Macam-Macam Abortus (Keguguran) Serta Penyebabnya

doktersehat-konsultasi-sinus

DokterSehat.Com – Abortus adalah berakhirnya kehamilan yang disebabkan oleh akibat-akibat tertentu, pada atau sebelum kehamilan tersebut berusia 22 minggu atau buah kehamilan belum mampu untuk hidup di luar kandungan.

Sering sekali wanita hamil mengalami abortus atau keguguran. Tapi banyak orang yang belum mengetahui apa itu pengertian abortus adalah, macam-macam abortus dan penyebab abortus.

Berikut ini adalah jenis keguguran atau macam-macam abortus:

Macam-Macam Abortus atau Jenis Keguguran:

Keguguran Total atau Abortus Komplet

Abortus komplet adalah fenomena jenis keguguran dimana seluruh hasil konsepsi telah keluar dari rahim pada kehamilan kurang dari 20 minggu.

Macam-Macam Abortus: Abortus Inkomplet 

Jenis keguguran inkomplet adalah yang sebagian hasil konsepsi telah keluar dari rahim dan masih ada yang tertinggal.

Abortus Insipiens

Abortus insipiens adalah jensis keguguran yang sedang mengancam yang ditandai dengan serviks yang telah mendatar, sedangkan hasil konsepsi masih berada lengkap di dalam rahim.

Abortus Imminens

Jenis keguguran tingkat permulaan, terjadi perdarahan per vagina, sedangkan jalan lahir masih tertutup dan hasil konsepsi masih baik di dalam rahim tampak mirip dengan abortus insipiens yang mengancam jiwa.

Missed Abortion

Keguguran yang ditandai dengan embrio atau fetus terlah meninggal dalam kandungan sebelum kehamilan 20 minggu dan hasil konsepsi seluruhnya masih dalam kandungan.

Abortus Habitualis adalah

Habitualis abortus adalah Keguguran yang terjadi sebanyak tiga kali berturut turut atau lebih pada satu penderita akibat gangguan yang terjadi pada sistem reproduksi.

Banyak juga ya, namun jangan khawatir ibu tidak harus bisa membedakan macam-macam abortus di atas. Tentu saja harus dilakukan pemeriksaan intensif agar bisa membedakan jenis abortus di atas karena penangannnya pun berbeda beda.

Ada yang memerlukan obat obatan, istirahat atau malah kuretase. Untuk memeriksa pasien dengan macam-macam abortus, dokter biasanya menggunakan bantuan alat Dopler untuk mendeteksi denyut jantung janin dan atau USG untuk menentukan secara langsung keadaan janin apakah masih hidup atau sudah meninggal.

Penanganan Abortus adalah:

Untuk menangani pasien keguguran, ada beberapa langkah yang dibedakan menurut jenis jenis abortus yang dialami, antara lain cara menangani abortus adalah:

Menangani Abortus Komplet

Macam-macam abortus yang satu ini tidak memerlukan penanganan penanganan khusus, hanya apabila menderita anemia ringan perlu diberikan tablet besi dan dianjurkan supaya makan makanan yang mengandung banyak protein, vitamin dan mineral.

Menangani Macam-Macam Keguguran: Abortus Inkomplet

Bila disertai dengan syok akibat perdarahan maka pasien diinfus dan dilanjutkan transfusi darah. Setelah syok teratasi, dilakukan kuretase, bila perlu pasien dianjurkan untuk rawat inap.

Menangani Jenis-Jenis Keguguran: Abortus Insipiens

Biasanya dilakukan tindakan kuretase bila umur kehamilan kurang dari 12 minggu yang disertai dengan perdarahan.

Menangani Abortus Imminens

Istirahat baring, tidur berbaring merupakan unsur penting dalam pengobatan karena cara ini akan mengurangi rangsangan mekanis dan menambah aliran darah ke rahim. Ditambahkan obat penenang bila pasien gelisah.

Menangani Missed Abortion

Dilakukan kuretase. Cuma kudu hati hati karena terkadang plasenta melekat erat pada rahim.

Terbukanya jalan lahir akibat abortus dan akibat dari tindakan kuretase tentu tidak terlepas dari komplikasi. Komplikasi yang sering terjadi yaitu infeksi, perforasi/robekan/lubang pada dinding rahim. Tapi bila dikerjakan sesuai prosedur dan pasien cepat tanggap akan keluhan yang diderita maka kemungkinan terjadinya komplikasi dapat ditekan seminimal mungkin.

Penyebab Macam-Macam Abortus adalah:

Setelah tahu tentang apa itu abortus, mulailah sekarang kita membahas, apa yang menyebabkan terjadinya abortus. Abortus pada wanita hamil bisa terjadi karena beberapa sebab diantaranya:

  • Pertama, penyebab abortus adalah kelainan pertumbuhan hasil konsepsi. Kelainan inilah yang paling umum menyebabkan abortus pada kehamilan sebelum umur kehamilan 8 minggu. Beberapa faktor yang menyebabkan kelainan ini antara lain: kelainan kromoson/ genetik, lingkungan tempat menempelnya hasil pembuahan yang tidak bagus atau kurang sempurna dan pengaruh zat zat yang berbahaya bagi janin seperti radiasi, obat obatan, tembakau, alkohol dan infeksi virus.
  • Kelainan pada plasenta. Kelainan ini bisa berupa gangguan pembentukan pembuluh darah pada plasenta yang disebabkan oleh karena penyakit darah tinggi yang menahun.
  • Faktor ibu seperti penyakit penyakit khronis yang diderita oleh sang ibu seperti radang paru paru, tifus, anemia berat, keracunan dan infeksi virus toxoplasma. Penyebab keguguran
  • Kelainan yang terjadi pada organ kelamin ibu seperti gangguan pada mulut rahim, kelainan bentuk rahim terutama rahim yang lengkungannya ke belakang (secara umum rahim melengkung ke depan), mioma uteri, dan kelainan bawaan pada rahim.

Nah, itulah 4 hal yang paling sering menyebabkan keguguran atau macm-macam abortus pada ibu hamil. Sebagian besar penyebab abortus adalah kebiasaan sehari-hari yang sering kali tidak disadari sehingga sangat disarankan bagi ibu hamil untuk lebih berhati-hati.