Komedian Nana Krip Meninggal Dunia karena Komplikasi Paru-Paru

nana-krip-doktersehat
Photo Source: tabloidbintang.com

DokterSehat.Com– Komedian Nana Krip dikabarkan tutup usia pada Rabu, 20 Februari 2019 pukul 09.00 WIB setelah dirawat di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Kabar kematian Nana diungkap oleh rekannya di Sersan Prambors, Krisna Purwana.

Penyebab Komedian Nana Krip Meninggal Dunia

Krisna menyebut Nana meninggal setelah mengidap komplikasi paru. Hal ini sepertinya juga terkait dengan kebiasaannya sebagai perokok aktif selama masih hidup. Masalahnya adalah meskipun sakit, Nana cenderung tidak pernah mau dirawat di rumah sakit.

“Nana kalau sakit biasanya nggak mau dirawat di rumah sakit. Baru kali ini dirawat,” terang Krisna.

Krisna menyebut kebiasaan merokok Nana saat masih hidup sebenarnya sudah dikritik oleh rekan-rekan dan keluarganya, namun, Nana tetap meneruskan kebiasaan tidak sehat ini.

“Iya, Nana sakit paru-paru. Sudah lama sebenarnya tapi nggak begitu dirasakan. Nana juga susah dinasehati untuk berhenti merokok,” lanjut Krisna.

Kebiasaan merokok memang menjadi salah satu penyebab datangnya berbagai masalah kesehatan paru-paru yang berpotensi mematikan.

Cara Menjaga Kesehatan Paru-Paru

Paru-paru adalah salah satu organ yang paling penting bagi kesehatan tubuh kita. Tanpa adanya organ ini, maka kita akan kesulitan untuk bernapas. Padahal, jika kita tidak mendapatkan asupan oksigen dengan cukup, maka berbagai jaringan dan organ tubuh akan mengalami masalah. Karena alasan inilah kita harus pandai-pandai menjaga kesehatan paru-paru.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan paru.

  1. Menghindari rokok

Merokok adalah aktivitas yang menjadi biang dari banyak sekali masalah kesehatan. Khusus untuk sistem pernapasan kita saja, rokok sudah mampu menyebabkan berbagai macam gangguan kesehatan. Tak hanya perokok aktif, terkadang perokok pasif juga bisa memiliki risiko tinggi terkena kanker paru-paru.

Memang, berhenti merokok tidak menjamin paru-paru bisa kembali sehat seperti sedia kala mengingat ada banyak sekali bagian yang rusak setelah terpapar asap rokok yang beracun, namun hal ini akan membantu kita mencegah datangnya penyakit berbahaya. Selain itu, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh National Health Services, berhenti merokok mampu meningkatkan kapasitas paru-paru hingga 10 persen setiap bulan.

  1. Rutin melakukan latihan pernapasan

Latihan pernapasan tidak melulu harus dilakukan dengan cara melakukan yoga, meditasi, atau hal-hal lain yang sepertinya sulit untuk dilakukan. Menarik napas dalam-dalam, menahannya sekitar sepuluh detik, dan menghembuskannya secara perlahan sudah bisa dianggap sebagai latihan pernapasan. Lakukan hal ini beberapa kali setiap hari demi membantu menyehatkan paru-paru sekaligus membantu pikiran menjadi lebih segar.

  1. Memenuhi kebutuhan asupan vitamin D

Vitamin D bisa didapatkan dengan cara menikmati sinar matahari pagi. Selain berjemur, kita juga sangat disarankan untuk melakukan latihan pernapasan atau berolahraga sembari melakukannya. Dengan mendapatkan asupan vitamin D yang cukup, maka fungsi paru-paru akan menjadi semakin membaik.

Fakta ini diungkap oleh sebuah penelitian yang dipublikasikan hasilnya pada 2018. Dalam penelitian ini, fungsi paru-paru para partisipan cenderung lebih baik saat musim panas dibandingkan dengan musim dingin. Ternyata, perbedaan ini disebabkan oleh paparan sinar matahari yang mempengaruhi asupan vitamin D para partisipan.

  1. Memperbaiki postur tubuh

Memperbaiki postur tubuh tidak hanya akan membantu kesehatan tulang dan persendian, melainkan juga kesehatan paru-paru. Sebagai contoh, jika kita terbiasa duduk membungkuk, maka kapasitas paru-paru juga cenderung menurun. Cobalah untuk memperhatikan posisi duduk atau berdiri kita demi membantu paru-paru berfungsi dengan lebih baik.

  1. Bernyanyi

Meski tidak memiliki suara merdu, jangan ragu untuk bernyanyi saat melakukan berbagai macam aktivitas seperti mandi atau sedang beberes rumah. Pakar kesehatan dari British Lung Foundation menyebut kebiasaan bernyanyi bisa membuat kualitas paru-paru semakin membaik. Organ pernapasan pun akan menjadi lebih sehat karenanya.