Kena Macet Saat Liburan, Berbahayakah Bagi Kesehatan?

macet_mudik_doktersehat_1
Photo Source: Flickr/lorenz_markus

DokterSehat.Com– Akhir pekan adalah waktu yang tepat untuk berlibur. Dengan berlibur ke tempat yang indah seperti pantai atau area pegunungan, maka kita pun bisa menghilangkan stres. Hanya saja, karena ada banyak orang yang juga liburan di akhir pekan, maka jalan menuju tempat wisata biasanya akan mengalami kemacetan. Padahal, sudah menjadi rahasia umum jika kemacetan bisa menyebabkan stres. Sebenarnya, apakah terkena macet saat liburan juga bisa membahayakan kesehatan?

Kita tentu pernah mendengar berita kemacetan panjang memicu kematian pada beberapa orang saat arus mudik Lebaran, bukan? Menurut pakar kesehatan, kemacetan, apalagi yang berlangsung dengan sangat lama ternyata memang bisa berbahaya.

“Perjalanan panjang dengan kendaraan bisa membuat stres karena kita terus duduk dalam waktu yang lama. Hal ini akan membuat aliran darah terganggu. Beberapa gejala yang bisa dialami adalah badan pegal-pegal, rasa lelah, hingga pembengkakan pada kaki. Jika posisi duduk juga tidak tepat, bisa jadi hal ini akan memicu penggumpalan darah yang sangat berbahaya, termasuk bagi kesehatan jantung,” ungkap dr. Antono Sutandar, SpJP (K).

Kemacetan juga akan membuat kita mudah emosi, apalagi jika ada banyak suara klakson yang saling bersahutan dan lalu lintas yang sangat kacau. Jika sampai kita tersulut emosinya, maka tekanan darah bisa naik. Apalagi jika ditambah dengan mengonsumsi camilan tinggi garam selama perjalanan dan kurang minum, maka risiko terkena hipertensi akan meningkat.

Lantas, apakah hal ini berarti lebih baik berada di rumah saja alih-alih pergi liburan dan terkena macet? Pakar kesehatan menyarankan kita untuk menyempatkan diri untuk berlibur demi mengatasi stres. Hanya saja, kita juga harus pandai-pandai mencari tempat liburan yang tidak akan mudah membuat kita terjebak kemacetan. Sebagai contoh, kita bisa mencari tempat wisata yang tidak begitu populer.

Jangan sembarangan memilih camilan yang dikonsumsi selama perjalanan. Perhatikan kadar garam atau sodium dari camilan tersebut karena kandungan ini bisa memicu peningkatan tekanan darah. Pastikan untuk membawa bekal air minum yang cukup, dan selalu sempatkan untuk melakukan peregangan setidaknya dua jam sekali demi menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.