DokterSehat.Com– Banyak orang yang menyepelekan pentingnya minum air putih. Padahal, menurut pakar kesehatan, kurang minum bisa membuat kita rentan terkena dehidrasi dan bahkan bisa membuat kita lebih mudah marah.



Para peneliti dari University of Connecticut, Amerika Serikat bernama Lawrence Armstrong dan Harris Lieberman menyebutkan bahwa suasana hati kita ternyata juga bisa dipengaruhi oleh kondisi cairan tubuh. Dalam penelitian yang melibatkan 26 dan 25 wanita dengan kondisi sehat ini, para partisipan diminta untuk melakukan olahraga selama 3 x 40 menit dengan suhu udara sekitar 28 derajat C.

Hanya saja, para partisipan ini diminta untuk tidak mengonsumsi air. Hasilnya adalah, mereka pun mengeluarkan banyak keringat tatkala berolahraga. Setiap kali jeda istirahat, kadar air di dalam tubuh mereka diukur. Selain itu, mereka juga melakukan psikotes yang bisa menunjukkan tingkat kesehatan mental dan kemampuan berpikirnya.

Hasilnya dari penelitian ini adalah, terjadi perubahan yang signifikan pada kondisi kejiwaan para partisipan. Mereka cenderung mengalami keletihan, kegelisahan, kebingungan, dan mudah terkena stress. Para partisipan juga cenderung mudah tersinggung atau marah.

Menurut pakar kesehatan, salah satu cara termudah yang bisa kita lakukan untuk mengatasi emosi atau menurunkan kemarahan adalah dengan minum air. Meski terlihat sepele, memperbaiki tingkat hidrasi tubuh cukup efektif untuk mengatasi emosi.

Melihat adanya fakta ini, ada baiknya memang kita tidak menyepelekan asupan air minum setiap hari. Segera minum air jika tubuh sudah mulai mengeluarkan sinyal haus agar tidak mudah marah atau emosi.