Terbit: 30 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Setelah usianya mencapai lebih dari enam bulan, bayi diperbolehkan untuk mendapatkan makanan pendamping ASI (MP-ASI). Salah satu jenis makanan yang sering dijadikan MPASI bagi bayi adalah sayuran seperti wortel. Yang menarik adalah, jika bayi suka makan wortel, ia bisa saja mengalami perubahan warna kulit menjadi oranye atau kekuningan sebagaimana warna wortel. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Kulit Bayi Bisa Berubah Warna Jika Suka Makan Wortel

Dilansir dari Fit Pregnancy, wortel memang sangat baik bagi kesehatan dan perkembangan bayi karena kaya akan kandungan vitamin A, vitamin C, dan antioksidan. Wortel juga mudah untuk diolah sehingga kerap dijadikan makanan pendamping ASI bagi bayi.

Hanya saja, jika kita cermati, setelah bayi mengonsumsi wortel dalam jumlah yang cukup banyak, jari atau telapak tangannya cenderung mengalami perubahan warna menjadi kekuningan atau seperti oranye. Kondisi ini disebut sebagai carotenemia.

Meskipun terlihat cukup aneh, pakar kesehatan menyebutkan bahwa hal ini ternyata wajar terjadi. Untuk mengembalikan warna kulit bayi menjadi normal, kita hanya perlu menghentikan asupan wortel pada anak selama beberapa hari dan menggantinya dengan makanan sehat lainnya. Biasanya, dalam waktu 1 hingga 3 hari kondisi kulitnya akan kembali normal.

Hanya saja, jika hingga melebihi durasi waktu tersebut kulit bayi tetap saja memiliki warna yang tidak normal, yakni kekuningan atau oranye, bisa jadi hal ini disebabkan oleh gangguan pada organ hati atau pada proses pemecahan sel darah merah. Jika sampai hal ini terjadi, bayi sebaiknya diperiksakan ke dokter agar bisa mendapatkan solusi kesehatan yang tepat.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Tempo Scan Baby Fair - Advertisement

Meskipun bisa membuat perubahan warna kulit, sering mengonsumsi wortel tidak apa-apa bagi kesehatan mengingat banyaknya nutrisi yang justru bisa mendukung pertumbuhan bayi dengan maksimal.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi