Apa Saja Komplikasi Diabetes yang Muncul di Kaki?

kaki-doktersehat

DokterSehat.Com– Salah satu bagian tubuh yang paling sering terkena komplikasi diabetes adalah kaki. Hal ini disebabkan oleh banyaknya penderita diabetes yang harus merelakan bagian kakinya diamputasi akibat luka yang tak kunjung sembuh dan akhirnya memicu infeksi. Dalam dunia medis, komplikasi yang terjadi pada kaki penderita diabetes disebut sebagai diabetic foot atau kaki diabetes

Seperti apa diabetic foot ini?

Kondisi diabetic foot ini bisa dijelaskan sebagai komplikasi pada kaki penderita diabetes. Penyebab dari komplikasi ini adalah tingginya kadar gula darah yang memang bisa merusak jaringan. Selain itu, hal ini juga bisa disebabkan oleh luka yang akhirnya berubah menjadi infeksi. Kondisi ini juga bisa muncul akibat lemahnya sistem pertahanan tubuh yang akhirnya membuat proses penyembuhan luka pada penderita diabetes tidak bisa berlangsung dengan normal.

Terdapat dua mekanisme yang menjadi penyebab utama munculnya diabetic foot, yakni kerusakan pada pembuluh darah tepi dan kerusakan pada saraf. Penyebab pertama dipicu oleh kadar gula darah tinggi yang akhirnya menyebabkan gangguan sirkulasi darah dari jantung menuju ke seluruh tubuh. Dengan adanya gangguan pada aliran darah, maka proses pemberian nutrisi pada bagian tubuh yang terluka tidak berjalan dengan maksimal sehingga luka pun tidak akan bisa sembuh. Bahkan, hal ini bisa menyebabkan infeksi kuman.

Mekanisme kedua adalah terjadinya kerusakan saraf yang juga disebabkan oleh tingginya kadar gula darah. Hal ini membuat penderita diabetes tidak sadar jika di tubuhnya muncul luka. Hal ini tentu membuat mereka tidak merawat luka ini dengan baik dan akhirnya menyebabkan datangnya infeksi. Selain itu, kerusakan saraf ini terkadang juga bisa membuat penderita diabetes tidak mampu menggerakkan kakinya dengan normal.

Beberapa jenis komplikasi yang terjadi di kaki

Selain kematian jaringan yang memicu amputasi, pakar kesehatan menyebut ada beberapa jenis komplikasi yang bisa terjadi pada kaki penderita diabetes.

Berikut adalah beberapa diantaranya.

  1. Infeksi jamur

Jamur yang biasa menyerang kaki penderita diabetes adalah yang berjenis candida albicans. Tanda dari infeksi jamur ini adalah gatal-gatal dan bercak-bercak kemerahan pada permukaan kulit. Selain itu, hal ini juga menyebabkan kulit pecah-pecah. Pada bagian kuku, akan terjadi perubahan warna menjadi kecokelatan yang pekat atau memicu pecah kuku.

  1. Hammertoes

Penderita diabetes rentan mengalami pelemahan otot jari kaki yang akhirnya membuat jari-jari pun menekuk ke bawah. Kondisi ini membuat postur jari-jari kaki menjadi tidak normal dan menyebabkan munculnya rasa sakit saat berjalan.

  1. Kapalan

Kapalan adalah kondisi yang wajar terjadi pada setiap orang. Biasanya hal ini akan membuat kulit, khususnya yang ada di permukaan telapak kaki menjadi semakin menebal. Masalahnya adalah kondisi ini bisa terjadi dengan sangat cepat pada penderita diabetes. Hal ini tentu akan menyebabkan sensasi tidak nyaman saat berjalan dan gangguan distribusi beban tubuh. Kaki pun akan menjadi lebih mudah mengalami sensasi pegal-pegal akibat hal ini.

Dampak lain dari masalah kapalan bagi penderita diabetes adalah adanya kemungkinan terjadi luka pada permukaan kulit yang akhirnya menyebabkan perdarahan yang sulit untuk diobati.

  1. Lenting

Penderita diabetes juga rentan mengalami lenting atau gelembung berisi cairan yang dipicu oleh gesekan pada kaki. Biasanya hal ini muncul saat penderita diabetes tidak memakai kaus kaki saat memakai alas kaki. Jika sampai lenting ini pecah, dikhawatirkan akan menyebabkan luka yang tentu membahayakan penderita diabetes.

  1. Borok

Borok bisa disebabkan oleh gatal-gatal, gigitan serangga, atau luka kecil yang digaruk dan akhirnya menjadi semakin besar dan parah akibat dimasuki kuman. Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka bisa menyebabkan infeksi yang akhirnya berujung menjadi amputasi.