Benarkah Makan Seusai Tarawih Bisa Bikin Gemuk?

doktersehat-makan-setelah-tarawih
photo credit : pexels.com

DokterSehat.Com– Saat berbuka, sebagian orang lebih memilih tidak langsung makan dengan porsi banyak, tapi makan sewajarnya. Hal tersebut dilakukan agar perut tidak kaget dan juga tentunya agar tubuh tidak menjadi malas untuk melakukan ibadah salat tarawih.

Nah, mereka yang demikian biasanya akan melakukan makan besar pada malam hari seusai tarawih. Namun, banyak yang beranggapan bahwa makan setelah tarawih bisa membuat tubuh menjadi gemuk. Apakah benar demikian? Pasalnya, anggapan tersebut membuat sebagian besar orang takut makan setelah tarawih, khususnya bagi wanita. Dengan begitu, banyak orang yang lebih memilih makan banyak pada saat berbuka.

Perlu diketahui sebelumnya, makan memang ada hubungannya dengan berat badan, tapi tergantung dari jumlah dan porsinya. Jadi, jika Anda mengonsumsi makanan dalam ukuran dan jumlah wajar, maka Anda tidak perlu takut mengalami kenaikan berat badan. Maka, hilangkan kekhawatiran Anda mengenai anggapan orang-orang tersebut.

Sebab, selama seharian penuh, Anda sudah tidak makan. Jadi, sangat aman jika Anda makan besar seusai tarawih. Memang pada berbuka, seseorang dianjurkan tidak langsung makan besar agar perut tidak kaget dan agar tubuh tidak lemas untuk melakukan tarawih. Maka dari itu, jangan pernah takut makan malam seusai tarawih, khususnya bagi wanita remaja.

Namun, kendati terbilang aman, waktunya pun harus diperhatikan. Boleh saja Anda makan seusai tarawih, tapi jangan terlalu malam. Usahakan di bawah jam 10 malam Anda sudah tidak mengonsumsi apapun jika ingin tubuh Anda tetap langsing. Lantas, saat sahur pun disarankan untuk mengonsumsi banyak makanan yang kaya akan serat. Sebab, pada serat tersebut yang nantinya akan memperlancar sistem pencernaan sehingga makanan yang Anda konsumsi pada malam hari tidak sampai menumpuk pada perut.