Terbit: 22 Februari 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Diabetes adalah salah satu penyakit yang mudah sekali muncul dan memberikan banyak sekali dampak atau efek samping. Diabetes tipe 2 tidak hanya akan memberikan rasa lemas di tubuh saja. Lebih dari itu ada banyak sekali komplikasi diabetes tipe 2 jangka panjang yang bisa muncul dan susah disembuhkan atau dihilangkan.

7 Komplikasi Jangka Panjang Penyakit Diabetes Tipe 2

Komplikasi diabetes tipe 2 jangka panjang

Diabetes bisa menyebabkan komplikasi jangka panjang yang terdiri dari beberapa gangguan di bawah ini:

  1. Tekanan darah tinggi

Sebagian besar orang yang mengalami diabetes tipe 2 juga memiliki tekanan darah yang cukup tinggi. Kalau tekanan darah ini susah sekali stabil kemungkinan besar akan menyebabkan gangguan lain yang lebih kronis. Oleh karena itu, pengecekan rutin tekanan darah, dan olahraga harus dilakukan agar tekanan darah stabil. Normalnya tekanan darah pada tubuh sekitar 120/80 mm Hg.

  1. Stroke

Gula darah yang tinggi juga bisa menyebabkan penggumpalan darah sehingga susah mengalir di pembuluh darah. Dampaknya kondisi seperti diabetes bisa terjadi 1,5 kali lebih besar dari mereka yang tidak mengalaminya. Risiko stroke ini juga semakin tinggi kalau seseorang memiliki kolesterol tinggi, obesitas, dan sering merokok.

  1. Gangguan kardiovaskular

Tidak bisa dimungkiri lagi kalau gula darah di dalam tubuh bisa menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah. Kerusakan ini menyebabkan seseorang mengalami gangguan peredaran darah dari dan ke jantung serta ke seluruh tubuh. Selanjutnya, gula darah yang terlalu tinggi juga menyebabkan kenaikan LDL dan trigliserida yang berhubungan dengan pengendapan di pembuluh darah.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Tempo Scan Baby Fair - Advertisement
  1. Gangguan penglihatan

Kadar gula darah yang selalu tinggi di dalam tubuh akan menyebabkan gangguan penglihatan. Gangguan ini bisa dalam bentuk glaucoma, katarak, hingga diabetic retinopathy yang menyebabkan pembuluh darah di mata mengalami kerusakan.

  1. Kerusakan saraf

Diabetes yang sudah terlalu parah dan menyebabkan masalah pada tubuh. Sistem saraf bisa mengalami kerusakan sehingga tubuh akan terasa sakit di beberapa bagian, beberapa alat gerak susah sekali digunakan, gangguan ereksi pada pria, vagina menjadi lebih kering, hilang keseimbangan, dan terlalu sensitif saat disentuh.

Kerusakan saraf akan menurunkan produktivitas seseorang. Bahkan, kalau sudah parah akan susah sekali untuk disembuhkan sehingga cacat pada tubuh bisa terjadi.

  1. Kerusakan ginjal

Meski tidak secara langsung, seiring dengan berjalannya waktu, ginjal akan mengalami kerusakan. Banyaknya gula darah menyebabkan proses penyaringan darah berjalan cukup lama dan membebani organ. Kondisi ini bisa saja menyebabkan masalah termasuk gagal ginjal.

  1. Luka susah kering

Tidak bisa dimungkiri lagi kalau luka yang terjadi pada penderita diabetes adalah bencana yang besar. Meski luka hanya goresan saja bisa menjadi masalah besar karena susah sekali sembuh. Bahkan, kemungkinan untuk menjadi parah sangat besar. Luka yang terjadi di kaki atau tangan dan susah disembuhkan bisa berakhir pada tindakan amputasi agar infeksi tidak menyebar ke mana-mana.

Cara hidup sehat agar terbebas dari diabetes

Diabetes bisa muncul karena gaya hidup kita yang buruk. Sebaliknya, bisa dicegah dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih baik setiap harinya. Kalau Anda ingin terbebas dari diabetes, lakukan beberapa hal di bawah ini.

  • Membatasi konsumsi gula setiap harinya. Gula akan menyebabkan gula darah di dalam tubuh meningkat dan memicu diabetes.
  • Melakukan olahraga secara rutin setiap harinya. Olahraga dilakukan dengan cara jalan cepat, jogging, atau pergi ke gym. Dengan melakukan olahraga, sensitivitas insulin akan meningkat selanjutnya jumlah dari insulin juga meningkat sehingga tubuh tidak akan mengalami masalah kalau gula darah meningkat.
  • Mengonsumsi cukup air putih setiap harinya. Selama ini kita cenderung mengonsumsi minuman yang manis atau yang mengandung pemanis lainnya. Padahal minuman ini bisa memicu kenaikan gula darah dengan cepat. Penuhi kebutuhan 6-8 gelas air putih setiap hari.
  • Menurunkan berat badan agar menjadi ideal. memiliki berat badan yang tidak ideal dan cenderung ke obesitas bisa menyebabkan banyak sekali masalah pada tubuh, tidak hanya diabetes saja, tapi juga penurunan kesuburan.
  • Sebisa mungkin berhenti merokok atau menguranginya perlahan-lahan. Aktivitas merokok erat sekali dengan perokok sehingga menguranginya bisa menurunkan risiko terkena diabetes.
  • Melakukan diet rendah karbohidrat seperti ketogenic. Diet ini akan membatasi kebutuhan gula dan karbohidrat di dalam tubuh. Dampaknya gula darah akan menjadi normal setiap saat.
  • Membatasi jumlah porsi yang disantap saat makan. Kalau Anda ingin mengonsumsi makanan seperti nasi atau yang manis lainnya, konsumsi dengan jumlah sedikit atau secukupnya. Jangan dalam sekali waktu dikonsumsi dalam jumlah banyak karena bisa menyebabkan kenaikan gula darah dalam jumlah banyak.
  • Hindari gaya hidup yang sangat pasif. Gaya hidup yang pasif ini akan menyebabkan tubuh mudah sekali menimbun lemak. Selanjutnya lemak akan memicu obesitas dan diabetes. Sebisa mungkin untuk tetap berolahraga minimal 3 kali dalam seminggu.
  • Mengonsumsi buah dan sayuran yang mengandung banyak serat.
  • Mengoptimalkan vitamin D yang diserap oleh tubuh. Anda bisa berjemur setiap pagi atau mengonsumsi makanan dan minum suplemen.

Demikian ulasan tentang komplikasi jangka panjang akibat diabetes tipe 2. Karena komplikasi akibat penyakit ini ada banyak sekali dan berbahaya, ada baiknya kita menjaga kesehatan tubuh dengan baik dan tidak membuat masalah dengan makan sembarangan dan menjalani gaya hidup tidak sehat. Sekali diabetes muncul, kemungkinan sembuh akan rendah.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi