Terbit: 3 Agustus 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Mengonsumsi daging ayam mentah dianggap sebagai salah satu hal yang sangat membahayakan kesehatan. Sayangnya, hal ini justru dilakukan oleh seorang pria yang sedang dalam pengaruh alkohol dari Distrik Mahabubabad, Telangana, India. Ia makan ayam mentah hidup-hidup!

Mabuk, Pria Ini Makan Ayam Hidup!

Para peneliti dari Institute of Food Research menyebutkan bahwa daging ayam yang mentah atau bahkan yang baru diolah setengah matang masih mengeluarkan cairan yang berisi bakteri campylobacter. Yang menjadi masalah adalah, bakteri ini bisa memicu keracunan jika sampai masuk ke dalam tubuh.

Dilansir dari Latestly, sebuah video yang berisi dua pria yang sedang berbaring di tanah karena mabuk viral di media sosial. Sebenarnya, mereka baru saja membeli ayam hidup yang akan diolah menjadi kari. Sayangnya, karena terlalu mabuk, mereka kemudian kehilangan kesadaran dan berbaring di atas tanah.

Setelah beberapa saat, salah satu dari pria ini merasa lapar dan kemudian mulai mencabuti bulu ayam hidup tersebut. Ia kemudian menggigit dagingnya begitu saja tanpa ragu. Karena masih dalam pengaruh alkohol, ia tidak peduli jika daging ayam ini masih mentah dan terus memakannya begitu saja.

Alkohol memang bisa memicu banyak sekali dampak buruk bagi kesehatan, namun untuk kasus yang dialami pria dari India ini, kondisinya yang sedang mabuk tak hanya membuat pikirannya mengalami disorientasi, namun juga membuatnya berisiko terkena keracunan makanan akibat mengonsumsi daging ayam mentah. Apalagi ayam ini juga sama sekali tidak dicuci sehingga bisa jadi ada lebih banyak kotoran, bakteri, atau bahkan virus dan cacing yang masuk ke dalam tubuhnya.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Darlie - Advertisement

Tak hanya selalu memastikan untuk makan daging ayam yang sudah matang, ada baiknya memang kita menghindari minuman beralkohol karena bisa memberikan banyak dampak buruk bagi kesehatan.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi