7 Hal yang Harus Dilakukan Kalau Kondom Bocor Saat Seks

kondom-robek-saat-seks-doktersehat

DokterSehat.Com – Kondom adalah salah satu alat kontrasepsi terbaik yang pernah diciptakan oleh manusia. Alat kontrasepsi ini mudah sekali didapatkan dan harganya cukup terjangkau. Alat kontrasepsi ini tidak hanya untuk pencegahan kehamilan saja, tapi juga mencegah penyakit menular seks.

Berdasarkan berbagai kelebihan yang dimiliki oleh kondom di atas, ada satu hal yang membuat banyak orang was-was saat menggunakannya. Kondom mudah sekali robek atau bocor kalau digunakan dengan intens. Kalau saat seks mendadak kondom bocor, apa yang harus dilakukan?

  1. Segera ganti kalau belum ejakulasi

Kalau kondom yang dipakai robek sebelum pria mengalami ejakulasi, ada baiknya segera mengganti dengan kondom yang baru. Siapkan lebih dari satu kondom sebelum melakukan seks agar aktivitas ranjang bisa berjalan dengan lancar. Selain itu, Anda tidak perlu menundanya dahulu karena harus membeli kondom yang baru.

  1. Segera berkemih kalau terlanjur ejakulasi

Kalau terlanjur ejakulasi di dalam dan sperma tumpah di dalam vagina, sebisa mungkin untuk segera membersihkan vagina. Wanita diharapkan segera berkemih agar sisa sperma bisa keluar dan kemungkinan bakteri penyebab penyakit keluar juga besar. Minumlah 2 gelas air untuk membantu proses pengeluaran urine di dalam tubuh.

  1. Menggunakan kontrasepsi darurat

Kalau Anda dan pasangan sedang tidak menginginkan kehamilan, ada baiknya untuk segera mencari kontrasepsi darurat. Alat kontrasepsi ini bisanya berupa pil yang bisa diminum oleh wanita, Pil akan mencegah terjadinya pembuahan sehingga sperma yang masuk ke dalam rahim tidak menyebabkan kehamilan. Gunakan kontrasepsi darurat kurang dari 24 jam pasca ejakulasi.

  1. Menggunakan PeP kalau salah satu punya HIV

Kalau salah satu pasangan memiliki HIV positif, pasca melakukan seks harus ada tindakan pencegahan. Biasanya ada obat jenis PeP yang diminum dalam jangka waktu 49-72 jam sebelum virus masuk dan berkembang. Jika kondom bocor, segera hubungi dokter agar mendapatkan perawatan.

  1. Segera lakukan pengecekan penyakit menular seks

Kalau Anda dan pasangan sama-sama tidak tahu kondisi kesehatan masing-masing, segera lakukan pemeriksaan kesehatan. Dengan pemeriksaan dini ini akan terlihat ada atau tidaknya gangguan penyakit seks yang dialami oleh pria atau wanita. Kalau Ada tanda-tanda virus atau bakteri, penyembuhan harus segera dilakukan.

Beberapa jenis penyakit yang mudah menular melalui aktivitas seks adalah HPV yang memicu kanker serviks, gonore, klamidia, dan herpes genitalis. Penyakit ini wajib diwaspadai dan diketahui sejak awal.

  1. Cek kondom

Cek kondom sebelum digunakan. Kalau kondom pertama yang digunakan rusak, cek lagi kondom kedua yang akan digunakan. Lihat tanggal kedaluwarsa dari kondom. Kalau tanggalnya sudah lewat, kemungkinan terjadi kerusakan pada kondom akan besar. Jadi, beli baru yang masih kuat karetnya.

Selanjutnya jangan gunakan kondom yang terlalu lama disimpan di dompet. Kondom yang disimpan di sana kemungkinan akan rusak karena sering terlipat, terkena udara panas, dan terkena himpitan.

  1. Cek pelumas

Kondom bisa bocor atau robek karena pelumas yang digunakan salah. Jenis kondom yang bahan dasarnya lateks tidak bisa digunakan dengan pelumas minyak. Bahan ini akan membuat kondom jadi rapuh dan akhirnya bocor saat penetrasi dilakukan dengan intens.

Gunakan pelumas dengan bahan dasar air. Pelumas dengan bahan dasar air tidak akan membuat kondom jadi sobek dan membuat seks menjadi berisiko.

Inilah beberapa hal yang harus dilakukan kalau terjadi kebocoran pada kondom. Nah, selama melakukan seks, pernahkah Anda mengalaminya?