Terbit: 21 Mei 2021
Ditulis oleh: Gerardus Septian Kalis | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Macam-macam gaya renang perlu Anda ketahui agar tubuh mendapatkan manfaat berenang sepenuhnya. Simak penjelasan lengkap mengenai berbagai manfaat dan teknik berenang berikut ini.

Macam-Macam Gaya Renang dan Manfaatnya bagi Tubuh

Mengenali Macam-Macam Gaya Renang

Pada dasarnya, berbagai macam gaya berenang penting untuk diketahui terlepas apakah Anda seorang profesional atau amatir. Berikut adalah berbagai teknik renang yang bisa Anda coba, di antaranya:

1. Renang Gaya Bebas

Gaya renang ini membuat tubuh dalam posisi tengkurap menghadap air. Kedua lengan dan kaki akan membantu Anda bergerak. Lengan adalah bagian tubuh yang bergerak secara bergantian untuk keluar masuk ke dalam air. Bersamaan dengan gerakan lengan, kaki juga perlu melakukan gerakan seperti menggunting.

Gaya renang ini juga mengharuskan Anda untuk menekuk lutut sedikit namun tetap dalam posisi di bawah permukaan air. Kaki adalah bagian penting dari gaya bebas, tetapi hanya menyediakan 10 persen tenaga penggerak.

Saat satu lengan diayun ke atas dan keluar dari air, Anda cukup menoleh ke samping dan menarik napas. Saat lengan diturunkan, Anda bisa menurunkan wajah kembali ke dalam air.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

Manfaat Renang Gaya Bebas

Anda bisa membakar ratusan kalori hanya dengan 30 menit berenang gaya bebas. Teknik ini paling disukai oleh perenang jarak jauh karena dianggap paling efisien karena tidak menghabiskan banyak energi.

Gaya bebas juga memberi kesempatan untuk melatih melatih otot-otot di lengan, kaki, inti, dan punggung. Apabila Anda mencari gaya renang untuk mengencangkan otot punggung, teknik ini adalah pilihan yang tepat.

Meskipun gaya bebas memiliki banyak manfaat, perlu diingat bahwa gaya renang ini bisa lebih sulit dikuasai daripada pilihan lain, misalnya gaya dada.

2. Renang Gaya Dada

Apabila Anda adalah seorang perenang pemula, gaya dada merupakan cara termudah untuk memulai berenang. Gaya ini juga merupakan pilihan yang baik bagi siapa saja yang mencari alternatif gaya bebas yang lebih lambat.

Seperti gaya bebas, gaya dada melibatkan gerakan terpisah untuk lengan dan kaki. Gaya ini dilakukan posisi yang sama sama seperti gaya bebas, tetapi Anda akan menggunakan gerakan yang berbeda untuk mendorong tubuh.

Renang gaya dada adalah cara berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air dengan batang tubuh selalu dalam keadaan tetap, sedangkan kedua belah tangan lurus kedepan. Setelah itu,  kedua belah tangan dibuka ke samping seperti gerakan membelah air. Gerakan badan ini membuat badan maju ke depan.

Saat lengan Anda bergerak dalam ritme ini, kaki harus mendorong tubuh ke depan dengan teknik yang dikenal sebagai tendangan katak. Saat melakukan tendangan ini, kedua kaki  harus berada di belakang Anda kira-kira selebar pinggul.

Dengan lutut dan telapak kaki ditekuk, pisahkan kedua kaki untuk membentuk satu garis. Ulangi gerakan ini bersamaan dengan gerakan lengan. Irama yang optimal memungkinkan lengan beristirahat saat Anda menendang dan begitu juga sebaliknya.

Bagian terakhir gaya dada adalah pernapasan. Anda dapat menyelesaikan gerakan lengan dan kaki dari pukulan ini dengan kepala di atas air. Pernapasan dilakukan ketika mulut berada di permukaan air—setelah satu kali gerakan tangan dan kaki—atau dua kali gerakan tangan dan kaki.

Manfaat Renang Gaya Dada

Setiap 30 menit renang gaya dada, Anda akan membakar kurang lebih 200 kalori. Seperti semua gaya renang, gaya dada melatih banyak kelompok otot yang berbeda. Teknik ini adalah pilihan yang sangat baik untuk melatih otot dada, paha, inti, dan, lengan.

Selain dianggap sebagai gaya renang yang paling mudah dipelajari, bagi Anda yang merasa tidak nyaman saat memasukan wajah ke dalam air, teknik ini adalah pilihan yang tepat.

Baca Juga: Amankah Berenang saat Pandemi COVID-19? Cek Tipsnya!

3. Renang Gaya Punggung

Tidak seperti kebanyakan gaya renang lainnya, wajah Anda tidak akan terendam air selama gaya punggung. Teknik ini mengharuskan Anda menghadap ke atas saat menggerakan lengan dan kaki.

Lengan akan mendorong tubuh bergerak dengan gerakan seperti kincir angin. Satu lengan akan keluar dari air dan melayang di atas kepala, sementara yang lain mengayun ke depan di dalam air. Gerakan ini dilakukan secara bergantian, satu lengan naik dan yang lain turun.

Selain itu, Anda perlu menjaga agar lengan tetap lurus dan jari-jari saling menempel untuk meminimalkan hambatan. Usahakan agar pinggul tidak tenggelam terlalu dalam karena dapat memperlambat laju tubuh.

Saat lengan masuk ke dalam air, kaki akan menggunakan tendangan mengepak yang sama seperti yang dilakukan selama gaya bebas. Saat melakukan gerakan menendang, kaki sedikit ditekuk dengan gerakan bergantian.

Kemudahan gaya ini adalah hanya perlu berkonsentrasi pada gerakan lengan dan kaki. Tidak ada teknik pernapasan yang perlu dikhawatirkan karena wajah selalu berada di atas air.

Manfaat Renang Gaya Punggung

Gaya punggung dapat membantu memperbaiki postur tubuh karena otot perlu bekerja untuk menjaga punggung tetap lurus di dalam air. Gaya ini juga dapat membantu meningkatkan fleksibilitas pinggul. Sama seperti gaya renang lainnya, gerakan ini juga akan melatih otot lengan, kaki, dan inti.

Baca Juga: Renang Gaya Punggung: Mengenali Teknik dan Manfaatnya bagi Tubuh

4. Renang Gaya Kupu-Kupu

Ini adalah gaya renang yang cukup sulit jika dibandingkan dengan gaya renang lainnya. Gaya ini dikembangkan dari adaptasi gaya dada. Teknik ini termasuk yang melelahkan namun memberikan latihan yang sangat penting bagi tubuh.

Teknik ini dilakukan dengan posisi menghadap ke air. Ayunkan kedua lengan ke depan untuk mendorong tubuh maju sekaligus mengangkat kepala ke permukaan air. Saat melakukannya, lengan harus membentuk huruf Y. Kedua kaki juga harus rapat saat melakukan gerakan menendang seperti halnya gerakan ekor lumba-lumba.

Gaya ini menuntut gerakkan tubuh dari kepala hingga ujung kaki, dengan gerakan mencambuk, menekuk, dan meluruskan lutut. Jaga agar kedua kaki tetap berdekatan dan berada di dalam permukaan air.

Sementara saat Anda ingin mengambil napas, hal yang dilakukan adalah udara dihembuskan dengan kuat-kuat dari mulut dan hidung sebelum kepala muncul dari air, dan udara dihirup lewat mulut ketika kepala berada di luar air.

Manfaat Renang Gaya Kupu-Kupu

Meski gaya renang ini adalah yang paling sulit untuk dipelajari, akan tetapi termasuk dalam urutan teratas daftar pembakaran kalori. Sekitar 450 kalori akan terbakar jika Anda berenang selama 30 menit dengan teknik ini.

Teknik renang ini membantu kekuatan tubuh bagian atas, mengencangkan dada, perut, lengan (terutama otot trisep) dan otot punggung. Selain itu, gaya ini juga membantu meningkatkan kelenturan dan peregangan untuk memperbaiki postur tubuh

Nah, itulah berbagai macam-macam gaya renang yang bisa Anda coba.

 

  1. Anonim. Different Swimming Strokes and Their Benefits. https://allamericanswim.com/different-swimming-strokes. (Diakses pada 21 Mei 2021).
  2. Widayanti, Kasiyem, dan Ratnawati. Melesat di Air. Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus–Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah–Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. https://emodul.kemdikbud.go.id/B-Olahraga-15/B-Olahraga-15.pdf. (Diakses pada 21 Mei 2021).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi