Terbit: 6 September 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Kita tentu pernah mendengar saran dari orang tua yang menyebutkan bahwa agar lebih cepat sembuh dan mengering, ada baiknya kita membiarkan luka berada dalam kondisi terbuka sehingga terkena udara. Jika kita menutup luka dengan plester atau perban, luka ini justru dianggap akan terus berada dalam kondisi basah dan tak kunjung sembuh. Sebenarnya, apakah anggapan ini benar?

Agar Cepat Mengering, Luka Sebaiknya Dibiarkan Terbuka?

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa anggapan ini ternyata salah kaprah. Justu, luka yang ditutup setelah dibersihkan dan diberi obat justru akan mengalami proses penyembuhan dengan lebih cepat. Fakta ini diungkap oleh sebuah penelitian yang dilakukan pada 1962 silam.

Dalam penelitian yang dilakukan untuk mengetahui seberapa lama luka pada tubuh manusia bisa sembuh, dihasilkan fakta bahwa luka yang ditutup justru lebih cepat sembuh dibandingkan dengan luka yang dibiarkan terbuka. Dengan membuat luka berada dalam kondisi lembab, bukannya kering atau basah, kulit akan mengalami perbaikan jaringan dengan lebih cepat.

Tujuan utama dari menutup luka dengan plester atau kasa adalah demi mencegah masuknya bakteri dan datangnya infeksi atau kontaminasi pada luka. Hanya saja, penutup luka ini juga sebaiknya rutin untuk diganti. Jika luka yang dialami cukup parah dan pasien berada di dalam rumah sakit, proses penggantian bisa sampai 3 kali sehari, namun jika luka bisa ditangani sendiri di rumah, ada baiknya kita selalu mengganti penutupnya setelah mandi.

Saat akan memasang kembali penutup luka, pastikan bahwa luka diberi antiseptic, dibiarkan sebentar agar kondisinya lembab, bukannya basah, and barulah kita memasang penutup luka kembali.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi