Terbit: 28 September 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Salah satu masalah kesehatan yang dialami oleh banyak orang adalah menumpuknya lemak di dalam perut. Hanya saja, jika kita cermati, masalah perut buncit ini terkadang juga disertai dengan lemak yang terasa keras saat disentuh atau dicubit. Sebenarnya, apakah hal ini menandakan adanya masalah kesehatan?

Cara Mengatasi Perut Kembung dan Mual dengan Bahan Alami

Pakar kesehatan Jean Pierre Despres, PhD dari Laval University, Prancis menyebutkan bahwa lemak perut yang terasa keras ternyata menandakan bahwa ada masalah kesehatan yang cukup serius seperti diabetes atau penyakit jantung. Tanpa kita sadari, banyaknya lemak perut yang keras bisa memberikan efek yang jauh lebih buruk jika dibandingkan dengan kebiasaan merokok atau masalah kolesterol tinggi.

Lemak yang menumpuk di perut ini berasal dari penumpukan lemak visceral, lemak yang berada di ruangan antar organ dalam perut. Adanya lemak inilah yang membuat perut kita menjadi semakin buncit. Sebenarnya, lemak ini tidak keras, melainkan cenderung empuk, namun, karena penumpukan lemak visceral ini terus terjadi, maka tidak ada lagi rongga antar organ yang tersisa sehingga lemak ini tak lagi bisa bergerak dan akhirnya menyebabkan lemak ini terasa sangat keras.

Penyebab dari menumpuknya lemak ini disebabkan oleh kebiasaan malas berolahraga dan kurang gerak, sering mengonsumsi makanan berlemak atau makanan olahan, hingga kebiasaan malas mengonsumsi makanan sehat seperti sayur dan buah. Selain itu, ada faktor lain yang menyebabkan hal ini, yakni faktor genetik atau kondisi menopause pada wanita. Hanya saja, kaum pria ternyata cenderung lebih rentan untuk mengalami penumpukan lemak visceral, apalagi jika sudah berusia dewasa atau paruh baya.

Jika sampai perut membuncit akibat adanya penumpukan lemak visceral, maka di dalam tubuh akan terjadi peradangan dan peningkatan risiko terkena resistensi insulin. Jika sampai lemak visceral ini menjadi semakin keras, maka kondisi resistensi insulin dan peradangan ini juga semakin parah sehingga risiko terkena diabetes atau penyakit jantung dan kardiovaskular meningkat dengan signifikan.

Karena alasan inilah ada baiknya kita selalu menjaga gaya hidup tetap sehat sehingga membuat berat badan berada dalam kondisi ideal dan tidak sampai mengalami masalah perut buncit.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi