Terbit: 14 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Labia adalah bibir dari vagina yang berbentuk seperti vulva. Labia terbagi menjadi dua, pertama adalah labia mayor yang berada di luar dan labia minor yang berada di sisi agak alam. Labia ini bekerja untuk melindung area dalam vagina dan juga klitoris dari gesekan serta terkena radikal bebas.

Bibir Labia di Vagina Membesar, Normalkah?

Bentuk labia pada wanita berbeda satu dengan lain. Selain itu labia juga memiliki perbedaan antara belahan kiri dan juga kanan. Kadang labia kanan lebih besar atau labia yang kanan lebih besar. Perbedaan besar labia pada wanita sebenarnya wajar. Namun, perubahan bisa jadi tidak wajar kalau labia membengkak terlalu mencolok.

Labia yang membengkak

Labia yang membengkak biasanya disebabkan oleh kondisi bernama hipertrofi. Sebagian sisi labia membesar cukup masif sehingga tidak enak dilihat karena secara estetika cukup mengganggu. Selain itu, vagina yang besar juga susah dibersihkan saat wanita mengalami menstruasi atau saat buang air kecil.

Lebih lanjut, labia juga bisa mengalami infeksi karena sering tergesek celana dalam saat berjalan atau berlari. Lebih lanjut labia juga bisa menyebabkan rasa ngilu saat wanita duduk dan bersepeda. Tekanan dari sadel bisa menyebabkan gangguan yang cukup menyiksa.

Cara mengatasi labia yang membengkak

Hingga saat ini para dokter belum tahu apa yang menyebabkan pembengkakan pada labia. Namun, dugaan sementara mengarah pada estrogen yang cukup banyak pada tubuh wanita. Kondisi ini menyebabkan area labia mendapatkan aliran darah cukup banyak dan akhirnya membengkak.

Pembengkakan ini harus dikonsultasikan lebih dahulu ke dokter. Kalau pembengkakan sudah sangat mengganggu, operasi harus dilakukan. Salah satu jenis operasi yang bisa memperbaiki kondisi ini bernama prosedur labiaplasty. Operasi dilakukan untuk merekonstruksi area labia agar kembali seperti sedia kala.

Demikian ulasan tentang  pembengkakan pada labia, semoga bermanfaat!


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi