Terbit: 10 Juni 2021 | Diperbarui: 11 Juni 2021
Ditulis oleh: Gerardus Septian Kalis | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Kaki bengkak saat hamil adalah kondisi yang umum terjadi pada minggu ke 22 hingga minggu ke 27 kehamilan, bahkan beberapa wanita ada yang mengalami hal ini sampai melahirkan. Simak penjelasan lengkap mengenai penyebab hingga cara mengatasi pembengkakan kaki yang disebabkan oleh kehamilan di bawah ini.

Penyebab Kaki Bengkak saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Penyebab Kaki Bengkak saat Hamil

Pembengkakan adalah bagian dari kehamilan yang tidak menyenangkan tetapi sesuatu yang umum terjadi. Ketika cairan menumpuk di area seperti kaki, wajah, dan tangan, kondisi itu disebut edema. Keadaan ini umumnya muncul saat trimester ketiga dan banyak wanita hamil mengalami edema fisiologis, pembengkakan umum yang tidak perlu dikhawatirkan.

Perubahan bentuk rahim yang disebabkan oleh kehamilan dapat mengganggu aliran darah dan menyebabkan lebih banyak cairan tetap berada di pembuluh darah kaki. Cairan ekstra yang masuk ke jaringan terdekat pada kaki menyebabkan jaringan membengkak.

Selain itu, tubuh Anda juga memproduksi lebih banyak hormon saat hamil, di mana hal itu juga bisa membuat tubuh menahan cairan sehingga terlihat bengkak.

Dalam kasus yang jarang terjadi, pembengkakan bisa menjadi tanda kondisi serius seperti preeklamsia. Jika pembengkakan terjadi secara tiba-tiba, segera konsultasi dengan dokter.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement

Cara Mengatasi Kaki Bengkak saat Hamil

Berikut adalah berbagai langkah sederhana yang bisa Anda gunakan untuk mengurangi pembengkakan, di antaranya:

1. Mengurangi Asupan Sodium

Salah satu cara untuk mengurangi pembengkakan selama kehamilan adalah dengan membatasi asupan sodium (garam). Hal itu disebabkan karena mineral ini membuat tubuh menahan cairan.

Cobalah untuk menghindari makanan kaleng atau olahan, karena makanan ini sangat tinggi sodium. Selain itu, hindari juga untuk menambahkan garam meja pada makanan.

Sebagai gantinya, Anda bisa menggunakan bumbu gurih seperti rosemary, thyme, dan oregano sebagai cara untuk menambahkan rasa pada makanan tanpa menggunakan garam.

2. Meningkatkan Asupan Potasium

Cara mengatasi kaki bengkak saat hamil berikutnya adalah dengan meningkatkan asupan potasium. Asupan potasium yang terbatas dapat memperburuk pembengkakan,  karena potasium membantu tubuh menyeimbangkan jumlah cairan yang ditahannya.

Vitamin prenatal yang Anda konsumsi harus mengandung potasium. Meski begitu, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi sumber potasium dari makanan.

Beberapa makanan yang secara alami tinggi potasium, antara lain:

  • Kentang dengan kulitnya.
  • Ubi jalar (juga dengan kulitnya).
  • Pisang.
  • Bayam.
  • Biji-bijian.
  • Yoghurt.
  • Buah bit.
  • Ikan salmon.
  • Lentil.

3. Mengurangi Asupan Kafein

Konsumsi kafein sesekali selama kehamilan tidaklah berbahaya, namun jika Bumil minum terlalu banyak kafein hal itu diduga dapat menyebabkan masalah pada janin. Dampak lainnya, konsumsi minuman berkafein dalam jumlah banyak bisa membuat pembengkakan semakin parah.

Kafein adalah diuretik yang menyebabkan Anda buang air kecil lebih banyak, yang kemudian membuat tubuh meresponsnya dengan menahan cairan.

Cobalah kopi tanpa kafein, susu, atau teh herbal seperti peppermint untuk membantu memberi Anda sedikit dorongan energi.

4. Meningkatkan Asupan Cairan

Meski cara mengatasi kaki bengkak saat hamil ini terdengar aneh, ternyata minum lebih banyak air dapat membantu tubuh melawan pembengkakan. Jika tubuh mengira Anda mengalami dehidrasi, ia akan menahan lebih banyak cairan untuk mencoba mengimbanginya.

Jadi, cobalah minum setidaknya 10 gelas air setiap hari untuk menjaga ginjal Anda mengeluarkan limbah sekaligus menjaga tubuh tetap terhidrasi. Anda bisa menambahkan air putih dengan lemon, mint, atau buah beri untuk meningkatkan nafsu untuk minum.

5. Mengenakan Pakaian Longgar dan Nyaman

Mengenakan pakaian ketat, terutama di sekitar pergelangan tangan, pinggang, dan pergelangan kaki, dapat memperburuk pembengkakan. Pada dasarnya, menggunakan pakaian ketat membuat darah tidak mudah beredar. Cobalah untuk mengenakan pakaian yang longgar, nyaman, dan hindari karet gelang yang ketat.

6. Menjaga Suhu Tubuh Tetap Dingin

Jika Anda hamil saat memasuki bulan-bulan musim panas, jangan terlalu sering melakukan aktivitas di luar ruangan dan hindari olahraga berat. Hal ini diperlukan untuk membantu suhu tubuh tetap dingin sekaligus mengurangi pembengkakan.

Cara lain yang bisa Anda lakukan untuk menjaga suhu tubuh tetap dingin adalah meletakkan kompres dingin di kaki atau mengarahkan kipas angin ke tubuh Anda.

Baca Juga: 18 Komplikasi Kehamilan yang Harus Diwaspadai

7. Mengenakan Stoking Kompresi

Jika Anda mengalami kaki yang terus-menerus membengkak atau harus berdiri sepanjang waktu, Anda bisa mengenakan stoking kompresi setinggi pinggang. Stoking ini membantu menjaga sirkulasi cairan tubuh. Cobalah untuk menghindari stoking kompresi setinggi lutut, karena mungkin terlalu ketat di tengah kaki dan justru memperburuk pembengkakan.

8. Berjalan-jalan

Berjalan-jalan selama 5 atau 10 menit beberapa kali dalam sehari dapat membantu meningkatkan sirkulasi cairan di tubuh, sehingga membantu mengurangi terjadinya pembengkakan. Ini adalah salah satu latihan yang aman dilakukan selama kehamilan.

9. Mengenakan Sepatu yang Nyaman

Mengenakan sepatu yang nyaman adalah kunci untuk mengurangi pembengkakan kaki saat hamil. Selain itu, sepatu yang nyaman juga mencegah masalah pinggul dan punggung yang dapat timbul saat pusat gravitasi bergeser dan berat badan meningkat.

Selain pembengkakan, ligamen di tubuh (termasuk kaki) sebenarnya meregang selama kehamilan, sehingga ukuran kaki bisa berubah. Beberapa wanita melaporkan kembali ke ukuran sebelum hamil, tetapi ada juga wanita melaporkan bahwa ukuran kakinya bertambah besar.

10. Berenang

Tidak ada penelitian yang membuktikan bahwa tekanan air mengurangi pembengkakan selama kehamilan, tetapi banyak wanita merasa lega dari pembengkakan ketika menghabiskan waktu di kolam renang.

Cobalah berjalan atau berenang di kolam yang kedalaman airnya hampir mencapai leher. Berjalan di kolam tampaknya membantu menekan jaringan di kaki dan mungkin memberikan bantuan sementara dari pembengkakan selama kehamilan.

11. Pijatan

Pijat membantu mengedarkan cairan yang cenderung menumpuk di kaki. Coba arahkan pasangan untuk memijat kaki Anda dengan lembut. Menggunakan minyak peppermint atau lavender saat melakukan pijatan dapat membuat suasana lebih rileks.

Selain membantu mengurangi pembengkakan, pijatan juga membantu meringankan stres yang dapat menyertai kehamilan.

12. Tidur Miring ke Kiri

Cara mengatasi kaki bengkak saat hamil yang terakhir adalah dengan tidur miring ke kiri. Posisi ini dapat meningkatkan aliran darah sehingga mengurangi pembengkakan. Posisi ini mengambil tekanan dari vena besar yang mengembalikan darah dari bagian bawah tubuh ke jantung Anda (inferior vena cava). Opsi tambahan yang bisa Anda lakukan adalah menempatkan bantal di kaki agar posisi kaki sedikit lebih tinggi.

 

  1. Dix, Megan. 2019. 13 Home Remedies for Swollen Feet During Pregnancy. https://www.healthline.com/health/pregnancy/swollen-feet-during-pregnancy. (Diakses pada 10 Juni 2021).
  2. O’Connor, Amy. 2020. Edema (Swelling of the Ankles and Feet) During Pregnancy. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/symptoms-and-solutions/edema.aspx. (Diakses pada 10 Juni 2021).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi