Selain Diabetes, Kondisi Ini Juga Bisa Picu Kenaikan Kadar Gula Darah

nilai-gula-darah-normal-doktersehat

DokterSehat.Com– Diabetes dan kenaikan kadar gula darah memang memiliki kaitan erat sehingga banyak orang yang berusaha untuk menjaga kadar gulanya tetap normal demi mencegah datangnya penyakit mematikan tersebut. Padahal, dalam realitanya, kenaikan kadar gula darah tidak melulu karena diabetes. Bisa saja hal ini disebabkan oleh kondisi kesehatan lainnya.

Beberapa kondisi kesehatan yang juga terkait dengan kadar gula darah tinggi

Sebenarnya, setelah kita makan, kadar gula darah juga cenderung naik meskipun tentu jumlahnya biasanya masih aman bagi tubuh. Tubuh juga akan mengeluarkan hormon insulin untuk memetabolisme gula darah ini menjadi sumber energi sehingga kadarnya akan berangsur-angsur menurun. Hanya saja, terkadang kadar gula darah naik bukan karena setelah kita makan.

Berikut adalah kondisi yang juga bisa memicu kenaikan kadar gula darah yang patut untuk kita cermati.

  1. Terkena infeksi saluran kencing

Pakar kesehatan menyebut orang-orang dengan masalah infeksi saluran kencing cenderung mengalami kenaikan kadar gula darah dengan signifikan. Hal ini ternyata disebabkan oleh infeksi yang mampu meningkatkan kadar gula darah.

  1. Obesitas atau kegemukan

Obesitas memang bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan tubuh, termasuk diantaranya adalah kenaikan kadar gula darah. Hal ini disebabkan oleh tumpukan lemak yang berlebihan di dalam tubuh yang mampu membuat keseimbangan hormon kacau sehingga memicu lonjakan kadar gula darah dengan signifikan.

  1. Pneumonia

Pneumonia termasuk dalam sejenis infeksi yang terjadi di paru-paru. Tak hanya berimbas pada gangguan pernapasan yang berpotensi mematikan, pneumonia ternyata juga bisa menyebabkan kenaikan kadar gula darah.

  1. Mengonsumsi obat-obatan tertentu

Beberapa jenis obat seperti diuretik atau steroid ternyata akan mempengaruhi jumlah hormon insulin di dalam tubuh. Tanpa adanya insulin yang cukup, maka gula darah tidak akan dimetabolisme dengan baik dan akhirnya menyebabkan kenaikan kadar gula darah.

  1. Prosedur operasi

Prosedur operasi yang terkait dengan organ-organ endokrin akan mempengaruhi keseimbangan hormon tubuh, termasuk hormon insulin. Hal ini tentu akan bisa menyebabkan kenaikan kadar gula darah.

  1. Prosedur makan melalui tabung

Bagi beberapa pasien dengan kondisi tertentu seperti mereka yang mengalami patah leher, makan melalui mulut akan sulit untuk dilakukan sehingga prosedur ini dilakukan dengan menggunakan selang atau tabung. Dalam dunia medis, hal ini disebut sebagai feeding tube. Meski bisa membantu tubuh mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan, hal ini justru membuat tubuh tidak bisa memetabolisme glukosa dengan baik dan akhirnya berimbas pada kenaikan kadar gula darah.

Menjaga kadar gula darah tetap normal

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, menjaga kadar gula darah tetap normal akan berimbas pada menurunnya risiko terkena diabetes.

Berikut adalah cara-cara yang bisa kita lakukan untuk menjaganya tetap dalam kadar yang aman.

  1. Makan sehat

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk tidak mengonsumsi makanan berkalori atau makanan tinggi gula dengan berlebihan. Hal yang sama juga berlaku pada minuman. Sebaiknya kita tidak sering mengonsumsi minuman manis. Kita juga perlu mengonsumsi asupan serat, protein, dan lemak dalam jumlah yang tepat karena akan membantu menjaga kadar gula darah tetap normal.

  1. Berolahraga dengan teratur

Berolahraga dengan teratur akan membuat otot mengambil glukosa menjadi sumber energi. Hal ini akan membantu menurunkan kadar gula darah dengan signifikan. Pakar kesehatan menyarankan kita berolahraga setidaknya 30 menit setiap hari demi mendapatkan manfaat ini.

  1. Mengendalikan stres

Stres ternyata bisa menyebabkan pelepasan hormon kortisol yang berimbas pada meningkatnya kadar gula darah. Karena alasan inilah kita sebaiknya sering-sering melakukan aktivitas pelepas stres seperti menikmati alam, meditasi, atau latihan pernapasan.

  1. Tidur cukup

Mendapatkan waktu tidur yang cukup setiap malam akan memastikan keseimbangan hormon di dalam tubuh. Hal ini berperan besar pada kadar gula darah yang tetap normal.