-mual dan muntah, gangguan pernapasan, hingga diare.

Jika kita termasuk dalam orang yang rentan terkena alergi jika makan telur dan kemudian mengalami masalah kulit, bisa jadi masalah kulit ini akan terpapar infeksi bakteri. Hal inilah yang bisa menyebabkan bisulan.

Bagi mereka yang tidak mengalami alergi terhadap telur, mengonsumsinya bisa memberikan manfaat kesehatan, namun jika dikonsumsi dengan porsi yang terlalu banyak, bisa jadi akan menyebabkan konsumsi protein dan lemak menjadi berlebihan. Hanya saja, hal ini juga belum tentu akan menyebabkan datangnya bisulan.

Penelitian membuktikan mitos ini tidak benar

Sebuah penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam jurnal berjudul Journal of Agricultural and Food Chemistry menghasilkan fakta bahwa gejala alergi telur pada kulit biasanya hanya akan menyebabkan ruam-ruam kemerahan, bukannya bisul. Bisul sendiri baru akan terjadi jika kulit mengalami peradangan. Biasanya, kondisi ini terjadi di folikel rambut dan bisa menyebabkan munculnya nanah akibat dari sistem kekebalan tubuh yang berusaha untuk melawan infeksi bakteri pemicu bisul.

Para peneliti juga menyebut orang-orang yang berisiko besar terkena bisulan berupa orang yang mengalami masalah kulit layaknya eksim atau jerawat, melakukan kontak langsung dengan bakteri staphylococcus aureus pemicu bisulan, orang-orang dengan gangguan sistem kekebalan tubuh, dan mereka yang menderita diabetes.

Makanan yang justru bisa menyebabkan bisulan

Meskipun konsumsi telur memang sebaiknya tidak dilakukan dengan berlebihan, pakar kesehatan menyarankan kita untuk lebih mewaspadai makanan yang justru bisa menyebabkan datangnya jerawat batu yang mirip dengan bisul.

Berikut adalah makanan-makanan tersebut.

  1. Makanan berlemak

Pakar kesehatan menyebut makanan tinggi lemak seperti makanan cepat saji berpotensi menyebabkan datangnya masalah kulit seperti jerawat batu yang mirip dengan bisulan. Hal ini disebabkan oleh kemampuan makanan tinggi lemak yang bisa menyebabkan gangguan hormon yang akhirnya menyebabkan efek buruk bagi kesehatan kulit.

  1. Makanan tinggi gula

Makanan atau minuman yang tinggi gula memang bisa memberikan rasa yang enak. Sayangnya, kandungan gula yang tinggi ini bisa menyebabkan datangnya berbagai masalah kesehatan seperti kenaikan berat badan, peningkatan risiko diabetes, hingga datangnya jerawat batu. Hal ini disebabkan oleh peningkatan kadar gula darah yang ternyata juga merangsang produksi minyak berlebih pada kulit yang akhirnya mampu memicu datangnya masalah kulit.