Terhisapnya Korpuskuli pada Alat Mempengaruhi Kadar Glukosa Darah Sewaktu

Topik ini mengandung 1 balasan, memiliki 2 suara, dan terakhir diperbarui oleh  dr. Eko Budi 1 tahun, 5 bulan yang lalu.

Melihat 2 tulisan - 1 sampai 2 (dari total 2)
  • Penulis
    Tulisan-tulisan
  • #110274

    marettaafia
    Participant

    Selamat pagi, perkenalkan saya Maretta.

    Dok, sesuai SOP. Specimen yang telah di sentrifus, serumnya dipindahkan kedalam tabung yang lain lalu di running ke alat. Apabila serum tersebut setelah disentrifus tidak dipindahkan (tetap dalam satu tabung dengan fase korpuskulinya) lalu langsung di running pada alat. Mengapa korpuskuli harus dipisahkan? Apakah adanya korpuskuli mengganggu pemeriksaan glukosa sewaktu yang segera dirunning pada alat ?

    Saya harap dokter berkenan untuk menjawab. Terima Kaih.

    #110481

    dr. Eko Budi
    Participant

    Selamat pagi,

    Terima kasih atas pertanyaannya.

    Apakah anda bekerja/ belajar sebagai analis laboratorium?

    Alat pemeriksaan laboratorium bekerja dengan prinsip spektofotometri. Yang artinya plasma yang sudah dipisahkan dari korpuskulinya, dicampur reagen sehingga menimbulkan warna, lalu diukur absorbansinya terhadap panjang gelombang tertentu.

    Bila ada korpuskuli yang ikut terhisap, maka setelah dicampur reagen dapat menimbulkan perbedaan pendaran warna, sehingga dapat mempengaruhi absorbansi dan hasil pemeriksaan menjadi tidak akurat.

    Semoga bermanfaat dan membantu.
    Terima kasih.

Melihat 2 tulisan - 1 sampai 2 (dari total 2)

Topik ‘Terhisapnya Korpuskuli pada Alat Mempengaruhi Kadar Glukosa Darah Sewaktu’ ditutup untuk balasan baru.