Terbit: 22 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Seks tidak hanya dilakukan oleh pasangan muda saja, melainkan pasangan lansia juga masih bisa melakukannya,meskipun tidak seaktif dan sesering pasangan muda. Hal tersebut dikarenakan seks merupakan suatu kebutuhan yang wajib terpenuhi bagi pasangan yang telah menikah karena dapat mengekspresikan rasa cinta dan kasih sayang.

Lansia Juga Butuh Seks, Ini Alasannya!

Photo Credit : pexels.com

Pasangan lansia memang sudah tidak terlalu aktif lagi dalam melakukan hubungan seks, namun mereka masih membutuhkannya karena melakukan hubungan seks memiliki manfaat baik bagi kesehatan, salah satunya adalah membuat otak lansia awet muda dan tidak pikun. Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian yang dilakukan di Altrecht Mental Centre dengan melibatkan 1.700 relawan berusia 58-98 tahun dengan melakukan serangkaian tes mental yang sulit untuk menguji kekuatan otak perserta.

Sebenarnya, penelitian tersebut dilakukan untuk menyempurnakan hasil penelitian sebelumnya yang dilakukan di Amerika Serikat dengan menguji tikus, dan hasilnya menunjukkan bahwa melakukan hubungan seks di usia tua dapat membuat sel-sel otak yang baru tumbuh. Karena penelitian tersebut dilakukan pada tikus, sehingga dianggap kurang valid.

Para peneliti mengungkapkan bahwa ketika seseorang sedang mengalami perasaan jatuh cinta, maka otak akan berubah dengan sendirinya. Otak akan menumbuhkan sel baru ketika didorong oleh rasa cinta yang diterapkan dalam hubungan seksual.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement

Hasil penelitian terdahulu menunjukkan bahwa perubahan otak hanya terjadi di usia muda saja, namun kenyataannya hasil penelitian tersebut telah terbantahkan. Ternyata, otak manusia tidak pernah berhenti beradaptasi dan dapat terus memperbaiki diri sepanjang hidup.

Selain itu, hasil penelitian sebelumnya juga menunjukkan bahwa peremajaan otak hanya terjadi pada hubungan cinta yang baru, sehingga otak tidak lagi menumbuhkan sel baru ketika pasangan yang hanya satu saja dapat mengembangkan toleransi satu sama lain. Oleh sebab itu, seseorang yang sudah menikah selama 50 tahun, otak mereka telah lama berhenti untuk mengaktifkan neuron kesenangan tersebut.

Akan tetapi, lagi-lagi hasil penelitian tersebut terbantahkan. Karena, baru-baru ini untuk pertama kalinya peneliti menunjukkan bahwa cinta dan seks dapat membuat pasangan lansia mampu mengingat dengan baik dan tidak pikun.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi