Kriteria Kondom Terbaik yang Tidak Menurunkan Kenikmatan Bercinta

kondom-terbaik-untuk-seks-doktersehat

DokterSehat.Com – Salah satu jenis kontrasepsi yang mudah sekali dikenakan adalah kondom. Sayangnya, banyak sekali pria yang enggan mengenakan kondom karena merasa tidak nyaman saat melakukan penetrasi. Ada yang merasakan sakit di penis, lecet, panas, hingga kehilangan ereksinya sehingga seks tidak bisa dilakukan.

Kondom memang memberikan efek tidak nyaman pada pria saat menggunakannya. Namun, beberapa jenis kondom justru memberikan pengalaman yang menyenangkan saat mengenakannya. Nah, kalau Anda ingin menggunakan kondom, tapi takut tidak nyaman, coba simak beberapa kriteria di bawah ini.

Kriteria kondom yang bisa meningkatkan keintiman

Kondom selalu dianggap menimbulkan perasaan tidak nyaman pada pria. Padahal kalau mereka memiliki kondom yang benar, kenikmatan bisa didapatkan dengan mudah, bahkan muncul sensasi baru. Berikut beberapa kriteria kondom yang bisa meningkatkan keintiman.

  1. Sangat tipis

Kalau Anda merasa kondom yang digunakan terlalu tebal dan sensasi nikmat jadi turun, coba tambahkan pelumas terlebih dahulu. Namun, kalau penambahan pelunas tidak memberikan efek sama sekali, ada baiknya untuk mengganti kondom yang digunakan dengan kondom yang ekstra tipis.

Saat ini di pasaran sudah ada banyak sekali kondom tipis yang saat mengenakannya Anda seperti tidak memakai apa-apa. Rangsangan di penis juga terasa lebih maksimal sehingga performa seks tidak akan mengalami gangguan sama sekali.

  1. Memiliki komponen aroma dan rasa

Beberapa jenis kondom memiliki komponen aroma dan rasa. Dengan komponen ini wanita bisa lebih menikmati seks kalau pasangannya ingin mendapatkan oral. Selama ini wanita jarang sekali memberikan seks oral karena merasa jijik. Kalau pun menggunakan kondom, rasanya seperti memakan karet.

  1. Memiliki pelumas tambahan

Saat ada banyak kondom memiliki pelumas di luar dan di dalam. Dengan pelumas ini gesekan dengan penis akan kecil pun gesekan dengan vagina. Pria dan wanita bisa sama-sama menikmati seks.

  1. Tambahan komponen lain untuk memberikan sensasi lebih

Kondom dengan tambahan sensasi dingin atau hangat juga banyak tersedia di pasaran. Sayangnya tidak semua orang bisa menikmatinya. Kalau Anda merasa menikmati kondom tersebut, coba gunakan saat bercinta.

  1. Menggunakan kondom berbahan non lateks

Selama ini kondom yang banyak digunakan oleh masyarakat terbuat dari bahan lateks. Kondom dengan bahan ini memang tidak memberikan masalah pada sebagian besar orang. Namun, beberapa orang bisa mengalami alergi seperti perasaan gatal hingga gangguan pernapasan lainnya.

Kalau Anda tidak mau mengalami risiko, coba letakkan kondom di tangan dahulu sebelum menggunakannya di penis. Kalau merasa tidak nyaman bisa memilih kondom yang bahannya tidak terbuat dari lateks atau karet.

Kesalahan memilih dan memakai kondom

Sebenarnya rasa tidak nyaman saat menggunakan kondom bisa terjadi karena kesalahan kita sendiri. Oleh karena itu simak beberapa kesalahan di bawah ini agar tidak diulangi lagi.

  • Salah membeli ukuran dari kondom. Kalau Anda memiliki penis dengan ukuran yang cukup besar, jangan asal membeli kondom di pasaran. Di Indonesia, kondom yang digunakan lebih banyak berjenis all size. Kalau Anda ingin membeli kondom besar, carilah jenis XL.
  • Tidak tahu kalau dirinya memiliki alergi dengan lateks atau karet. Padahal sebagian besar kondom yang ada di luaran sana banyak menggunakan bahan lateks. Jadi, kalau Anda mengalami alergi seperti gatal hingga gangguan pernapasan, ada baiknya untuk menggantinya.
  • Menggunakan kondom yang tidak sesuai dengan fungsinya. Kondom yang dijual di pasaran sana ada banyak. Ada kondom standar untuk penetrasi dan juga kondom untuk seks oral. Keduanya memiliki warna dan aroma yang berbeda. Kondom untuk seks oral biasanya memiliki rasa sedikit manis dan ada aroma yang nikmat.
  • Menggunakan kondom yang berlapis-lapis. Meski tipis sebenarnya kondom diproduksi dengan sistem keamanan dan kontrol yang ketat. Peluang terjadi bocor akan sangat rendah. Kalau Anda menggunakan kondom berlapis, penis justru akan terasa sakit dan kemungkinan robek saat dipakai lebih tinggi.
  • Menggunakan kondom yang sudah kedaluwarsa atau kondom yang cara menyimpannya salah. Penyimpanan kondom yang salah seperti dilipat bisa menyebabkan robek atau bocor.
  • Menggunakan kondom dengan pelumas yang salah. Kondom dengan jenis lateks hanya bisa digunakan dengan pelumas dengan bahan dasar air saja. Kalau Anda menggunakan minyak, kemungkinan robek akan besar.

Manfaat memakai kondom dengan benar

Meski bentuknya hanya berupa lembaran karet tips yang mudah sekali rusak, kondom memiliki banyak sekali manfaat. Berikut beberapa manfaat dari kondom yang bisa didapatkan oleh pasangan.

  • Mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. Jadi, meski wanita tidak melakukan KB hormonal, ejakulasi bisa dilakukan di dalam. Selama kondom tidak mengalami kebocoran, risiko kehamilan akan sangat rendah.
  • Mencegah penularan penyakit menular seksual kalau Anda dan pasangan memiliki risiko itu. Kecuali Anda dan pasangan tidak melakukan seks dengan orang lain, kondom mungkin belum dibutuhkan.
  • Meski Anda dan pasangan sama-sama sehat dan tidak memiliki risiko penyakit seks, kalau wanita sedang hamil, seks harus menggunakan kondom. Dengan menggunakan kondom, wanita akan terhindar dari iritasi yang sangat mengganggu dan menyebabkan masalah pada kehamilannya.
  • Kondom juga bermanfaat untuk pria yang mengalami ejakulasi dini. Dengan menggunakan kondom, penis mereka akan sedikit terlindungi. Akhirnya sensitivitas yang berlebihan bisa dikurangi. Pria jadi bisa mengendalikan ejakulasinya sehingga seks bisa berjalan dengan memuaskan.
  • Meski tidak direkomendasikan, dengan kondom Anda masih bisa melakukan seks dengan pasangan meski mereka sedang mengalami menstruasi.

Inilah beberapa kriteria kondom yang harus Anda beli agar kenikmatan bercinta tidak hilang. Nah, dari beberapa informasi di atas, adalah yang sebelumnya tidak Anda ketahui? Semoga setelah membaca ulasan di atas Anda tidak takut lagi menggunakan kondom untuk seks yang bertujuan untuk menjaga diri sendiri dan pasangan.