Terbit: 17 Agustus 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter


DokterSehat.Com– Coba perhatikan, apakah porsi sayur atau buah yang Anda konsumsi di saat makan siang sudah mampu memenuhi kebutuhan gizi harian?

Makanan-alami-detoks-doktersehat-1

Salah satu prinsip dasar pola makan sehat yang banyak dianjurkan di pedoman gizi maupun asosiasi kesehatan dunia, adalah banyak makan sayur dan buah.

Mengapa konsumsi sayur dan buah menjadi penting diperhatikan pada setiap waktu makan?

Konsumsi sayur dan buah harian kurang terpenuhi
Memenuhi kebutuhan konsumsi buah dan sayur harian, merupakan suatu tantangan. Kondisi ini mengingat fakta bahwa asupan konsumsi buah dan sayur harian orang dewasa di dunia, termasuk Indonesia, sangat rendah.

Bahaya untuk tubuh jika kekurangan asupan buah dan sayur
Kondisi ini kemudian meningkatkan risiko tubuh kekurangan serat, yang kerap menyebabkan berbagai gangguan pada pencernaan maupun pada kondisi kesehatan tubuh secara umum.

Anjuran makan buah dan sayur di setiap kali waktu makan
Untuk itu, berbagai anjuran agar kita lebih banyak makan buah dan sayur, seperti:

  • Mengutamakan konsumsi makanan dari tanaman, atau plant based food, atau
  • Mengonsumsi sayur dan buah paling tidak 5 kali dalam porsi yang cukup setiap hari.

Nah, untuk memenuhi dua hal di atas, mengonsumsi sayur dan buah sebaiknya selalu dilakukan saat di setiap waktu makan.

Sayangnya, saat makan siang, waktu makan yang terbatas, dan kecenderungan memilih makanan yang praktis, membuat kita jadi kurang mengonsumsi buah dan sayur.

Padahal, hanya dengan membiasakan beberapa hal yang sederhana, kita bisa lho mengonsumsi cukup buah dan sayur saat makan siang.

Tips agar terbiasa makan sayur dan buah saat makan siang

Berikut 4 tips super mudah agar tubuh bisa banyak mengonsumsi sayur dan buah saat makan siang:

1. Memilih menu yang menyajikan banyak sayuran atau plant based food

Salah satu cara paling mudah agar kita tidak perlu repot memikirkan apakah menu makan siang kita kurang serat atau tidak, adalah memilih menu yang terbuat dari banyak makanan dari tanaman.

Sebut saja salad sayur dengan daging dan kentang, gado-gado, mi dari sayuran, atau sajian yang banyak menggunakan sayur sebagai bahan baku utama menu makanannya.

Hal ini cukup efektif untuk membentuk kebiasaan makan siang yang cukup akan asupan sayur dan serat.

2. Pastikan porsi sayuran dalam satu saji makan siang sesuai kebutuhan

doktesehat makanan dibatasi saat lebaran

photo credit: Pexels

Jika menu makan siang Anda tidak terdiri dari banyak sayuran, maka Anda harus memastikan bahwa porsi sayur yang Anda konsumsi cukup. Hal ini bisa dilakukan dengan:

  • Mengambil sayuran terlebih dahulu agar porsi sayuran bisa lebih banyak karena nafsu makan sedang tinggi.
  • Pastikan paling tidak Anda mengonsumsi ½-1 porsi sayur setiap makan siang, yaitu setara dengan 5-8 sendok besar sayur berdaun.

3. Pilih jenis minuman dari buah atau sayuran

Tips lainnya agar asupan buah dan sayur Anda meningkat saat makan siang, adalah memilih minuman yang terbuat dari sayur dan buah.

Anda bisa memvariasikan jenis minuman makan siang Anda, mulai dari jus buah, smoothies sayur atau sari buah alami.

4. Pilih sajian dari buah sebagai makanan penutup

Photo Credit: pexels.com

Mengonsumsi makanan penutup yang manis dan menyegarkan saat makan siang, tentu membuat tubuh menjadi semakin bersemangat untuk melanjutkan kerja, ya.

Agar asupan buah dan sayur harian Anda tetap meningkat, pilih makanan penutup yang manis, segar dan sehat, misalnya:

  • Puding dari potongan buah
  • Es krim buah, atau
  • Buah potong dingin


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi