Penyebab Lidah Mati Rasa yang Harus Anda Tahu

Doktersehat-lidah-mati-rasa

DokterSehat.Com – Pernahkah Anda merasakan sindrom yang membuat lidah tidak bisa merasakan apa-apa? Sindrom yang disebut sebagai sindrom lidah mati rasa atau sindrom mulut terbakar ini kadang menyerang penderitanya tanpa sebab yang jelas.

Menjadi masalah yang serius apabila sindrom ini membuat penderitanya tidak bisa lagi menikmati rasa dari makanan. Lantas, apa penyebab lidah mati rasa ini?

Perlu diketahui, terdapat banyak sekali penyebab kondisi lidah mati rasa. Disamping naiknya asam lambung, infeksi jamur yang terjadi di dalam mulut, adanya perubahan hormon yang tidak diduga serta ditambah dengan kebiasaan buruk seperti merokok dalam level yang berat dan juga penggunaan obat-obatan, bisa menjadi penyebab utama dari kondisi lidah mati rasa.

baca juga: Warna Lidah Menandakan Adanya Penyakit

Hanya saja, sering kali kasus lidah mati rasa ternyata disebabkan oleh efek samping dari penggunaan obat tertentu yang berimbas pada matinya indra perasa untuk sementara.

Selain beberapa hal di atas, lidah mati rasa juga dapat terjadi setelah Anda menjalani prosedur pembedahan daerah rongga mulut (operasi gigi belakang atau cabut gigi) yang diawali suntikan bius sebelumnya. Penyebab lain lidah mati rasa yang lebih jarang antara lain:

  • Migrain.
  • Kurangnya asupan vitamin B12.
  • Stroke.
  • Infeksi virus herpes.

Cara Mengobati Lidah Mati Rasa

Terdapat beberapa cara mengatasi lidah mati rasa secara alami yang bisa Anda coba. Di antaranya adalah menggunakan es batu berukuran kecil untuk dihisap di dalam mulut selama beberapa menit.

Dinginnya es batu dan melelehnya air bisa membuat gangguan lidah mati rasa ini menghilang—sekaligus mengatasi efek dahaga yang biasanya menyertai masalah lidah mati rasa.

Selain es batu, Anda juga bisa menggunakan susu dingin yang dicampur dengan madu. Satu cangkir susu bisa dicampur dengan satu sendok madu. Anda bisa meminumnya sedikit demi sedikit hingga kondisi lidah mati rasa atau rasa terbakar pada lidah hilang.

Susu dingin dan madu dipercaya mampu membuat sirkulasi darah yang menuju ke lidah menjadi normal kembali. Disamping itu, kandungan vitamin B12 nya pun diyakini mampu membuat fungsi lidah menjadi normal kembali.

Menurunnya Fungsi Lidah

Lidah merupakan organ dengan jaringan otot-otot kuat yang memungkinkan manusia untuk bisa mengecap, menelan, serta berbicara. Lidah diselimuti oleh mukosa atau selaput merah muda dan papila atau tonjolan-tonjolan kecil yang memberikan tekstur kasar sebagai tempat berkumpulnya ribuan saraf pengecap berbagai rasa.

Rata-rata manusia memiliki sekitar 10.000 ujung pengecap yang berganti setiap dua minggu (atau lebih) sekali. Tapi seiring berjalannya usia, ujung pengecap tidak dapat diganti. Setelah berusia 50 tahun, ujung pengecap berkurang secara bertahap hingga hanya tersisa 5.000 saja.

Perlu diketahui, menurun atau hilangnya indra perasa memang umum terjadi pada lansia sebagai bagian dari proses penuaan. Namun, hal ini dapat mengakibatkan konsekuensi serius bagi kesehatan.

Manis dan asin adalah perasa yang pertama hilang, akibatnya orang tua jadi lebih suka mengonsumsi makanan asin atau bergaram. Asupan garam berlebih dapat meningkatkan tekanan darah hingga berisiko terkena penyakit jantung.

baca juga: Walau Sudah Tak Puasa, Kenapa Lidah Masih Terasa Pahit?

Selain itu, kehilangan kemampuan untuk merasakan makanan tertentu juga membuat mereka yang sudah lanjut usia kehilangan selera untuk makan hingga memengaruhi jumlah nutrisi yang dikonsumsi.

Bahkan, orang yang sudah lanjut usia bisa tanpa sengaja mengonsumsi makanan yang sudah basi atau mengandung bahan berbahaya. Para lansia yang ujung pengecapnya sudah berkurang, tidak bisa mengecap atau merasakan air yang terasa seperti logam. Akibatnya, mereka berisiko terlalu banyak terpapar zat besi dan tembaga yang menjadi salah satu faktor risiko penyakit Alzheimer.