Terbit: 18 Februari 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Karena makanan pokok kita adalah nasi, biasanya kita akan menganggap makanan lain yang meskipun juga tinggi kandungan karbohidrat sebagai camilan saja. Sebagai contoh, roti justru cenderung kita jadikan camilan, bukannya makanan pokok. Masalahnya adalah roti memiliki rasa yang enak sehingga membuat banyak orang tertarik untuk mengonsumsinya setiap hari. Padahal ada anggapan yang menyebut makan roti setiap hari bisa meningkatkan risiko diabetes. Apakah anggapan ini benar adanya?

Makan Roti Setiap Hari Bisa Sebabkan Diabetes?

Dampak makan roti setiap hari bagi risiko diabetes

Pakar kesehatan menyebut roti memiliki kandungan amilopektin A yang ternyata bisa membuat kadar gula darah naik. Hal ini berarti, jika terlalu sering mengonsumsinya, bisa jadi kadar gula darah akan terus berada dalam kondisi tinggi dan hal ini tentu akan berimbas pada risiko diabetes.

Salah satu roti yang paling sering kita konsumsi, yakni roti putih tawar ternyata juga memiliki kandungan kalori dan indeks glikemik yang tinggi. Sebagai contoh, jika kita mengonsumsi dua lembar roti putih saja, maka kita sudah mengonsumsi 188 kalori, lebih dari 5 gram protein, dan 1 gram lemak. Jumlah kalori yang didapatkan dari dua roti ini bahkan lebih besar dari 100 gram nasi yang hanya 175 kalori.

Indeks glikemik tinggi yang ada dalam roti tawar ternyata juga bisa membuat makanan ini dicerna dengan lebih cepat. Hal ikan membuat kadar gula darah lebih mudah naik. Hal inilah yang akhirnya bisa memicu datangnya diabetes.

Masalahnya adalah roti putih seringkali rendah serat dan nutrisi lainnya layaknya vitamin E, vitamin B6, asam folat, seng, magnesium, serta kromium. Hal ini berarti, jika kita mengonsumsi roti putih, maka kita mengonsumsi makanan tinggi kalori namun rendah kandungan serat. Hal ini bisa saja menyebabkan datangnya obesitas atau kenaikan berat badan. Padahal, obesitas juga bisa berimbas pada meningkatnya risiko terkena berbagai penyakit berbahaya.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Cetaphil Promo - Advertisement

Beberapa dampak lain dari terlalu sering makan roti

Selain bisa meningkatkan kadar gula darah dan risiko diabetes, pakar kesehatan menyebut ada dampak lain yang bisa didapatkan jika kita makan roti setiap hari.

Berikut adalah dampak-dampak kesehatan tersebut sebagaimana dilansir dari situs Boldsky.

  1. Kecanduan

Sebuah penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam jurnal berjudul National Institute of Health, Amerika Serikat menghasilkan fakta bahwa roti memiliki kandungan gluten yang bisa menyebabkan kecanduan jika terlalu sering dikonsumsi. Masalahnya adalah hal ini bisa membuat kita terlalu sering mengonsumsinya dan akhirnya bisa memicu kenaikan berat badan,

  1. Tidak bisa menyediakan asupan nutrisi yang cukup

Meskipun bisa membantu mengatasi rasa lapar karena adanya kandungan karbohidrat dan kalori yang tinggi, kadar nutrisi di dalam roti cukup rendah sehingga jika sering dikonsumsi akan membuat kita tidak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup. Bagi anak-anak misalnya, kekurangan nutrisi tentu akan memberikan dampak buruk bagi perkembangan dan pertumbuhannya.

  1. Cenderung sulit untuk dicerna

Kandungan gluten di dalam roti ternyata juga cenderung lebih sulit untuk dicerna oleh tubuh. Sebagai informasi, gluten adalah sejenis protein yang bisa ditemukan di dalam makanan yang diolah dari bahan seperti biji-bijian atau gandum. Bagi orang biasa kandungan ini sulit untuk dicerna, bahkan bagi mereka yang memiliki pencernaan yang sensitif, kandungan ini bisa menyebabkan gangguan pencernaan layaknya sembelit.

  1. Bisa menyebabkan produksi lendir

Efek ini memang tidak selalu terjadi pada setiap orang, namun bagi sebagian orang dan anak-anak, mengonsumsi roti terlalu sering akan membuat produksi lendir di saluran pencernaan yang akhirnya meningkatkan sistem pencernaan dengan signifikan.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi